Agus Suhartono Resmi Jadi Panglima TNI - Kompas.com

Agus Suhartono Resmi Jadi Panglima TNI

Kompas.com - 28/09/2010, 15:14 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melantik Laksamana TNI Agus Suhartono sebagai Panglima TNI yang baru, Selasa (28/9/2010) sore di Istana Negara. Agus menggantikan Panglima TNI sebelumnya, Jenderal TNI Djoko Santoso.

Agus dilantik melalui Keputusan Presiden Nomor 51 TNI Tahun 2010 yang memberhentikan Djoko sebagai Panglima TNI. Keputusan ini mulai berlaku sejak pelantikan.

Selain itu, berdasarkan Keppres Nomor 52 TNI Tahun 2010, Presiden juga memberhentikan Agus sebagai Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) dan mengangkat Laksamana Madya TNI Suparno sebagai KSAL yang baru. Seusai Keppres dibacakan, keduanya mengucapkan sumpah jabatan yang sebelumnya didiktekan oleh Presiden SBY.

Berikut ini sumpah jabatan yang diikrarkan keduanya secara bersamaan:


Saya berjanji tidak memberi atau menyanggupi atau memberi kepada siapa pun juga.

Bahwa saya tidak akan menerima suatu hadiah atau suatu pemberian berupa apa saja dari siapa pun juga yang saya tahu atau patut dapat mengira bahwa ia mempunyai hal yang bersangkutan dengan jabatan atau pekerjaan saya.

Bahwa saya akan tetap setia kepada UUD dan memelihara segala peraturan yang berlaku bagi negara Republik Indonesia.

Bahwa saya akan senantiasa menjunjung tinggi sumpah prajurit.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorHertanto Soebijoto

    Terkini Lainnya

    Tokoh Masyarakat Jabar: Galian C Ilegal Akibat Lemahnya Wibawa Pemerintah

    Tokoh Masyarakat Jabar: Galian C Ilegal Akibat Lemahnya Wibawa Pemerintah

    Regional
    Paparan Visi Misi Jokowi dan Prabowo soal Terorisme Dinilai Kurang Elaboratif

    Paparan Visi Misi Jokowi dan Prabowo soal Terorisme Dinilai Kurang Elaboratif

    Nasional
    Ribuan Warga Hadiri Haul Ayahanda Presiden Jokowi di Boyolali

    Ribuan Warga Hadiri Haul Ayahanda Presiden Jokowi di Boyolali

    Regional
    Mayat Wanita Tanpa Tangan dan Kaki Ditemukan Mengapung di Sungai

    Mayat Wanita Tanpa Tangan dan Kaki Ditemukan Mengapung di Sungai

    Regional
    Seorang Hakim Digerebek Bersama 2 Perempuan di Rumah Dinas

    Seorang Hakim Digerebek Bersama 2 Perempuan di Rumah Dinas

    Regional
    Februari Mendatang, Pemerintah Luncurkan 2.000 Motor Listrik Gesits

    Februari Mendatang, Pemerintah Luncurkan 2.000 Motor Listrik Gesits

    Regional
    Seberangkan Mobil dengan Rakit di Sungai, 1 Keluarga Tewas Tenggelam

    Seberangkan Mobil dengan Rakit di Sungai, 1 Keluarga Tewas Tenggelam

    Regional
    Budi Luhur Laksanakan Pengabdian Masyarakat lewat KKN di 6 Provinsi

    Budi Luhur Laksanakan Pengabdian Masyarakat lewat KKN di 6 Provinsi

    Edukasi
    Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir Tinggal Tunggu Surat Perintah

    Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir Tinggal Tunggu Surat Perintah

    Regional
    Kerjasama Kemendikbud dan Pemprov DKI Tingkatkan Kualitas Guru

    Kerjasama Kemendikbud dan Pemprov DKI Tingkatkan Kualitas Guru

    Edukasi
    Bupati Karawang Ikut Klarifikasi soal Pernyataan Sandiaga Uno di Debat Capres

    Bupati Karawang Ikut Klarifikasi soal Pernyataan Sandiaga Uno di Debat Capres

    Regional
    Pasar Mayestik Kini Dilengkapi WiFi Gratis

    Pasar Mayestik Kini Dilengkapi WiFi Gratis

    Megapolitan
    Filipina Beli Helikopter Black Hawk karena Pabrik Perakitannya Tidak di AS

    Filipina Beli Helikopter Black Hawk karena Pabrik Perakitannya Tidak di AS

    Internasional
    Pasca-debat, Jokowi dan Prabowo Dinilai Tak Miliki Keinginan Politik Tuntaskan Kasus HAM Masa Lalu

    Pasca-debat, Jokowi dan Prabowo Dinilai Tak Miliki Keinginan Politik Tuntaskan Kasus HAM Masa Lalu

    Nasional
    Residivis Kasus Curanmor Tertangkap Basah Merusak Kunci Kendaraan

    Residivis Kasus Curanmor Tertangkap Basah Merusak Kunci Kendaraan

    Megapolitan

    Close Ads X