Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

DPR Bakal Panggil Gayus dan Satgas

Kompas.com - 20/01/2011, 12:35 WIB
EditorInggried

JAKARTA, KOMPAS.com Gayus Tambunan dan Satgas Pemberantasan Mafia Hukum masuk dalam daftar pihak-pihak yang akan dipanggil DPR melalui Panitia Kerja Pemberantasan Mafia Hukum dan Mafia Pajak Komisi III. Selain kedua nama itu, Panja akan segera memanggil sejumlah pihak yang terkait kasus-kasus mafia hukum dan mafia pajak yang tak kunjung selesai.

"PPATK, Ditjen Pajak, Gayus, penasihat hukumnya akan diundang. Termasuk juga pejabat-pejabat yang sedang menjabat, di antaranya kepolisian dan jajarannya, kejaksaan dan Jaksa Agung, Menteri Hukum dan HAM, Menkeu, atasan-atasan Gayus, mantan Dirjen Pajak Darmin Nasution, mantan Kapolri Bambang Hendarso Danuri,dan mantan Kabareskrim Susno Duadji akan diundang untuk memberikan keterangan. Satgas juga masuk daftar," kata Ketua Panja Tjatur Sapto Edi di Gedung DPR, Kamis (20/1/2011).

Tjatur mengatakan, penelusuran keterangan dari pihak-pihak terkait ini melalui Panja bertujuan untuk mendorong aparat penegak hukum bekerja tegas dan cepat dalam mengungkap kasus-kasus yang berkaitan mafia hukum dan mafia pajak, terutama yang merugikan negara dalam jumlah besar.

"Termasuk juga kasus Gayus Tambunan," ujarnya.

Panja akan mulai bekerja Senin depan. Namun, politisi PAN ini mengatakan belum ada jadwal rinci mengenai waktu pemanggilan Gayus dan Satgas. Untuk Senin pekan depan, Panja baru akan bertemu Kapolri Jenderal (Pol) Timur Pradopo. Sementara jadwal pemanggilan lainnya akan disusun kemudian.

"Panja dijadwalkan pada masa sidang ini. Maka, akan bekerja dulu sampai awal April. Lalu, nanti kami evaluasi apakah akan kami teruskan atau tidak (ke masa sidang berikutnya)," katanya.

Pascapernyataan Gayus dan bantahan Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, bola kasus dugaan mafia pajak dan mafia hukum yang menjadi pangkal kasus menggelinding begitu liar. Gayus melayangkan sejumlah tudingan kepada Satgas, yang kemudian dibantah keras oleh Satgas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Direkrut Tertutup, KPU Umumkan Nama-nama Timsel KPUD 20 Provinsi Periode 2023-2028

Direkrut Tertutup, KPU Umumkan Nama-nama Timsel KPUD 20 Provinsi Periode 2023-2028

Nasional
Jokowi soal Bakal 'Reshuffle' pada Rabu Pon 1 Februari: Masa? Tunggu Saja...

Jokowi soal Bakal "Reshuffle" pada Rabu Pon 1 Februari: Masa? Tunggu Saja...

Nasional
Kaesang Akan Terjun ke Politik, Jokowi Tidak Mau Ikut Campur

Kaesang Akan Terjun ke Politik, Jokowi Tidak Mau Ikut Campur

Nasional
Ditanya Bahas Apa saat Bertemu Surya Paloh di Istana, Jokowi: Mau Tahu Saja...

Ditanya Bahas Apa saat Bertemu Surya Paloh di Istana, Jokowi: Mau Tahu Saja...

Nasional
Presiden Jokowi Resmi Mulai Keketuaan Indonesia di ASEAN 2023

Presiden Jokowi Resmi Mulai Keketuaan Indonesia di ASEAN 2023

Nasional
PDI-P Sorot Mentan Syahrul Yasin Limpo di Tengah Isu Reshuffle Kabinet Jokowi...

PDI-P Sorot Mentan Syahrul Yasin Limpo di Tengah Isu Reshuffle Kabinet Jokowi...

Nasional
Presiden Jokowi Sebut ASEAN Masih Relevan di Tengah Krisis Dunia

Presiden Jokowi Sebut ASEAN Masih Relevan di Tengah Krisis Dunia

Nasional
PDI-P Kembali ‘Serang’ Nasdem: Dari Lepas Koalisi, Reshuffle, hingga Pertemuan Jokowi-Surya Paloh

PDI-P Kembali ‘Serang’ Nasdem: Dari Lepas Koalisi, Reshuffle, hingga Pertemuan Jokowi-Surya Paloh

Nasional
Jaksa yang Tahan Tangis Bacakan Tuntutan Bharada E Disindir Seniornya: Kenapa Tidak Mundur Saja..

Jaksa yang Tahan Tangis Bacakan Tuntutan Bharada E Disindir Seniornya: Kenapa Tidak Mundur Saja..

Nasional
[POPULER NASIONAL] Anggaran Kemiskinan Rp 500 T Habis Buat Rapat Kementerian di Hotel | PDI-P Tetap Ngotot Dorong Pemilu Tertutup

[POPULER NASIONAL] Anggaran Kemiskinan Rp 500 T Habis Buat Rapat Kementerian di Hotel | PDI-P Tetap Ngotot Dorong Pemilu Tertutup

Nasional
PBNU Kecam Pembakaran Al Quran oleh Rasmus Paludan, Sebut Tindakan Sia-sia

PBNU Kecam Pembakaran Al Quran oleh Rasmus Paludan, Sebut Tindakan Sia-sia

Nasional
Panglima TNI Minta Taruna AAU Tidak Mengeluh Selama Pendidikan

Panglima TNI Minta Taruna AAU Tidak Mengeluh Selama Pendidikan

Nasional
Korupsi Kepala Daerah dan Anomali Mendagri

Korupsi Kepala Daerah dan Anomali Mendagri

Nasional
Jokowi: Tahun Ini Akan Jadi Momen Kebangkitan Pariwisata Indonesia

Jokowi: Tahun Ini Akan Jadi Momen Kebangkitan Pariwisata Indonesia

Nasional
Hasil Pertemuan Jokowi-Surya Paloh Belum Disampaikan ke Publik, Pengamat: Tak Sesuai Keinginan Nasdem?

Hasil Pertemuan Jokowi-Surya Paloh Belum Disampaikan ke Publik, Pengamat: Tak Sesuai Keinginan Nasdem?

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.