Pola Serangan Mirip Perampokan CIMB

Kompas.com - 22/09/2010, 16:55 WIB
EditorMarcus Suprihadi

JAKARTA, KOMPAS.com- Pola penyerangan Mapolsek Hamparan Perak, Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (22/9/2010) dini hari tadi, oleh belasan orang hampir sama dengan pola perampokan Bank CIMB Niaga di Medan.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Iskandar Hasan mengatakan, berdasarkan keterangan anggota serta tahanan di Mapolsek, para pelaku beraksi tanpa banyak bicara. Sama halnya dengan perampokan Bank CIMB Niaga. "Kita perkirakan masih ada hubungan dengan perampokan di CIMB Niaga," kata Iskandar di Mabes Polri, Kamis.

Tentang kronologis penyerangan, Iskandar menjelaskan, para pelaku datang dini hari menggunakan empat sepeda motor dan satu mobil kijang. Sebagian pelaku menggunakan kain penutup wajah dan sebagian lagi menggunakan helm. Empat orang yang menggengam senjata api lalu masuk ke halaman Mapolsek dan menembak kearah Mapolsek.

"Kemudian, mereka menyerbu ke dalam mencari anggota kita dan ditemukan ada anggota kita di sana terus ditembak. Setelah menembak, dalam perjalanan keluar mereka melemparkan bom molotov ke arah Mapolsek dan mobil yang ada di depan, lalu pergi ke arah Labuhan Deli," jelas dia.

Akibatnya, tiga anggota tewas, satu unit mobil rusak, dan kaca depan Mapolsek hancur. "Petugas masih kerja dilapangan untuk menyisir kemungkinan tempat-tempat yang lewati atau tinggal," kata dia.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Fraksi PKS Isyaratkan Setuju Wacana Amendemen Terbatas UUD 1945

    Fraksi PKS Isyaratkan Setuju Wacana Amendemen Terbatas UUD 1945

    Nasional
    Menhan Prabowo: ASEAN Harus Bisa Jadi Penyeimbang di Indo-Pasifik

    Menhan Prabowo: ASEAN Harus Bisa Jadi Penyeimbang di Indo-Pasifik

    Nasional
    Pilkada Langsung Disebut Berbiaya Tinggi, Pakar: Masalahnya Ada di Parpol

    Pilkada Langsung Disebut Berbiaya Tinggi, Pakar: Masalahnya Ada di Parpol

    Nasional
    Soal Sertifikasi Nikah, Pemerintah Diminta Tak Campuri Urusan Rakyat Terlalu Jauh

    Soal Sertifikasi Nikah, Pemerintah Diminta Tak Campuri Urusan Rakyat Terlalu Jauh

    Nasional
    Akar Persoalan 'Mati Satu Tumbuh Seribu' Pelaku Terorisme

    Akar Persoalan "Mati Satu Tumbuh Seribu" Pelaku Terorisme

    Nasional
    DPR Diminta Libatkan Seluruh Kalangan Bahas Pasal RKUHP yang Bermasalah

    DPR Diminta Libatkan Seluruh Kalangan Bahas Pasal RKUHP yang Bermasalah

    Nasional
    Jamin Kebebasan Beragama, Pemerintah Diminta Perbaiki Kualitas Kebijakan dan Penegakan Hukum

    Jamin Kebebasan Beragama, Pemerintah Diminta Perbaiki Kualitas Kebijakan dan Penegakan Hukum

    Nasional
    PDI-P Minta Aparat Tindak Tegas Kelompok Intoleran

    PDI-P Minta Aparat Tindak Tegas Kelompok Intoleran

    Nasional
    Imparsial Catat 31 Pelanggaran Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan Sepanjang 2019

    Imparsial Catat 31 Pelanggaran Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan Sepanjang 2019

    Nasional
    Sejumlah Tokoh Akan Gugat UU KPK ke MK, tapi Tetap Dorong Perppu

    Sejumlah Tokoh Akan Gugat UU KPK ke MK, tapi Tetap Dorong Perppu

    Nasional
    Imparsial: Intoleransi Masih Jadi Masalah yang Terus Berulang di Indonesia

    Imparsial: Intoleransi Masih Jadi Masalah yang Terus Berulang di Indonesia

    Nasional
    Hari Toleransi Internasional, Negara Diharap Perkuat Jaminan Hak Beragama dan Berkeyakinan

    Hari Toleransi Internasional, Negara Diharap Perkuat Jaminan Hak Beragama dan Berkeyakinan

    Nasional
    Erupsi, Status Gunung Merapi Waspada

    Erupsi, Status Gunung Merapi Waspada

    Nasional
    Tim Advokasi: Bukan Dipulihkan, Novel Baswedan Justru Kembali Jadi Korban

    Tim Advokasi: Bukan Dipulihkan, Novel Baswedan Justru Kembali Jadi Korban

    Nasional
    Pasca-Bom Medan, BNPT Minta Ada Koordinasi soal Aturan Kunjungan Napi Terorisme

    Pasca-Bom Medan, BNPT Minta Ada Koordinasi soal Aturan Kunjungan Napi Terorisme

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X