Sukhoi Batal Didatangkan di Makassar

Kompas.com - 09/09/2010, 15:11 WIB
EditorIgnatius Sawabi

MAKASSAR, KOMPAS.com - Pesawat Sukhoi yang direncanakan didatangkan dari Rusia ke Pangkalan Udara Hasanuddin Makassar pada hari Kamis (9/9/2010), batal dilakukan.      Kepala Penerangan Lanud Hasanuddin Makassar, Mayor Mulyadi, di Makassar, Kamis, mengatakan, jumlah pesawat yang direncakanakan tiba adalah sebanyak dua unit. Sedangkan satu unit pesawat lainnya direncanakan akan tiba pada tanggal 15 September mendatang.      Ketiga unit pesawat Sukhoi tersebut akan didampingi oleh pesawat pengangkut Antonov dari Rusia. Sampai saat ini alasan batalnya pendaratan pesawat Sukhoi di Makassar belum diketahui.      Mulyadi menambahkan, belum diketahui dengan pasti  jadwal kedatangan pesawat tersebut di Pangakalan Udara Hasanuddin Makassar. "Sebenarnya, program penambahan pesawat Sukhoi ini dilakukan pada bulan Desember mendatang, namun dimajukan," ungkapnya.      Rencananya tiga unit pesawat Sukhoi ini akan mendarat secara bersamaan. Tiga tambahan pesawat tersebut belum dilengkapi dengan persenjataan, karena paket pembelian pesawat berbeda dengan pembelian senjata.      Pesawat Sukhoi tersebut akan menggantikan peran pesawat A-4 Sky yang berada di Skuadron Udara 11 Lanud Hasanuddin. Dengan tambahan tiga unit pesawat tersebut, TNI AU memiliki sebanyak 10 unit pesawat Sukhoi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.