Bripka Riswandi Ditembak 10 Kali

Kompas.com - 22/09/2010, 17:14 WIB
EditorA. Wisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Iskandar Hasan, mengatakan, Bripka Riswandi (38), salah satu dari tiga anggota polisi Mapolsek Hamparan Perak, Deli Serdang, Sumatera Utara, tewas dengan 10 luka tembak. Pelaku teror menembak sembilan kali ke arah dada korban dan satu tembakan ke kepala.

Iskandar mengatakan, anggota lain, yakni Aiptu Baik Sinulingga (48), tewas dengan empat luka tembak di bagian dada, lengan, dan pinggang. Korban terakhir yakni Aipda Tejo Sutejo (38). Ia mengalami satu luka tembak di dada. "Semua tembakan di bagian mematikan," ucap dia di Mabes Polri, Kamis (22/9/2010).

Belasan pelaku yang mendatangi Mapolsek dengan satu sepeda motor dan satu mobil Toyota Kijang, kata Iskandar, menyerang dengan senjata api jenis AK-47, SS1, dan M-16. Hal itu diketahui dari 20 selongsong peluru yang ditemukan di lokasi. Saat ini, pihaknya masih melakukan uji balistik untuk mengetahui apakah hal tersebut memiliki kesamaan dengan perampokan di Bank CIMB Niaga di Medan.

Seperti diberitakan, selain menembak mati tiga anggota polisi, para pelaku juga melemparkan bom molotov ke dalam Mapolsek dan satu mobil yang diparkir di halaman Mapolsek. Setelah beraksi tak lebih dari 10 menit, mereka langsung kabur ke arah Labuhan Deli. Polda Sumut telah mengerahkan 200 anggota Brimob untuk memburu para pelaku yang diduga kuat anggota teroris.

 

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Penerima Kartu Prakerja Total 5,9 Juta, Banyak yang Belum Dapat

    Penerima Kartu Prakerja Total 5,9 Juta, Banyak yang Belum Dapat

    Nasional
    Serikat Pekerja Tekstil Gugat UU Cipta Kerja ke Mahkamah Konstitusi

    Serikat Pekerja Tekstil Gugat UU Cipta Kerja ke Mahkamah Konstitusi

    Nasional
    Usulan Pemerintah, RKUHP dan RUU Pemasyarakatan Dikeluarkan dari Prolegnas Prioritas 2021

    Usulan Pemerintah, RKUHP dan RUU Pemasyarakatan Dikeluarkan dari Prolegnas Prioritas 2021

    Nasional
    Suami Kecelakaan Lalu Lintas, Istri: Sudah Siaga dengan Kartu JKN-KIS

    Suami Kecelakaan Lalu Lintas, Istri: Sudah Siaga dengan Kartu JKN-KIS

    Nasional
    Seleksi PPPK, Momentum Peningkatan Kesejahteraan bagi Guru Honorer

    Seleksi PPPK, Momentum Peningkatan Kesejahteraan bagi Guru Honorer

    Nasional
    Mendagri: Pemilih Harus Langsung Pulang Setelah Mencoblos, Jangan Berkumpul di TPS

    Mendagri: Pemilih Harus Langsung Pulang Setelah Mencoblos, Jangan Berkumpul di TPS

    Nasional
    Irjen Napoleon Bantah Minta Uang Rp 7 Miliar untuk “Petinggi Kita”

    Irjen Napoleon Bantah Minta Uang Rp 7 Miliar untuk “Petinggi Kita”

    Nasional
    Disinggung soal Permintaan Rp 7 Miliar untuk “Petinggi Kita”, Irjen Napoleon Tertawa

    Disinggung soal Permintaan Rp 7 Miliar untuk “Petinggi Kita”, Irjen Napoleon Tertawa

    Nasional
    Irjen Napoleon: Paper Bag Warna Merah dari Tommy Sumardi Berisi Risalah Sidang Djoko Tjandra

    Irjen Napoleon: Paper Bag Warna Merah dari Tommy Sumardi Berisi Risalah Sidang Djoko Tjandra

    Nasional
    Irjen Napoleon Akui Bertemu Tommy Sumardi di Ruangannya, Bahas Djoko Tjandra

    Irjen Napoleon Akui Bertemu Tommy Sumardi di Ruangannya, Bahas Djoko Tjandra

    Nasional
    Komnas HAM: Penegakan HAM Seharusnya Tidak Jadi Perkara yang Sulit bagi Pemerintah

    Komnas HAM: Penegakan HAM Seharusnya Tidak Jadi Perkara yang Sulit bagi Pemerintah

    Nasional
    Mendikbud Pastikan Anggaran untuk PPPK 2021 Ditanggung Pemerintah Pusat

    Mendikbud Pastikan Anggaran untuk PPPK 2021 Ditanggung Pemerintah Pusat

    Nasional
    Peserta Seleksi PPPK 2021 Akan Dapat Materi Pembelajaran secara Daring

    Peserta Seleksi PPPK 2021 Akan Dapat Materi Pembelajaran secara Daring

    Nasional
    Mantan Jaksa Agung Ini: 3 Hal Ini Akan Terjadi jika Kasus HAM Berat Masa Lalu Tak Diselesaikan

    Mantan Jaksa Agung Ini: 3 Hal Ini Akan Terjadi jika Kasus HAM Berat Masa Lalu Tak Diselesaikan

    Nasional
    Wapres: Seleksi Guru PPPK Solusi Pembenahan Tata Kelola Guru

    Wapres: Seleksi Guru PPPK Solusi Pembenahan Tata Kelola Guru

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X