Giliran Bambang Widjojanto Jalani Tes

Kompas.com - 24/11/2010, 19:59 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah Busyro Muqoddas, kini giliran calon pengganti pimpinan KPK, Bambang Widjojanto, menjalani uji kepatutan dan kelayakan yang digelar Komisi III DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (24/11/2010).

Rencana uji kepatutan dan kelayakan sedianya dijadwalkan pukul 19.30. Namun hingga berita ini diturunkan, uji kepatutan dan kelayakan tersebut belum dimulai.

Bambang mengaku siap menjalani uji tersebut. Uji tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga jam. Sebelum menerima pertanyaan dari anggota Komisi Hukum terkait visi-misinya, Bambang terlebih dahulu diberikan waktu 10 menit untuk memaparkan pokok-pokok pemikirannya.

Setelah itu, tiap-tiap fraksi di Komisi III diberikan waktu 15 menit untuk mengajukan pertanyaan.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Saksi Ungkap Lakukan Demo Tolak Omnibus Law Bukan karena Tweet Jumhur Hidayat

    Saksi Ungkap Lakukan Demo Tolak Omnibus Law Bukan karena Tweet Jumhur Hidayat

    Nasional
    ICW Sebut Ada Upaya Peretasan dalam Konferensi Pers soal Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK

    ICW Sebut Ada Upaya Peretasan dalam Konferensi Pers soal Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK

    Nasional
    Eks Ketum FPI dan Panitia Maulid Dituntut 1,5 Tahun Penjara di Kasus Kerumunan Rizieq Shihab

    Eks Ketum FPI dan Panitia Maulid Dituntut 1,5 Tahun Penjara di Kasus Kerumunan Rizieq Shihab

    Nasional
    Komisioner KPK Berharap Bisa Segera Fokus pada Kerja Pemberantasan Korupsi Setelah Ada Pernyataan Presiden Soal TWK

    Komisioner KPK Berharap Bisa Segera Fokus pada Kerja Pemberantasan Korupsi Setelah Ada Pernyataan Presiden Soal TWK

    Nasional
    Kasus Kerumunan Petamburan, Rizieq Dituntut 2 Tahun Penjara

    Kasus Kerumunan Petamburan, Rizieq Dituntut 2 Tahun Penjara

    Nasional
    Jokowi Minta TWK Tak Jadi Dasar Berhentikan Pegawai KPK, WP: Alhamdulilah, Terima Kasih Pak Presiden

    Jokowi Minta TWK Tak Jadi Dasar Berhentikan Pegawai KPK, WP: Alhamdulilah, Terima Kasih Pak Presiden

    Nasional
    Jokowi Arahkan Tindaklanjuti 75 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK, Ini kata BKN

    Jokowi Arahkan Tindaklanjuti 75 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK, Ini kata BKN

    Nasional
    Pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong Dimulai Selasa, Salah Satunya di Kawasan Industri Jababeka

    Pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong Dimulai Selasa, Salah Satunya di Kawasan Industri Jababeka

    Nasional
    Nilai Distribusi Vaksin di Dunia Tak Merata, Ketua DPR: Perlu Solidaritas Global

    Nilai Distribusi Vaksin di Dunia Tak Merata, Ketua DPR: Perlu Solidaritas Global

    Nasional
    Anggota Dewas KPK Setuju Pernyataan Presiden Jokowi Terkait TWK Pegawai KPK

    Anggota Dewas KPK Setuju Pernyataan Presiden Jokowi Terkait TWK Pegawai KPK

    Nasional
    7 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Kirim Surat Keberatan ke Firli Cs

    7 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Kirim Surat Keberatan ke Firli Cs

    Nasional
    Alasan Jaksa Tuntut Rizieq 10 Bulan Penjara di Kasus Kerumunan Megamendung

    Alasan Jaksa Tuntut Rizieq 10 Bulan Penjara di Kasus Kerumunan Megamendung

    Nasional
    Polri: Munarman Ditahan Sejak 7 Mei 2021 dan Boleh Dikunjungi

    Polri: Munarman Ditahan Sejak 7 Mei 2021 dan Boleh Dikunjungi

    Nasional
    Pernyataan Jokowi Dinilai Kuatkan Dugaan TWK Hanya Digunakan Untuk Singkirkan Punggawa KPK

    Pernyataan Jokowi Dinilai Kuatkan Dugaan TWK Hanya Digunakan Untuk Singkirkan Punggawa KPK

    Nasional
    Antisipasi Lonjakan Covid-19, RSD Wisma Atlet Siapkan hingga 10.000 Tempat Tidur

    Antisipasi Lonjakan Covid-19, RSD Wisma Atlet Siapkan hingga 10.000 Tempat Tidur

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X