Oegroseno Janji Kasus Andi Jalan Terus - Kompas.com

Oegroseno Janji Kasus Andi Jalan Terus

Kompas.com - 30/12/2010, 03:36 WIB

Medan, Kompas - Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Inspektur Jenderal Oegroseno menegaskan bahwa kasus dugaan pemukulan oleh Kepala Kepolisian Resor Pematang Siantar terhadap wartawan Trans TV akan terus dia usut.

Pelaku pemukulan akan diproses secara hukum bahkan terancam dikeluarkan dari institusi kepolisian.

”Dugaan pidananya sedang kami tangani. Pemeriksaan terus berlanjut. Tidak akan ada kompromi karena ini masalah mentalitas. Kalau saya ampuni, nanti dianggap masalah sepele dan muncul anggapan kalau polisi dilindungi. Ini jangan terjadi,” kata Oegroseno seusai mengikuti cara peresmian loket Samsat Drive Thru di kantor Bank Sumut, Rabu (29/12).

Kasus ini bermula ketika Andi Siahaan, wartawan Trans TV, ditangkap dan ditahan anggota Polres Pematang Siantar karena diduga memukul warga pada akhir November lalu.

Saat di dalam tahanan itulah, Kepala Polres Pematang Siantar Ajun Komisaris Besar Fathori diduga menganiaya Andi dengan menggunakan sarung tinju.

Belum jelas motif pemukulan tersebut. Andi menduga itu dipicu oleh peristiwa enam bulan sebelumnya saat Fathori marah kepada para wartawan dan menantang mereka duel. Saat itu, Fathori bahkan membuka baju di hadapan para wartawan sebagai bentuk tantangan.

Merespons dugaan pemukulan itu, Oegroseno lantas mencopot Fathori dan kini dia non-job di Polda Sumut.

Oegroseno menjelaskan, kasus dugaan pemukulan tersebut murni pidana.

Saat kasus ini masuk ke pengadilan, kepolisian akan mengkaji juga tingkat kesalahan pelaku.

”Kalau tingkatnya parah, dia bisa dikeluarkan. Kami akan mengkajinya selama enam bulan sejak sidang dimulai,” kata Oegroseno.

Andi sendiri mendesak agar Fathori dikeluarkan dari institusi kepolisian. Dia akan mengawal proses persidangan kasus tersebut. (MHF)


Editor

Terkini Lainnya

5 Fakta Kebakaran Mobil di Bandara Juanda, Diduga Korsleting Charger HP hingga Pengakuan Pemilik

5 Fakta Kebakaran Mobil di Bandara Juanda, Diduga Korsleting Charger HP hingga Pengakuan Pemilik

Regional
Puting Beliung Rusak Ratusan Rumah di Bandung Barat, Ini Penjelasan BMKG

Puting Beliung Rusak Ratusan Rumah di Bandung Barat, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Pelaku Pembunuhan Dufi Bawa Ponsel dan Kartu ATM Korban

Pelaku Pembunuhan Dufi Bawa Ponsel dan Kartu ATM Korban

Megapolitan
Pelaku Pembunuhan Dufi Ditangkap di Bantargebang

Pelaku Pembunuhan Dufi Ditangkap di Bantargebang

Megapolitan
Surya Paloh Nilai Pileg dan Pilpres Sama-sama Penting

Surya Paloh Nilai Pileg dan Pilpres Sama-sama Penting

Nasional
Setelah Membunuh CLP, Dua Pelaku Berupaya Melarikan Diri ke Jambi

Setelah Membunuh CLP, Dua Pelaku Berupaya Melarikan Diri ke Jambi

Megapolitan
Surya Paloh: Tidak Salah Target Masuk 3 Besar di Pemilu 2019

Surya Paloh: Tidak Salah Target Masuk 3 Besar di Pemilu 2019

Nasional
Perludem: Penyandang Disabilitas Mental Harus Diberi Hak Pilih dalam Pemilu

Perludem: Penyandang Disabilitas Mental Harus Diberi Hak Pilih dalam Pemilu

Nasional
BIN: 7 Perguruan Tinggi Negeri Terpapar Paham Radikal

BIN: 7 Perguruan Tinggi Negeri Terpapar Paham Radikal

Nasional
BIN Bantah Suap Ormas Demi Bungkam Kritik terhadap Pemerintah

BIN Bantah Suap Ormas Demi Bungkam Kritik terhadap Pemerintah

Nasional
186 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di Bandung Barat

186 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di Bandung Barat

Regional
Terdapat Bekas Luka Pukulan di Kepala Perempuan yang Tewas di Indekos Mampang

Terdapat Bekas Luka Pukulan di Kepala Perempuan yang Tewas di Indekos Mampang

Megapolitan
Dua Terduga Pelaku Bertamu ke Indekos CLP Sebelum Ditemukan Tewas di Mampang

Dua Terduga Pelaku Bertamu ke Indekos CLP Sebelum Ditemukan Tewas di Mampang

Megapolitan
Terkait Kelompok Radikal, Kasus Penyerangan Pos Lantas Lamongan Dilimpahkan ke Densus 88

Terkait Kelompok Radikal, Kasus Penyerangan Pos Lantas Lamongan Dilimpahkan ke Densus 88

Regional
5 Fakta Buaya Terkam Bocah di Riau, Diserang di Depan Rumah hingga Peringatan BBKSDA

5 Fakta Buaya Terkam Bocah di Riau, Diserang di Depan Rumah hingga Peringatan BBKSDA

Regional

Close Ads X