Penyebab Kematian Masih Diselidiki

Kompas.com - 14/09/2010, 10:24 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto mengatakan, pihaknya tengah menyelidiki kasus tewasnya tiga warga negara Rusia yang merupakan teknisi itu sedang bertugas di Pangkalan TNI AU Sultan Hasanudin, awal pekan lalu.

"Sedang diselidiki penyebabnya. Saat ini sedang dalam pengusutan dan penyelidikan di Makassar. Mudah-mudahan KSAU bisa segera melaporkan lebih lanjut," ujar Djoko kepada para wartawan, Selasa (14/9/2010) di Kantor Presiden, Jakarta.

Ketiga teknisi tersebut berada di Makassar untuk perawatan tiga pesawat Sukhoi SU-27 SKM baru dari Rusia. Ketiga warga negara Rusia itu bernama Sergei Voronin, Alexander, dan Victor Savorov.

Ketiganya merupakan bagian dari 12 warga Rusia yang masuk dalam tim yang disebut "tim garansi" yang bertugas mengecek baik atau tidaknya tiga pesawat Sukhoi baru buatan Rusia. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kala Komisi II Debat 'Bau Balsem' Saat Rapat dengan Timsel Calon Anggota KPU-Bawaslu

    Kala Komisi II Debat "Bau Balsem" Saat Rapat dengan Timsel Calon Anggota KPU-Bawaslu

    Nasional
    Pemerintah Bakal Buka 758.018 Formasi Guru PPPK untuk 2022

    Pemerintah Bakal Buka 758.018 Formasi Guru PPPK untuk 2022

    Nasional
    Kabar Delegasi Indonesia ke Israel untuk Studi Penanganan Covid-19, Kemenlu Mengaku Tak Tahu

    Kabar Delegasi Indonesia ke Israel untuk Studi Penanganan Covid-19, Kemenlu Mengaku Tak Tahu

    Nasional
    Pemerintah Berencana Perbanyak PPPK di Formasi ASN

    Pemerintah Berencana Perbanyak PPPK di Formasi ASN

    Nasional
    Sepak Terjang Mayjen Agus Subiyanto, Pangdam Siliwangi yang Berpeluang Jadi Pangkostrad

    Sepak Terjang Mayjen Agus Subiyanto, Pangdam Siliwangi yang Berpeluang Jadi Pangkostrad

    Nasional
    KPK Amankan Sejumlah Uang saat OTT di Langkat

    KPK Amankan Sejumlah Uang saat OTT di Langkat

    Nasional
    Jokowi Imbau Masyarakat Tak ke Luar Negeri, Epidemiolog: Harusnya Ada Peraturan yang Mengikat

    Jokowi Imbau Masyarakat Tak ke Luar Negeri, Epidemiolog: Harusnya Ada Peraturan yang Mengikat

    Nasional
    Ketika Arteria Disemprot Ridwan Kamil hingga Rekan Satu Partai Gara-gara Minta Kajati Berbahasa Sunda Dicopot

    Ketika Arteria Disemprot Ridwan Kamil hingga Rekan Satu Partai Gara-gara Minta Kajati Berbahasa Sunda Dicopot

    Nasional
    Tak Semua Kementerian Pindah, Pengalihan ASN ke Ibu Kota Baru Bertahap

    Tak Semua Kementerian Pindah, Pengalihan ASN ke Ibu Kota Baru Bertahap

    Nasional
    Munarman Bantah Pernyataan Saksi Terkait Baiat Pada ISIS

    Munarman Bantah Pernyataan Saksi Terkait Baiat Pada ISIS

    Nasional
    Minta Maaf Atas Perilaku Sekjen Kemensos, Risma: Kalau Saya Harus Duduk di Bawah, Akan Saya Lakukan

    Minta Maaf Atas Perilaku Sekjen Kemensos, Risma: Kalau Saya Harus Duduk di Bawah, Akan Saya Lakukan

    Nasional
    Mayjen Maruli Simanjuntak, Menantu Luhut yang Dinilai Punya Kans Jadi Pangkostrad

    Mayjen Maruli Simanjuntak, Menantu Luhut yang Dinilai Punya Kans Jadi Pangkostrad

    Nasional
    Munarman Hadiri Kegiatan Baiat ISIS, Panitia: FPI Tidak Memusuhi Kami

    Munarman Hadiri Kegiatan Baiat ISIS, Panitia: FPI Tidak Memusuhi Kami

    Nasional
    Update Resmi Pemerintah Tonga: Berikut Rincian Korban Jiwa Tsunami Sejauh Ini, Tak Ada WNI

    Update Resmi Pemerintah Tonga: Berikut Rincian Korban Jiwa Tsunami Sejauh Ini, Tak Ada WNI

    Nasional
    Diminta Ridwan Kamil Minta Maaf ke Warga Sunda, Arteria Dahlan Persilakan Lapor ke MKD

    Diminta Ridwan Kamil Minta Maaf ke Warga Sunda, Arteria Dahlan Persilakan Lapor ke MKD

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.