Siang Ini Merapi Meletus Lagi! - Kompas.com

Siang Ini Merapi Meletus Lagi!

Kompas.com - 05/11/2010, 11:50 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com Baru saja, pukul 11.30 WIB, Gunung Merapi kembali meletus, mengeluarkan awan panas setinggi hampir 3,5 kilometer. Ini merupakan letusan dahsyat kedua sepanjang Jumat (5/11/2010) ini.

Terpantau dari Balerante, bola dan gulungan awan berwarna pekat vertikal bergulung-gulung ke udara, dengan perkiraan ketinggian mencapai 3.500 meter. Karena tiupan angin dari utara dan timur laut, cendawan semburan bergerak ke arah barat dan barat daya. Sementara luncuran awan panas mengarah ke hulu Kali Gendol di arah tenggara. Belum ada laporan resmi dari BNPTK soal letusan ini.

Informasi ini merupakan pantauan langsung secara visual, Jumat (5/11/2010) sekitar pukul 11.35 WIB. Sebagian lereng dan tubuh gunung diselimuti awan tebal berwarna hitam. Kegempaan terdeteksi cukup tinggi berdasarkan denging sinyal seismograf yang terpasang di beberapa pos pantau. Warga di lereng barat daya, tenggara, selatan, dan barat diminta ekstra waspada.

Seperti diberitakan, letusan dahsyat Merapi sebelumnya juga terjadi pada Jumat dini hari tadi. Akibat letusan dahsyat itu tercatat 55 orang tewas hingga saat ini.  Daerah rawan pun diperluas dari semula 15 kilometer kini meningkat jadi 20 kilometer.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorHeru Margianto

    Terkini Lainnya

    Elektabilitas Masih Rendah, Golkar Yakin Bisa Bangkit Pasca Pilkada 2018

    Elektabilitas Masih Rendah, Golkar Yakin Bisa Bangkit Pasca Pilkada 2018

    Nasional
    Seorang Kepala Dinas Konsumsi Sabu, Bupati Aceh Utara Akan Periksa Pejabat Lainnya

    Seorang Kepala Dinas Konsumsi Sabu, Bupati Aceh Utara Akan Periksa Pejabat Lainnya

    Regional
    Berkali-kali Survei Tempatkan Prabowo Di Bawah Jokowi, Prabowo Tetap Tegar

    Berkali-kali Survei Tempatkan Prabowo Di Bawah Jokowi, Prabowo Tetap Tegar

    Nasional
    Transfer Rp 1,2 Miliar secara Ilegal ke Sejumlah Rekening, 'Teller' Bank Ditangkap Polisi

    Transfer Rp 1,2 Miliar secara Ilegal ke Sejumlah Rekening, "Teller" Bank Ditangkap Polisi

    Regional
    50 Tahun Merdeka, Swaziland Resmi Berganti Nama Jadi eSwatini

    50 Tahun Merdeka, Swaziland Resmi Berganti Nama Jadi eSwatini

    Internasional
    Sekjen PKS dan Gerindra Bertemu, Bahas Kegiatan Teknis Perkuat Koalisi

    Sekjen PKS dan Gerindra Bertemu, Bahas Kegiatan Teknis Perkuat Koalisi

    Nasional
    Tak Terima Diputus Pacar, Seorang ABG Lompat dari Jembatan Ampera

    Tak Terima Diputus Pacar, Seorang ABG Lompat dari Jembatan Ampera

    Regional
    Survei Cyrus Network: Elektabilitas PDI-P Ungguli Parpol Peserta Pemilu Lain

    Survei Cyrus Network: Elektabilitas PDI-P Ungguli Parpol Peserta Pemilu Lain

    Nasional
    Ikuti Tes Masuk Polisi, Empat Pemuda Kedapatan Curi Boneka

    Ikuti Tes Masuk Polisi, Empat Pemuda Kedapatan Curi Boneka

    Regional
    Musim Hujan Tiba, Pengungsi Rohingya di Bangladesh Khawatir Banjir

    Musim Hujan Tiba, Pengungsi Rohingya di Bangladesh Khawatir Banjir

    Internasional
    Di Kediri, Warga Miskin yang Sakit Tak Perlu Repot, Dokter Akan Datang ke Rumah

    Di Kediri, Warga Miskin yang Sakit Tak Perlu Repot, Dokter Akan Datang ke Rumah

    Regional
    Presiden Uganda: Mulut untuk Makan, Bukan untuk Seks Oral

    Presiden Uganda: Mulut untuk Makan, Bukan untuk Seks Oral

    Internasional
    Sandiaga Uno: Survei Gerindra Tunjukkan Mayoritas Masyarakat Ingin Pemerintahan Baru

    Sandiaga Uno: Survei Gerindra Tunjukkan Mayoritas Masyarakat Ingin Pemerintahan Baru

    Nasional
    Tersangka Pemilik 57 Kg Merkuri Dapat Bahan Baku dari Pulau Seram

    Tersangka Pemilik 57 Kg Merkuri Dapat Bahan Baku dari Pulau Seram

    Regional
    Kirim Dua F-16, Irak Lancarkan Serangan Udara ke Wilayah Suriah

    Kirim Dua F-16, Irak Lancarkan Serangan Udara ke Wilayah Suriah

    Internasional

    Close Ads X