Bibit Enggan Komentar

Kompas.com - 10/06/2010, 22:40 WIB
EditorMarcus Suprihadi
JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Ketua KPK Bibit Samad Rianto menyatakan langkah Kejaksaan Agung memilih Peninjauan Kembali (PK) atas putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta adalah kewenangan kejaksaan sepenuhnya.

Ia menolak untuk menilai apakah langkah tersebut tepat atau tidak. "Itu kewenangan jaksa. Saya tidak dalam posisi berpendapat untuk diri saya selaku TSK dalam kasus yang direkayasa ini," kata Bibit melalui pesan singkat, Jakarta, Kamis (10/6/2010) malam ini.

Seharusnya, lanjut Bibit, jika ada pihak yang merasa dirugikan dalam penindakan KPK, yang bersangkutan bisa mengajukan gugatan rehabilitasi nama baik atau ganti rugi ke pengadilan. "Ada di Pasal 63 UU No 30 Tahun 2002," ujarnya.

Selain itu, untuk tuduhan pemerasan dalam kasusnya, tidak cukup bukti.

Hal senada disampaikan terasangka lainnya, Chandra M Hamzah. Ia juga menolak mengomentari soal PK tersebut karena sikap kejaksaan tersebut merupakan kewenangan korps kejaksaan. "Karena itu domainnya kejaksaan," singkat Chandra. (coz)

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X