Pemerintah Bagi-bagi Benih Cabai

Kompas.com - 06/01/2011, 15:14 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Terkait melambungnya harga cabai di pasaran, Menteri Pertanian Suswono menggalakkan gerakan menanam cabai secara massal. Gerakan yang dinilai dapat mengurangi kelangkaan cabai ini dimulai pada 2011.

Sebagai tahap awal, Kementerian Pertanian akan membagi-bagikan benih cabai kepada sekitar 100.000 kepala keluarga. Biaya gerakan massal menanam cabai didanai Kemtan. "Kita akan mengupayakan di beberapa tempat dulu, misalkan di Lampung, Banten, kemudian Jawa Barat," kata Suswono, yang juga politisi Partai Keadilan Sejahtera, di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (6/1/2011).

Gerakan massal menanam cabai ini, kata Suswono, juga akan melibatkan Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu II dan perkumpulan PKK di daerah-daerah.

Melambungnya harga cabai dinilai Suswono menjadi momentum yang tempat untuk menggerakkan tanam cabai secara massal. Bagi Suswono, menanam cabai sebenarnya tak sulit. "Bahkan di Jakarta pun bisa dilakukan dengan cara hortikultura, bikin semacam pot atau rak. Cuma itu tadi, kebiasaan kita sekarang ini instan. Maunya beli saja. Kalau suplai cabai kurang, efeknya menjadi seperti ini," katanya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu pun sempat mengajak masyarakat menanam cabai di pekarangan rumah masing-masing. "Saya mau lapor, saya sudah menanam cabai di pekarangan saya. Ada 200 pohon cabai kecil-kecil. Di pekarangan saya sudah ditanam macam-macam jenis cabai," kata Mari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.