Ketika Cirus Didakwa Teman Sendiri...

Kompas.com - 04/02/2011, 08:32 WIB
EditorHeru Margianto

JAKARTA, KOMPAS.com — Polisi akhirnya menetapkan Jaksa Cirus Sinaga sebagai tersangka. Cirus adalah jaksa penuntut umum dalam kasus Gayus Tambunan yang divonis bebas oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri Tangerang. Panjang, perjalanan kasus Cirus menjadi tersangka.

Setelah polisi menetapkan tersangka, pada saatnya berkas Cirus akan dilimpahkan ke Kejaksaan Agung untuk diberkas menjadi dakwaan yang akan dilimpahkan ke pengadilan. Pertanyaannya, akankah para jaksa Kejaksaan Agung akan terbebas dari benturan kepentingan dalam menuntut kolega sendiri?

Kejaksaan Agung didesak menunjuk jaksa-jaksa terbaik untuk menangani perkara Cirus. Desakan itu agar tidak terjadi konflik kepentingan saat menangani perkara.

"Poin yang terpenting adalah Kejaksaan Agung harus memilih orang yang terbaik untuk menyusun dakwaan dan menuntut Cirus nantinya," kata Donal Fariz, aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) ketika dihubungi Kompas.com, Jumat (4/2/2011).

Donal dimintai tanggapan terkait situasi jaksa peneliti dan jaksa penuntut umum (JPU) nantinya akan berhadapan dengan rekannya sendiri.

Ia mengatakan, tidak ada jaminan penanganan kasus akan berjalan baik meski ditunjuk jaksa yang tak mengenal Cirus. "Intinya, kejaksaan harus melihat ini kasus yang serius karena itu tunjuk jaksa yang terbaik. Kejaksaan harus membuka seluas-luasnya bagi akses publik untuk mengetahui perkembangan penanganan," ujarnya.

Donal menambahkan, "Rasional kalau publik inginkan kasus ini ditangani KPK karena jaksa juga nantinya yang akan menyusun dakwaan, jaksa juga yang akan melakukan pembuktian. Akan ada konflik kepentingan, saling melindungi. Tapi mau bagaimana lagi, ini sudah telanjur ditangani kepolisian," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pasal korupsi

Seperti diberitakan, Cirus akhirnya dijerat pasal korupsi terkait kasus Gayus oleh penyidik Bareskrim Polri. Cirus dijerat Pasal 12 huruf e, Pasal 21, dan Pasal 23 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tipikor dengan ancaman penjara paling lama seumur hidup.

Berdasarkan fakta di persidangan para terdakwa, dugaan keterlibatan Cirus terkait penambahan Pasal 372 KUHP tentang penggelapan, penghilangan pasal korupsi, serta memberi petunjuk hanya menyita harta Rp 370 juta dari total Rp 28 miliar milik Gayus. Akibatnya, Gayus divonis bebas di Pengadilan Negeri Tanggerang dan blokir rekeningnya dibuka penyidik.

Kasus Cirus lain, yakni dugaan pemalsuan dokumen rencana penuntutan untuk Gayus. Cirus dijerat bersama Haposan Hutagalung. Gayus mengaku menyerahkan uang 50.000 dollar AS untuk jaksa melalui Haposan terkait masalah rencana penuntutan. Namun, penyidik belum temukan adanya bukti suap.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wakil Ketua Komisi II Janji Akan Selesaikan Konflik Tanah Warga Desa Mariah Jambi dengan PTPN IV

Wakil Ketua Komisi II Janji Akan Selesaikan Konflik Tanah Warga Desa Mariah Jambi dengan PTPN IV

Nasional
Aturan Lengkap PPKM Level 2 di Jawa-Bali, Termasuk DKI Jakarta

Aturan Lengkap PPKM Level 2 di Jawa-Bali, Termasuk DKI Jakarta

Nasional
Daftar Daerah di Sulawesi yang Terapkan PPKM Level 3 hingga 8 November

Daftar Daerah di Sulawesi yang Terapkan PPKM Level 3 hingga 8 November

Nasional
Ini Daerah di NTT dan NTB yang Terapkan PPKM Level 3 hingga 8 November

Ini Daerah di NTT dan NTB yang Terapkan PPKM Level 3 hingga 8 November

Nasional
Diperpanjang Hingga 8 November, Ini Daftar PPKM Level 3 di Pulau Kalimantan

Diperpanjang Hingga 8 November, Ini Daftar PPKM Level 3 di Pulau Kalimantan

Nasional
OTT di Riau, Ketua KPK: Tim Masih di Lapangan

OTT di Riau, Ketua KPK: Tim Masih di Lapangan

Nasional
Saat Melaksanakan Tugas, Polisi Diminta Lindungi Hak Privasi Warga

Saat Melaksanakan Tugas, Polisi Diminta Lindungi Hak Privasi Warga

Nasional
PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 1 November, Ini Aturan Naik Kereta hingga Pesawat

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 1 November, Ini Aturan Naik Kereta hingga Pesawat

Nasional
PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Ini Aturan Perjalanan Domestik bagi Sopir Logistik

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Ini Aturan Perjalanan Domestik bagi Sopir Logistik

Nasional
PPKM Diperpanjang, Kapasitas 'Dine In' dan Jam Buka Resto-Kafe Masih Dibatasi

PPKM Diperpanjang, Kapasitas "Dine In" dan Jam Buka Resto-Kafe Masih Dibatasi

Nasional
Aturan PPKM Jawa-Bali: Kapasitas Mal 50 Persen, Tempat Permainan Anak di Mal Dibolehkan

Aturan PPKM Jawa-Bali: Kapasitas Mal 50 Persen, Tempat Permainan Anak di Mal Dibolehkan

Nasional
PPKM Diperpanjang, Ini Aturan Masuk Tempat Wisata

PPKM Diperpanjang, Ini Aturan Masuk Tempat Wisata

Nasional
KPK Lakukan OTT di Riau

KPK Lakukan OTT di Riau

Nasional
Luhut Sebut Kasus Aktif Covid-19 Bisa Tersisa 1.000 jika Kasus Positif Terus Turun

Luhut Sebut Kasus Aktif Covid-19 Bisa Tersisa 1.000 jika Kasus Positif Terus Turun

Nasional
Sidang Kasus Unlawful Killing terhadap Laskar FPI, Dua Polisi Didakwa Pasal Pembunuhan-Penganiayaan

Sidang Kasus Unlawful Killing terhadap Laskar FPI, Dua Polisi Didakwa Pasal Pembunuhan-Penganiayaan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.