Polisi Menggerebek PJTKI Ilegal

Kompas.com - 30/11/2010, 03:36 WIB
Editor

Jakarta, Kompas - Jajaran Polsek Metro Tanjung Priok menggerebek satu penyalur jasa tenaga kerja Indonesia di Jalan Jati IX No 9 RT 09 RW 09, Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (28/11).

PJTKI ilegal itu tidak memiliki izin dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Rumah berlantai tiga itu juga tanpa papan nama PJTKI.

”Kami menangkap dua orang tersangka, yakni pemilik PJTKI dan sponsor,” kata Kepala Polsek Metro Tanjung Priok Komisaris Budhi Herdi.

Dari pengakuan tersangka, mereka mengirim 80 TKI ke Malaysia dan Singapura. ”Di rumahnya, ada tiga calon TKI yang akan diberangkatkan. Pagi hari sebelumnya, mereka memberangkatkan lima TKI,” kata Budhi.

Kedua orang yang ditangkap itu adalah MT bin RD (38) dan LS binti SR (37). MT adalah pemilik PJTKI itu. LS adalah sponsor yang mencari tenaga kerja di Jawa Barat, yakni Karawang, Indramayu, dan Subang. ”MT memiliki beberapa sponsor, tetapi baru LS yang berhasil kami tangkap,” kata Budhi.

MT mengatakan, dia mengirim TKI melalui kapal laut menuju Tanjung Pinang untuk TKI yang ke Singapura dan ke Pontianak untuk TKI yang ke Malaysia. Dari Pontianak, perjalanan melalui jalan darat ke Entikong.

”Di sana ada orang Malaysia yang menunggu. MT mendapat upah Rp 1 juta-Rp 3 juta per orang yang dikirim. Di sana mereka dipekerjakan di perkebunan kelapa sawit,” ujar Budhi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain menangkap kedua tersangka itu, polisi juga mendapat dua buku daftar nama TKI yang diberangkatkan ke luar negeri, dua lembar bukti pengiriman uang melalui Western Union, tiga telepon seluler, empat buku paspor asli, dan sejumlah fotokopi paspor. Polisi juga menemukan berbagai macam stempel imigrasi dan nama pejabat imigrasi.

”Ketika digeledah ulang, kami menemukan stempel yang diduga palsu di dalam tabung mesin cuci,” kata Budhi.

Stempel yang ditemukan antara lain stempel Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Priok dan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Soekarno-Hatta.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.