Cirus Dijerat Pasal Korupsi

Kompas.com - 01/02/2011, 19:56 WIB
EditorInggried

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain menetapkan tersangka terkait kasus dugaan pemalsuan dokumen rencana penuntutan (rentut) untuk Gayus Halomoan Tambunan, Kepolisian juga menjerat Cirus dengan pasal korupsi terkait dugaan mafia kasus yang melibatkan Gayus.

Dalam siaran pers atas nama Kepala Pusat Penerangan Umum Kejaksaan Agung, Babul Khoir, Kejaksaan telah menerima surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) dengan nomor B/ 319 /I/ 2011 tertanggal 31 Januari 2011 atas nama Cirus.

"Terkait dugaan mafia hukum dalam penanganan perkara Gayus dalam perkara tindak pidana pencucian uang dengan tindak pidana asal korupsi atau suap dan atau penggelapan," kata Babul dalam siaran persnya, Selasa ( 1/2/2011 ).

Dikatakan Babul, Cirus dikenakan pasal 12 huruf e, pasal 21, dan pasal 23 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi. Sebelumnya, Cirus bersama Haposan Hutagalung dikenakan pasal 263 ayat (1) atau ayat (2) KUHP terkait perkara dugaan pemalsuan rentut.

Kepala Bareskrim Polri Komjen Ito Sumardi ketika dikonfirmasi Kompas.com membenarkan penjeratan pasal korupsi itu.

"Kalau sudah disampaikan Kejaksaan, yah itu lah," kata Ito singkat.

Sementara, pengacara Cirus, Parlindungan Sinaga, mengaku tak tahu perihal penjeratan pasal korupsi ke kliennya. Menurut dia, selama ini Cirus hanya diperiksa terkait kasus rentut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita enggak tahu. Selama ini diperiksa soal rentut, baik sebagai saksi maupun tersangka," ucapnya.

Seperti diberitakan, Cirus berkali-kali disebut saat sidang para terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Fakta di persidangan, Cirus dan jaksa Fadil Regan selaku jaksa peneliti meminta penyidik Bareskrim Polri untuk menambahkan Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan ke Gayus. Sebelumnya, Gayus hanya dikenakan pasal korupsi dan pencucian uang senilai Rp 370 juta.Nazran Aziz, Jaksa Penuntut Umum kasus Gayus, mengaku hanya menyalin dakwaan dari rencana dakwaan yang disusun Cirus. Dalam rencana dakwaan itu, kata Nazran, tidak ada pasal korupsi yang menjerat Gayus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kritikan Polri Diharap seperti Satpam BCA Berbalas Teror, Polisi Diminta Tak Anti-kritik

    Kritikan Polri Diharap seperti Satpam BCA Berbalas Teror, Polisi Diminta Tak Anti-kritik

    Nasional
    Aliansi Dosen Ultimatum UNJ Tolak Gelar Kehormatan Ma’ruf Amin dan Erick Thohir

    Aliansi Dosen Ultimatum UNJ Tolak Gelar Kehormatan Ma’ruf Amin dan Erick Thohir

    Nasional
    Independensi MA Dikhawatirkan Terganggu jika Gugatan Kewenangan KY ke MK Dikabulkan

    Independensi MA Dikhawatirkan Terganggu jika Gugatan Kewenangan KY ke MK Dikabulkan

    Nasional
    Sebaran 747 Kasus Baru Covid-19, DKI Jakarta Tertinggi

    Sebaran 747 Kasus Baru Covid-19, DKI Jakarta Tertinggi

    Nasional
    Gus Muhaimin: Indikator Sukses Pembangunan Bukan Cuma Ekonomi, tapi Juga Kebahagiaan Masyarakat

    Gus Muhaimin: Indikator Sukses Pembangunan Bukan Cuma Ekonomi, tapi Juga Kebahagiaan Masyarakat

    Nasional
    UPDATE 17 Oktober: Ada 492.928 Suspek Terkait Covid-19

    UPDATE 17 Oktober: Ada 492.928 Suspek Terkait Covid-19

    Nasional
    UPDATE: 223.929 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 1,93 Persen

    UPDATE: 223.929 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 1,93 Persen

    Nasional
    Update 17 Oktober: 62.732.568 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

    Update 17 Oktober: 62.732.568 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

    Nasional
    Update 17 Oktober: Bertambah 19, Pasien Covid-19 Meninggal Total 142.952 Orang

    Update 17 Oktober: Bertambah 19, Pasien Covid-19 Meninggal Total 142.952 Orang

    Nasional
    UPDATE 17 Oktober: Bertambah 1.086, Pasien Covid-19 Sembuh Total 4.073.418

    UPDATE 17 Oktober: Bertambah 1.086, Pasien Covid-19 Sembuh Total 4.073.418

    Nasional
    UPDATE 17 Oktober: Tambah 747, Total Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.237.758

    UPDATE 17 Oktober: Tambah 747, Total Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.237.758

    Nasional
    Jokpro Jabar Deklarasikan Dukungan untuk Jokowi-Prabowo 2024

    Jokpro Jabar Deklarasikan Dukungan untuk Jokowi-Prabowo 2024

    Nasional
    Pemerintah Ubah Hari Libur Nasional, Antisipasi Terjadinya Lonjakan Kasus Covid-19

    Pemerintah Ubah Hari Libur Nasional, Antisipasi Terjadinya Lonjakan Kasus Covid-19

    Nasional
    Ma'ruf: Pemerintah  Mempercepat Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem

    Ma'ruf: Pemerintah Mempercepat Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem

    Nasional
    Tampung Aspirasi, Muhaimin Gelar Lomba Video 'Lapor Cak Imin Aja!'

    Tampung Aspirasi, Muhaimin Gelar Lomba Video "Lapor Cak Imin Aja!"

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.