Mari: Perdagangan Belum Terpengaruh

Kompas.com - 31/01/2011, 20:55 WIB
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan, sampai saat ini ketegangan politik di Mesir belum memengaruhi kinerja perdagangan Indonesia dengan negara itu.

"Sementara kami lihat dulu, kami belum bisa menilai apa yang akan terjadi dari segi perdagangan maupun investasi. Untuk sementara kita belum bisa melihat pengaruhnya. Kami berharap masalah di sana secepatnya dapat diselesaikan dengan baik," katanya seusai menghadiri peringatan ulang tahun ke-59 Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Jakarta, Senin (31/1/2011).

Walau dampaknya terhadap perdagangan belum terlihat, Ketua Umum Apindo Sofjan Wanandi mengingatkan pemerintah dan pelaku usaha agar bersiap mengantisipasi dampak ketegangan politik di Mesir terhadap kegiatan ekonomi dan perdagangan. "Sekarang memang belum ada dampaknya, tapi nanti pasti ada. Sebab, ketidakpastian kondisi di sana akan berpengaruh terhadap harga minyak dan gas. Jadi, kita harus cepat mengantisipasi," katanya.

Ketua Komite Tetap Kamar Dagang dan Industri Indonesia untuk Timur Tengah dan Organisasi Konferensi Islam Fachry Thaib juga mengatakan, dampak konflik di Mesir perlu diwaspadai. "Walaupun pengaruh ke kita masih sangat kecil karena volume perdagangan kita dengan mereka sangat kecil,  kalau menyebar ke negara lain, itu berbahaya," ungkapnya.

Fachry mengatakan saat ini belum mendapat laporan pasti tentang penurunan aktivitas perdagangan ke Mesir ataupun kerugian yang harus ditanggung pengusaha Indonesia akibat konflik tersebut.

Namun, menurut dia, konflik di Mesir kemungkinan akan berdampak nyata terhadap ekspor beberapa komoditas utama Indonesia, seperti minyak sawit mentah (CPO), kertas, dan barang elektronik, ke negara itu.

Data Kementerian Perdagangan menunjukkan, total perdagangan Indonesia dengan Mesir pada 2009 tercatat 802,56 juta dollar AS dan selama Januari-Oktober 2010 sebanyak 890,47 juta dollar AS.

Nilai ekspor Indonesia ke negara itu selama 2009 tercatat 708,81 juta dollar AS dan dalam kurun waktu Januari-Oktober 2010 sebanyak 736,58 juta dollar AS. Sementara impor Indonesia dari Mesir pada 2009 sebanyak 93,75 juta dollar AS dan selama Januari-Oktober 2010 tercatat 153,89 juta dollar AS. Sejak tahun 2005 neraca perdagangan Indonesia dengan Mesir selalu surplus.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X