Surat Nikah Bung Karno Dijual karena Kesal

Kompas.com - 24/08/2010, 16:14 WIB
EditorJodhi Yudono

BANDUNG, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyayangkan rencana cucu angkat almarhumah Ibu Inggit Ganarsih yang akan menjual surat nikah Soekarno-Inggit Ganarsih kepada pihak lain.

"Tentunya kami sangat menyayangkan sekali kalau itu (penjualan surat nikah Soekarno-Inggit Ganarsih) benar terjadi," kata Wakil Gubernur Provinsi Jabar Dede Yusuf di Bandung, Selasa (24/8/2010).

Ia mengatakan, Pemprov Jabar melalui Dinas Pariswisata dan Budaya selalu mengupayakan perlindungan terhadap benda atau tempat yang memiliki nilai sejarah.

"Tempat atau kediaman Bu Inggit Ganarsih bisa kita jadikan museum asalkan ada intervensi dari pemerintah, seperti rumah Bung Karno yang di Bengkulu," kata Wagub.

Sebelumnya, cucu angkat almarhumah Inggit Garnasih, Tito Zeni Asmarahadi (61), berniat menjual surat nikah dan surat cerai mantan Presiden Indonesia pertama, Soekarno dan Inggit Garnasih, kepada orang lain.

Tito menyatakan, kedua surat itu sangat berharga bagi keluarga dan bangsa Indonesia. Namun, kekecewaannya terhadap Provinsi Jawa Barat sudah sangat mendalam.

Ia menjelaskan, tahun 1983, surat nikah dan surat cerai Soekarno dan Inggit Garnasih ini sempat ditawar sebuah yayasan di Belanda seharga Rp 2 miliar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akan tetapi, tawaran tersebut ditolak olehnya yang sangat menghargai sosok Soekarno dan Inggit Garnasih.



25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X