Istana "Keukeuh" Hendarman Tetap Sah

Kompas.com - 22/09/2010, 16:33 WIB
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com — Staf Khusus Presiden Bidang Hukum, HAM, dan Pemberantasan Korupsi, Denny Indrayana, ngotot bahwa Hendarman Supandji masih sah sebagai Jaksa Agung pascaputusan Mahkamah Konstitusi, Rabu (22/9/2010). Denny mengatakan, tak ada kalimat dalam amar putusan MK yang menunjukkan bahwa Hendarman tak sah lagi sebagai Jaksa Agung.

"Apakah keputusan MK mengatakan tidak sah? Putusan MK tidak pernah mengatakan Jaksa Agung sah sebelum atau sesudah putusan," ungkapnya seusai mengikuti sidang di Gedung MK.

Denny tetap berpendapat bahwa posisi Hendarman tetap legal setelah putusan ini dikeluarkan MK. Menurutnya, posisi Hendarman masih sebagai Jaksa Agung yang sah dan keputusan-keputusan hukumnya masih legal.

"Kalau sebelumnya, posisi Jaksa Agung sah, enggak? Sah kan. Kenapa tidak jadi sah ke depannya?" tandasnya.

Sebelumnya, setelah sidang berlangsung, Ketua MK Mahfud MD menegaskan bahwa jabatan Hendarman Supandji sebagai Jaksa Agung berakhir tepat ketika putusan dikeluarkan. "Kalau seperti itu (dibatalkan kewenangan Hendarman sebelumnya), lantas tugas-tugas kejaksaan dianggap tidak sah, lantas seluruh perkara administratif bisa batal semua, puluhan ribu perkara juga batal, tidak masuk akal. Hukum tidak mungkin merusak seperti itu. Hukum itu memberi jalan terhadap problem-problem di birokrasi maupun masyarakat," paparnya.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X