Kiai Haji Idham Chalid Wafat

Kompas.com - 11/07/2010, 10:33 WIB
EditorIgnatius Sawabi

BOGOR, KOMPAS.com — Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya dengan wafatnya Ketua DPR/MPR periode 1972-1977, Doktor Kiai Haji Idham Chalid, pada Minggu (11/7/2010) pukul 08.00 WIB di rumah almarhum di Pesantren Daarul Maarif, Cipete, Jakarta Selatan.

Saiful Hadi, salah seorang putra almarhum, mengemukakan, "Ayah meninggal dunia tadi pagi pukul 08.00 WIB di Cipete dan pemakamannya pada Senin besok di Pesantren Darul Quran, Cisarua, Bogor."

Kiai Haji Idham Chalid meninggal dunia setelah sebelumnya selama sembilan tahun berjuang melawan penyakit stroke. Sejak sembilan tahun silam, Ketua DPR/MPR 1972-1977 itu terkena serangan jantung yang dahsyat pada 1999. 

"Pada serangan jantung itu terjadi, Bapak terkena lumpuh total dan tak bisa bicara," kata Saiful. Selain tak bisa berbicara, kata dia, untuk makan pun sang ayah harus dibantu dengan selang yang dimasukkan ke saluran pencernaannya di perut (sounde). 

"Makanan pun harus dihaluskan dan disaring sebelum masuk ke selang tersebut," ujar Saiful.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Menhan Prabowo: ASEAN Harus Bisa Jadi Penyeimbang di Indo-Pasifik

    Menhan Prabowo: ASEAN Harus Bisa Jadi Penyeimbang di Indo-Pasifik

    Nasional
    Pilkada Langsung Disebut Berbiaya Tinggi, Pakar: Masalahnya Ada di Parpol

    Pilkada Langsung Disebut Berbiaya Tinggi, Pakar: Masalahnya Ada di Parpol

    Nasional
    Soal Sertifikasi Nikah, Pemerintah Diminta Tak Campuri Urusan Rakyat Terlalu Jauh

    Soal Sertifikasi Nikah, Pemerintah Diminta Tak Campuri Urusan Rakyat Terlalu Jauh

    Nasional
    Akar Persoalan 'Mati Satu Tumbuh Seribu' Pelaku Terorisme

    Akar Persoalan "Mati Satu Tumbuh Seribu" Pelaku Terorisme

    Nasional
    DPR Diminta Libatkan Seluruh Kalangan Bahas Pasal RKUHP yang Bermasalah

    DPR Diminta Libatkan Seluruh Kalangan Bahas Pasal RKUHP yang Bermasalah

    Nasional
    Jamin Kebebasan Beragama, Pemerintah Diminta Perbaiki Kualitas Kebijakan dan Penegakan Hukum

    Jamin Kebebasan Beragama, Pemerintah Diminta Perbaiki Kualitas Kebijakan dan Penegakan Hukum

    Nasional
    PDI-P Minta Aparat Tindak Tegas Kelompok Intoleran

    PDI-P Minta Aparat Tindak Tegas Kelompok Intoleran

    Nasional
    Imparsial Catat 31 Pelanggaran Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan Sepanjang 2019

    Imparsial Catat 31 Pelanggaran Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan Sepanjang 2019

    Nasional
    Sejumlah Tokoh Akan Gugat UU KPK ke MK, tapi Tetap Dorong Perppu

    Sejumlah Tokoh Akan Gugat UU KPK ke MK, tapi Tetap Dorong Perppu

    Nasional
    Imparsial: Intoleransi Masih Jadi Masalah yang Terus Berulang di Indonesia

    Imparsial: Intoleransi Masih Jadi Masalah yang Terus Berulang di Indonesia

    Nasional
    Hari Toleransi Internasional, Negara Diharap Perkuat Jaminan Hak Beragama dan Berkeyakinan

    Hari Toleransi Internasional, Negara Diharap Perkuat Jaminan Hak Beragama dan Berkeyakinan

    Nasional
    Erupsi, Status Gunung Merapi Waspada

    Erupsi, Status Gunung Merapi Waspada

    Nasional
    Tim Advokasi: Bukan Dipulihkan, Novel Baswedan Justru Kembali Jadi Korban

    Tim Advokasi: Bukan Dipulihkan, Novel Baswedan Justru Kembali Jadi Korban

    Nasional
    Pasca-Bom Medan, BNPT Minta Ada Koordinasi soal Aturan Kunjungan Napi Terorisme

    Pasca-Bom Medan, BNPT Minta Ada Koordinasi soal Aturan Kunjungan Napi Terorisme

    Nasional
    Antisipasi Teror Harus Dilakukan Secara Menyeluruh...

    Antisipasi Teror Harus Dilakukan Secara Menyeluruh...

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X