Inilah Wasiat Adjie kepada Okto

Kompas.com - 05/02/2011, 04:16 WIB
EditorTjatur Wiharyo

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebelum meninggal, Adjie Massaid melakukan rutinitas, termasuk menangani timnas U-23. Saat itu, Adjie sempat mendampingi Oktovianus Maniani untuk memenuhi panggilan Komisi Disiplin di Kantor PSSI, Jumat (4/2/2011) sore.

Okto disidang akibat menanduk wasit saat tampil membela Sriwijaya FC melawan Persisam Samarinda pada 16 Januari lalu. Kepada wartawan, Adjie berpesan kepada Okto. 

"Saya kira ini pelajaran buat Okto. Dia masih 20 tahun dan masih bermain dengan semangat, tapi terkadang tidak bisa membedakan antara semangat dan emosi. Tapi, sekarang Okto sudah tahu bahwa sepak bola itu adalah permainan yang sportif," ucap Adjie.

Sebagaimana diberitakan, Adjie yang berprofesi sebagai anggota DPR itu meninggal dunia di Rumah Sakit Fatmawati, Sabtu (5/2/2011) dini hari WIB. Dari informasi petugas kamar jenazah rumah sakit, Yayat, Adjie meninggal pukul 00.00 dan masuk kamar jenazah pada pukul 01.00.

"Penyebabnya saya tidak tahu. Yang jelas, masuk kamar jenazah pukul 01.00 dan sekitar pukul 03.30 sudah dibawa pulang," ujar Yayat.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    KPU Diminta Jangan Hanya Pasrah Jadi Penyelenggara Pilkada Saat Pandemi

    KPU Diminta Jangan Hanya Pasrah Jadi Penyelenggara Pilkada Saat Pandemi

    Nasional
    Jumlah Kasus Aktif Covid-19 Meningkat 582 pada 21 September

    Jumlah Kasus Aktif Covid-19 Meningkat 582 pada 21 September

    Nasional
    Indonesia Berupaya Mandiri Sediakan Vaksin Covid-19

    Indonesia Berupaya Mandiri Sediakan Vaksin Covid-19

    Nasional
    Pernah Dimintai Rp 900 Miliar oleh Parpol Saat Berniat Nyapres, Rizal Ramli Gugat UU Pemilu

    Pernah Dimintai Rp 900 Miliar oleh Parpol Saat Berniat Nyapres, Rizal Ramli Gugat UU Pemilu

    Nasional
    Pandemi Covid-19 Masih Terkendali Jadi Alasan DPR dan Pemerintah Tetap Gelar Pilkada

    Pandemi Covid-19 Masih Terkendali Jadi Alasan DPR dan Pemerintah Tetap Gelar Pilkada

    Nasional
    Kasus Covid-19 Sentuh Rekor Tertinggi, Masyarakat Diingatkan Disiplin 3M

    Kasus Covid-19 Sentuh Rekor Tertinggi, Masyarakat Diingatkan Disiplin 3M

    Nasional
    Pasien OTG Diminta Tak Gunakan Transportasi Umum jika Ingin Isolasi di Wisma Atlet

    Pasien OTG Diminta Tak Gunakan Transportasi Umum jika Ingin Isolasi di Wisma Atlet

    Nasional
    Pilkada Tetap Digelar 9 Desember, KPU Diminta Revisi PKPU Pilkada

    Pilkada Tetap Digelar 9 Desember, KPU Diminta Revisi PKPU Pilkada

    Nasional
    Tok! DPR dan Pemerintah Sepakat Pilkada Tetap Digelar 9 Desember

    Tok! DPR dan Pemerintah Sepakat Pilkada Tetap Digelar 9 Desember

    Nasional
    OTG Harus Kantongi Surat Rujukan jika Ingin Isolasi di RSD Wisma Atlet, Ini Alasannya

    OTG Harus Kantongi Surat Rujukan jika Ingin Isolasi di RSD Wisma Atlet, Ini Alasannya

    Nasional
    Ketua KPK: Tindak Pidana Korupsi Paling Banyak Terjadi pada Tahun Politik

    Ketua KPK: Tindak Pidana Korupsi Paling Banyak Terjadi pada Tahun Politik

    Nasional
    Mendes Sebut Pembangunan Desa Berkontribusi Besar Terhadap Pembangunan Nasional

    Mendes Sebut Pembangunan Desa Berkontribusi Besar Terhadap Pembangunan Nasional

    Nasional
    Istana: Jokowi Pertimbangkan Masukan PBNU dan Muhammadiyah untuk Tunda Pilkada

    Istana: Jokowi Pertimbangkan Masukan PBNU dan Muhammadiyah untuk Tunda Pilkada

    Nasional
    Polisi Sebut Banyak CCTV Ikut Rusak Akibat Kebakaran di Kejagung

    Polisi Sebut Banyak CCTV Ikut Rusak Akibat Kebakaran di Kejagung

    Nasional
    Mendes: Jangan Merancang Pembangunan Desa Lepas dari Akar Budaya

    Mendes: Jangan Merancang Pembangunan Desa Lepas dari Akar Budaya

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X