Kecurigaan Kanker Berawal dari Hasil Rontgen

Kompas.com - 17/01/2011, 15:21 WIB
EditorAsep Candra

JAKARTA, KOMPAS.com - Hasil pemeriksaan kesehatan lengkap pada 22 Oktober 2010 silam di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Jakarta adalah awal terungkapnya penyakit kanker yang diderita Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih. 

Berdasarkan laporan hasil tes kebugaran fisik, kondisi Menkes saat itu sebenarnya sangat baik. Namun kecurigaan terhadap kanker kemudian muncul setelah salah seorang anggota tim dokter RSPAD menyodorkan hasil foto rontgen paru-paru Endang.

"Pagi-pagi saya diperiksa semua. (Hasil) Treadmillnya juga bagus. Saya senang sekali.  Tetapi kemudian ada satu dokter yang melihat di rontgen saya ada sesuatu sedikit yang dia agak kurang enak di hati. Kemudian saya disuruh untuk memeriksa yang lebih. Ini  yang bisanya pada skrining biasa tidak diperiksa," tutur Menkes Endang saat memberi klarifikasi di Gedung Kementerian Kesehatan Jakarta, Senin (17/1/2011).

Kecurigaan dokter akan penyakit tersebut ternyata benar adanya. Pada malam harinya, tim dokter mengunjungi Menkes Endang untuk memberitahukan apa yang sebenarnya terjadi. "Mereka memang tidak memberitahukan pada saat pemeriksaan karena mungkin kaget juga ya. Jadi mereka datang satu tim kepada saya dan mengatakan tentang itu," ungkapnya.

Tanpa Gejala
Diakui Endang, penyakit yang dideritanya ini sama sekali tidak menunjukkan gejala apapun.  Dalam literatur kesehatan pun, kata Endang, disebutkan apabila kanker paru adalah jenis kanker yang tidak menampakkan gejala sedikit pun bahkan sampai stadium lanjut. "Yang khas dari kanker ini memang tidak bergejala sampai late stage," terangnya.

Tak heran apabila Menkes sendiri mengaku sangat terkejut bila panyakit yang dideritanya ini kemudian sempat menjadi polemik, bahkan dikaitkan dengan isu-isu politik. 

"Pada saat 2009 itu (saat tes kesehatan menjadi menteri) , saya belum tahu (terdeteksi). Kalau tahu, saya pasti sudah berobat. Memang tidak terdeteksi.  Yang terdeteksi itu baru saja, sehingga saya pun berobat baru saja.  Ini adalah berita yang mengagetkan buat saya dan keluarga," ungkapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.