Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Satgas: Diserang Mafia, Konsekuensi Tugas

Kompas.com - 19/01/2011, 21:18 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Para anggota Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum mengaku, sejak berdiri, Satgas mendapatkan banyak kritik dan serangan. Namun, serangan tersebut dianggap sebagai bagian dari konsekuensi tugas menjalankan mandat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam memberantas mafia hukum dan mafia pajak.

"Ini kita anggap sebagai tantangan yang menjadi bagian dari tugas Satgas dalam menjalankan tugas yang diamanatkan Presiden," kata Wakil Ketua Satgas Darmono kepada wartawan dalam jumpa pers di Kompleks Dewan Pertimbangan Presiden, Jakarta, Rabu (19/1/2011).

Sementara itu, Sekretaris Satgas Denny Indrayana, yang juga Staf Khusus Presiden Bidang Hukum, HAM, dan Pemberantasan KKN, mengatakan, Satgas menyadari sejak pertama kali bekerja, tantangan tugasnya berat.

"Ada risiko yang dihadapi. Kami maju terus. Mafia hukum tidak boleh menang. Kami terus lawan," kata Denny.

Hal senada disampaikan anggota Satgas, Mas Achmad Santosa, yang juga mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi. "Kami tak gentar dan kami akan lawan!" katanya.

Ia menambahkan, Satgas akan konsisten menjalankan tugasnya. Terlebih, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah mengeluarkan 12 instruksi khusus yang pada intinya meminta kasus hukum Gayus diungkapkan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
    Video rekomendasi
    Video lainnya


    Terkini Lainnya

    Kakorlantas: Jangan Berhenti di Bahu Jalan Tol! Sebab Rawan Kecelakaan dan Bikin Macet

    Kakorlantas: Jangan Berhenti di Bahu Jalan Tol! Sebab Rawan Kecelakaan dan Bikin Macet

    Nasional
    Pakar: Jika Israel Sudah Akui Kemerdekaan Palestina, Tak Ada Alasan Indonesia untuk...

    Pakar: Jika Israel Sudah Akui Kemerdekaan Palestina, Tak Ada Alasan Indonesia untuk...

    Nasional
    Kakorlantas Ungkap Titik Rawan Kepadatan Saat Arus Balik Lebaran 2024

    Kakorlantas Ungkap Titik Rawan Kepadatan Saat Arus Balik Lebaran 2024

    Nasional
    Situasi Pelabuhan Bakauheni Landai, Kepadatan Diprediksi Terjadi Minggu Malam

    Situasi Pelabuhan Bakauheni Landai, Kepadatan Diprediksi Terjadi Minggu Malam

    Nasional
    Lebaran di KBRI Paris, Risma Berbagi Cerita dan Promosikan Produk Lokal

    Lebaran di KBRI Paris, Risma Berbagi Cerita dan Promosikan Produk Lokal

    Nasional
    Komisi Informasi Pusat Sebut KPU Harus Buka Data Kerja Sama Sirekap dengan Alibaba

    Komisi Informasi Pusat Sebut KPU Harus Buka Data Kerja Sama Sirekap dengan Alibaba

    Nasional
    Mengadu ke Mensos, Penyandang Disabilitas Asal Bandung Dapat Layanan Fisioterapi Gratis

    Mengadu ke Mensos, Penyandang Disabilitas Asal Bandung Dapat Layanan Fisioterapi Gratis

    Nasional
    Sempat Dihentikan, 'Contraflow' Dibuka Lagi di Km 72 hingga Km 47 Tol Cikampek

    Sempat Dihentikan, "Contraflow" Dibuka Lagi di Km 72 hingga Km 47 Tol Cikampek

    Nasional
    Bukan Jokowi, Relawan Joman Sebut Hasto Jadi Penghambat Pertemuan Megawati-Prabowo

    Bukan Jokowi, Relawan Joman Sebut Hasto Jadi Penghambat Pertemuan Megawati-Prabowo

    Nasional
    TKN: Tak Ada Permintaan Jokowi ke Prabowo untuk Jangan Berkomunikasi dengan Megawati

    TKN: Tak Ada Permintaan Jokowi ke Prabowo untuk Jangan Berkomunikasi dengan Megawati

    Nasional
    Tunggu Putusan MK, PDI-P Sebut Pertemuan Megawati-Prabowo Belum Terlaksana Bukan karena Jokowi

    Tunggu Putusan MK, PDI-P Sebut Pertemuan Megawati-Prabowo Belum Terlaksana Bukan karena Jokowi

    Nasional
    TKN Sebut Jokowi Tak Jadi Penghambat Silaturahim Prabowo dengan Megawati

    TKN Sebut Jokowi Tak Jadi Penghambat Silaturahim Prabowo dengan Megawati

    Nasional
    Kubu Anies-Muhaimin Fokus Kaitkan Keterangan 4 Menteri di Sidang MK dengan Bukti Kecurangan

    Kubu Anies-Muhaimin Fokus Kaitkan Keterangan 4 Menteri di Sidang MK dengan Bukti Kecurangan

    Nasional
    Kesimpulan Tim Anies-Muhaimin yang Akan Diserahkan ke MK: Ada Pelanggaran Terukur, KPU Berpihak ke Prabowo-Gibran

    Kesimpulan Tim Anies-Muhaimin yang Akan Diserahkan ke MK: Ada Pelanggaran Terukur, KPU Berpihak ke Prabowo-Gibran

    Nasional
    Soroti Ketegangan Iran-Israel, Pengamat: Perang di Timur Tengah Bisa Menjurus ke Perang Dunia III

    Soroti Ketegangan Iran-Israel, Pengamat: Perang di Timur Tengah Bisa Menjurus ke Perang Dunia III

    Nasional
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    komentar di artikel lainnya
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Close Ads
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com