MUI Minta Masyarakat Tak Terprovokasi - Kompas.com

MUI Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Kompas.com - 09/08/2010, 18:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Majelis Ulama Indonesia atau MUI menyerukan agar umat Islam dan umat Kristiani tidak terprovokasi Gerakan Hari Pembakaran Al Quran Sedunia yang berencana membakar kitab suci umat Islam tersebut pada 11 September.

"Kami meminta agar umat Islam tidak terpancing denag provokasi ini," ujar Ketua MUI Bidang Kerukunan Antar Umat Bergama Slamet Effendi Yusuf dalam jumpa pers di kantor MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Senin (9/8/2010).

Gerakan Hari Pembakaran Al Quran Sedunia dipelopori kelompok Dove World Outreach Center asal Florida, Amerika Serikat. Pada peringatan sembilan tahun tragedi pengeboman World Trade Center yang jatuh pada 11 September tersebut, gerakan itu berniat membakar Al Quran karena Islam dianggap bertanggung jawab terhadap tragedi 11 September.

Menurut Slamet, umat Kristiani di Indonesia juga bereaksi menentang gerakan provokatif tersebut. "Mereka (umat Kristiani) tidak menyetujui karena kalau ini terjadi, akan ada akibat yang luas," katanya.


MUI, kata Slamet, juga meminta kepada umat Kristiani di Indonesia untuk menganjurkan umat agamanya masing-masing agar tidak terbujuk provokasi pembakaran Al Quran.

Adapun Gerakan Hari Pembakaran Al Quran Sedunia tersebut menyebar melalui jejaring sosial Facebook. Sekitar 1.500 orang telah mengeklik ikon "Like" gerakan tersebut di Facebook. Upaya gerakan provokatif terhadap umat beragama itu kemudian mendapat tentangan masyarakat Indonesia.

Gerakan Peduli Pluralisme menilai bahwa kampanye tersebut merupakan pelecehan terhadap agama Islam dan pelanggaran hak kebebasan beragama.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorErlangga Djumena

    Close Ads X