Pesawat Jemput Ainun ke Jerman

Kompas.com - 23/05/2010, 12:57 WIB
Editorwsn

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah mengambil alih protokoler untuk mekanisme kepulangan jenazah Hasri Ainun Habibie ke Tanah Air. Menurut rencana, pesawat Garuda Indonesia akan segera berangkat ke Munich, Jerman, lepas tengah malam nanti atau tepatnya Senin (24/5/2010) dini hari pukul 01.00 WIB.

"Schedule penjemputan ada rencana pemerintah dan Garuda. Pesawat penjemput berangkat nanti malam atau tepatnya besok dini hari," kata juru bicara keluarga BJ Habibie Ahmad Watik Pratiknyo di rumah duka Jalan Patra Kuningan XIII, Jakarta, Minggu (23/5/2010).

Ia menjelaskan pesawat penjemput akan lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng dan diperkirakan tiba di Munich pada Senin (24/5/2010) pukul 09.00 waktu setempat. "Kemudian pesawat akan berangkat membawa jenazah dan rombongan pukul 23.00 waktu setempat dan akan tiba di tanah air pagi-pagi sekali," kata Ahmad.

Setibanya di Jakarta, Selasa (25/5/2010), jenazah akan terlebih dulu disemayamkan di rumah duka Jalan Patra Kuningan XIII sebelum kemudian dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata. "Akan dimakamkan di TMP Kalibata mengingat jasa-jasa beliau semasa hidup. Lokasi pemakaman juga sudah dipersiapkan," tandasnya.

Ainun Habibie wafat di Munich, Jerman, Sabtu (22/5/2010) waktu setempat setelah dirawat selama sebulan lebih akibat sakit komplikasi yang dideritanya.

Ainun yang lahir di Semarang 11 Agustus 1937 merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Ia pernah bekerja di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta sebelum akhirnya menikah dengan BJ Habibie dan dikaruniai dua orang anak.

 

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Jokowi: Pemerintah Seoptimal Mungkin Cari dan Selamatkan KRI Nanggala

    Jokowi: Pemerintah Seoptimal Mungkin Cari dan Selamatkan KRI Nanggala

    Nasional
    UPDATE 22 April: 6.243 Kasus Baru Tersebar di 33 Provinsi, Jawa Barat Capai Tertinggi

    UPDATE 22 April: 6.243 Kasus Baru Tersebar di 33 Provinsi, Jawa Barat Capai Tertinggi

    Nasional
    Jadi Syarat Umrah, Pemerintah Indonesia Desak China Segera Sertifikasi Vaksin Sinovac ke WHO

    Jadi Syarat Umrah, Pemerintah Indonesia Desak China Segera Sertifikasi Vaksin Sinovac ke WHO

    Nasional
    Nadiem Makarim Minta Maaf ke PBNU

    Nadiem Makarim Minta Maaf ke PBNU

    Nasional
    UPDATE 22 April: Tambah 78.593, Total Spesimen Covid-19 yang Diperiksa 14.090.518

    UPDATE 22 April: Tambah 78.593, Total Spesimen Covid-19 yang Diperiksa 14.090.518

    Nasional
    Kemendagri: Kualitas Pelayanan Publik Harus Dirasakan Semua Kalangan Masyarakat

    Kemendagri: Kualitas Pelayanan Publik Harus Dirasakan Semua Kalangan Masyarakat

    Nasional
    Kasus Investasi Ilegal EDCCash, Polisi Sita Miliaran Uang Tunai hingga Senjata Api

    Kasus Investasi Ilegal EDCCash, Polisi Sita Miliaran Uang Tunai hingga Senjata Api

    Nasional
    Wapres Minta 2 Menteri Lobi Saudi dan China soal Jemaah Umrah dan Vaksin Sinovac Tersertifikasi WHO

    Wapres Minta 2 Menteri Lobi Saudi dan China soal Jemaah Umrah dan Vaksin Sinovac Tersertifikasi WHO

    Nasional
    UPDATE 22 April: 6.488.197 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 11.432.711 Dosis Pertama

    UPDATE 22 April: 6.488.197 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 11.432.711 Dosis Pertama

    Nasional
    Ketua MK: Saat Pandemi, Atensi Penyelenggara Negara Tegakkan Konstitusi Harus Ditingkatkan

    Ketua MK: Saat Pandemi, Atensi Penyelenggara Negara Tegakkan Konstitusi Harus Ditingkatkan

    Nasional
    Satgas: Jika Tak Hati-hati, RI Bisa Alami Lonjakan Covid-19 Fatal

    Satgas: Jika Tak Hati-hati, RI Bisa Alami Lonjakan Covid-19 Fatal

    Nasional
    UPDATE 22 April: Ada 63.422 Suspek Terkait Covid-19

    UPDATE 22 April: Ada 63.422 Suspek Terkait Covid-19

    Nasional
    UPDATE 22 April: Bertambah 5.993, Pasien Covid-19 yang Sembuh Jadi 1.626.812  Orang

    UPDATE 22 April: Bertambah 5.993, Pasien Covid-19 yang Sembuh Jadi 1.626.812 Orang

    Nasional
    Ini Peran 6 Tersangka Kasus Investasi Ilegal EDCCash Menurut Polisi

    Ini Peran 6 Tersangka Kasus Investasi Ilegal EDCCash Menurut Polisi

    Nasional
    Pimpinan Komisi III: KPK Harus Tempatkan Penyidik Berintegritas

    Pimpinan Komisi III: KPK Harus Tempatkan Penyidik Berintegritas

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X