Kontributor SUN TV Tewas Dikeroyok Massa

Kompas.com - 21/08/2010, 11:54 WIB
EditorR Adhi KSP

JAKARTA, KOMPAS.com — Kontributor SUN TV, Ridwan Salamun, meninggal dunia akibat dikeroyok massa yang sedang bertikai di Tual, Maluku Tenggara, Sabtu (21/8/2010) pagi.

Direktur Utama SUN TV Arief Suditomo yang dihubungi Kompas.com, Sabtu pagi, membenarkan terjadinya peristiwa yang menewaskan kontributornya. "Ridwan adalah orang lokal. Dia kontributor yang baru dites untuk bisa diterima di SUN TV," kata Arief.

Namun, Arief mengatakan, pihak SUN TV menganggap Ridwan sebagai bagian dari keluarga besar. "Kami akan memberi dukungan moril dan materiil," katanya.

SUN TV meminta pihak berwenang untuk mengusut tuntas kematian Ridwan. "Kami minta pihak yang bertanggung jawab atas kematian Ridwan diusut tuntas oleh pihak berwajib," tandas Arief, yang juga Direktur Pemberitaan RCTI.

Menurut Arief, "Ridwan sedang meliput dua kelompok yang bertikai, dan dia terjebak berada di tengah-tengah massa. Salah satu kelompok menyerang dan mengeroyoknya. Ridwan mengalami luka bacok pada leher dan punggungnya. Dia meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit."

Jenazah Ridwan Salamun saat ini dibawa ke Ambon karena keluarganya berada di sana. Namun, Arief belum dapat menjelaskan sosok korban secara detail. Penugasan Ridwan di bawah koordinasi Biro Makassar. Saat ini Kepala Biro Makassar Sultan Makawaru dalam perjalanan ke Ambon.

Informasi Palang Merah Indonesia dalam twitter-nya menyebutkan, hampir dua jam Ridwan terkapar di jalan, tanpa ada yang menolongnya.

Arief menjelaskan, semua kontributor RCTI, TPI, dan Global TV sekarang dilebur menjadi satu dan berada di bawah naungan SUN TV. "Semua laporan kontributor tiga stasiun TV ini masuk ke satu server, dan masing-masing TV bisa menayangkan laporan mereka," kata Arief, menjelaskan soal status SUN TV.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.