Keluarga Tunggu Protokoler Negara

Kompas.com - 23/05/2010, 13:18 WIB
Editorwsn

JAKARTA, KOMPAS.com - Manajer Komunikasi Habibie Center, Ima Abdulrahim, mengatakan prosesi pemakaman mantan ibu negara, Ny. Hasri Ainun Habibie, akan mengikuti protokoler yang ditetapkan negara. Namun, mengenai detail upacaranya akan seperti apa, Ima mengaku Habibie Center dan keluarga masih menunggu kabar istana.

"Prosesi pemakaman akan diurus protokoler negara. Semua bentuk upacara sudah dilimpahkan kepada negara. Habibie Center dan juga keluarga masih menunggu pihak istana untuk briefing," ungkapnya, Minggu (22/5/2010), saat dihubungi Kompas.com.

Namun, ia melanjutkan, briefing yang akan dilakukan pihak istana tersebut, masih belum dapat diketahui kapan akan dilaksanakan. "Briefing juga tidak tahu akan seperti apa, bisa dalam pertemuan resmi atau bisa juga secara lisan, kita masih menunggu," ujarnya.

Saat ini, pihak keluarga Habibie termasuk dua orang cucu beserta Direktur Habibie Center, Ahmad Watik Pratiknya, tengah bertolak ke Jerman untuk menjemput jenazah Ainun. Menurut rencana, jenazah Ibu Ainun akan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa, pukul 05.00 WIB. Sementara, pemakaman akan dilaksanakan pada Rabu pagi di Taman Makam Pahlawan Kalibata.

Ibu Hasri Ainun meninggal dunia di usia 72 tahun setelah menjalani masa perawatan intensif di Rumah Sakit Ludwig-Maximilians-Universitat, Klinikum Gro'hadern, Muenchen, Jerman, selama lebih kurang 60 hari sejak 24 Maret. Ia mengalami kompliksi dan selama masa perawatan sempat melakukan operasi sebanyak sembilan kali.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Satgas: Masifnya Pemeriksaan Jadi Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19

    Satgas: Masifnya Pemeriksaan Jadi Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19

    Nasional
    Jokowi Teken Perpres 7/2021, Pemerintah Bakal Bentuk Unit Aduan Khusus Dugaan Tindak Pidana Terorisme

    Jokowi Teken Perpres 7/2021, Pemerintah Bakal Bentuk Unit Aduan Khusus Dugaan Tindak Pidana Terorisme

    Nasional
    PMI Apresiasi Relawannya yang Berjibaku Bantu Korban Bencana di Tengah Pandemi

    PMI Apresiasi Relawannya yang Berjibaku Bantu Korban Bencana di Tengah Pandemi

    Nasional
    Kasus Aktif Covid-19 dan Kematian Tinggi, Epidemiolog: Ini Namanya Pandemi Tak Terkendali

    Kasus Aktif Covid-19 dan Kematian Tinggi, Epidemiolog: Ini Namanya Pandemi Tak Terkendali

    Nasional
    Jokowi Teken Perpres 7/2021, Pemerintah Bakal Kembangkan Daerah Percontohan Pencegahan Ekstremisme

    Jokowi Teken Perpres 7/2021, Pemerintah Bakal Kembangkan Daerah Percontohan Pencegahan Ekstremisme

    Nasional
    Perpres Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Diharapkan Tak Memicu Diskriminasi

    Perpres Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Diharapkan Tak Memicu Diskriminasi

    Nasional
    Satgas: Jumlah Zona Merah Covid-19 Mencapai 108 Kabupaten/Kota

    Satgas: Jumlah Zona Merah Covid-19 Mencapai 108 Kabupaten/Kota

    Nasional
    Jokowi Terbitkan Inpres Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Perbatasan

    Jokowi Terbitkan Inpres Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Perbatasan

    Nasional
    Satgas: Vaksinasi Mandiri Covid-19 Harus Gunakan Vaksin yang Memiliki Izin BPOM

    Satgas: Vaksinasi Mandiri Covid-19 Harus Gunakan Vaksin yang Memiliki Izin BPOM

    Nasional
    Jokowi Teken Perpres 7/2021, Penceramah dan Pengelola Rumah Ibadah akan Diberi Pelatihan Pencegahan Ekstremisme

    Jokowi Teken Perpres 7/2021, Penceramah dan Pengelola Rumah Ibadah akan Diberi Pelatihan Pencegahan Ekstremisme

    Nasional
    Penyidik KPK Antar Saksi Ambil Dokumen Terkait Kasus Suap Bansos

    Penyidik KPK Antar Saksi Ambil Dokumen Terkait Kasus Suap Bansos

    Nasional
    Kasus Gratifikasi, Mantan Pejabat Pemkab Subang Segera Disidang

    Kasus Gratifikasi, Mantan Pejabat Pemkab Subang Segera Disidang

    Nasional
    Basarnas: Korban Meninggal Gempa Sulbar Bertambah Jadi 90 Orang

    Basarnas: Korban Meninggal Gempa Sulbar Bertambah Jadi 90 Orang

    Nasional
    Positif Covid-19, Empat Relawan PMI Jalani Isolasi Mandiri di Mamuju

    Positif Covid-19, Empat Relawan PMI Jalani Isolasi Mandiri di Mamuju

    Nasional
    Kemenkes: 2 Rumah Sakit dan KRI dr Soeharso Sudah Beroperasi di Mamuju

    Kemenkes: 2 Rumah Sakit dan KRI dr Soeharso Sudah Beroperasi di Mamuju

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X