Kontrak Drive Berakhir karena Masalah Anji-Sheila?

Kompas.com - 09/04/2010, 14:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com —Kontrak band Drive dengan perusahaan rekaman (label) milik Piyu "PADI" selesai sesudah Drive merilis album ketiga mereka dalam waktu dekat ini. Namun, Piyu, selaku produser eksekutif pada label Emotion itu, mengatakan bahwa berakhirnya kontrak tersebut tak ada hubungannya dengan  urusan pribadi antara Anji, vokalis Drive, dan artis Sheila Marcia. 

"Waktunya memang sudah habis. Jadi, (kontrak) dengan Drive memang hanya tiga album. Setelah itu, mereka bisa bebas cari label lain," terang Piyu ketika ditemui di Balai Sarbini, Jakarta Selatan, Kamis (8/4/2010) malam. 

Piyu menekankan, kontrak itu berakhir bukan karena masalah pribadi antara Anji dan Sheila, ibu dari bayi yang diakui oleh Anji sebagai darah dagingnya hasil hubungan di luar pernikahan. "Tapi, bukan karena sebab lainnya. Buat kami, jangan sampai mengikat (Drive) terlalu lama karena kami memang ingin mencari band-band yang lainnya. Konsep saya seperti itu dan harus ada yang baru," katanya.

Jika ada pemberitaan yang menyebut bahwa Anji menggunakan urusannya dengan Sheila sebagai cara untuk promosi album baru Drive, Piyu sangat menyayangkannya. "Saya kok enggak melihat ke situ, ya. Kalau memang dia melakukan ini untuk mengangkat albumnya, ya buat saya itu ceroboh sekali. Saya sangat tidak setuju dengan banyak artis yang ingin mengangkat album mereka dengan gosip," ujarnya. (C9-09)


Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Editor
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jokowi Menikmati Minggu Malam dengan Menyantap Pho di TIS Square Tebet

Jokowi Menikmati Minggu Malam dengan Menyantap Pho di TIS Square Tebet

Nasional
Minggu Malam, Jokowi dan Keluarga Nongkrong di TIS Square Tebet

Minggu Malam, Jokowi dan Keluarga Nongkrong di TIS Square Tebet

Nasional
Jaksa Terjerat Suap, Jaksa Agung Minta Jangan Digeneralisasi

Jaksa Terjerat Suap, Jaksa Agung Minta Jangan Digeneralisasi

Nasional
Demi Cegah Kebakaran Hutan, Pemerintah Diminta Evaluasi Izin Konsesi Lahan

Demi Cegah Kebakaran Hutan, Pemerintah Diminta Evaluasi Izin Konsesi Lahan

Nasional
Walhi Kalteng: Kami Tak Minta Ganti Rugi, tetapi Minta Pemerintah Jalankan Kewajiban

Walhi Kalteng: Kami Tak Minta Ganti Rugi, tetapi Minta Pemerintah Jalankan Kewajiban

Nasional
Kejati DKI Jakarta Terima Barang Bukti dan 218 Tersangka Kasus Kerusuhan 21-22 Mei

Kejati DKI Jakarta Terima Barang Bukti dan 218 Tersangka Kasus Kerusuhan 21-22 Mei

Nasional
Walhi Tuntut Pemerintah Bangun Rumah Sakit Khusus bagi Korban Karhutla

Walhi Tuntut Pemerintah Bangun Rumah Sakit Khusus bagi Korban Karhutla

Nasional
Sesepuh Kejaksaan Harap Jaksa Agung Selanjutnya dari Internal dan Bukan Politisi

Sesepuh Kejaksaan Harap Jaksa Agung Selanjutnya dari Internal dan Bukan Politisi

Nasional
[POPULER DI KOMPASIANA] Risalah Hoaks Kabinet Jokowi-Ma'ruf | Istri Dipaksa Melayani Suami | Berhentilah Nyinyir Drama Korea

[POPULER DI KOMPASIANA] Risalah Hoaks Kabinet Jokowi-Ma'ruf | Istri Dipaksa Melayani Suami | Berhentilah Nyinyir Drama Korea

Nasional
Ditolak PKB, Waketum PAN Sebut soal Kabinet Hak Prerogatif Presiden

Ditolak PKB, Waketum PAN Sebut soal Kabinet Hak Prerogatif Presiden

Nasional
MPR Minta Sistem Presidensial Diperkuat

MPR Minta Sistem Presidensial Diperkuat

Nasional
Lewat Ludruk, MPR Sosialisasikan Empat Pilar ke Masyarakat Sumenep

Lewat Ludruk, MPR Sosialisasikan Empat Pilar ke Masyarakat Sumenep

Nasional
Hari Anak, Ini Pesan Kepala BKKBN untuk Orangtua...

Hari Anak, Ini Pesan Kepala BKKBN untuk Orangtua...

Nasional
Polisi Kejar 5 Terduga Provokator dan Pelaku Bentrok Mesuji

Polisi Kejar 5 Terduga Provokator dan Pelaku Bentrok Mesuji

Nasional
Susi: Kalau Minum Pakai Sedotan Plastik, Malu-maluin...

Susi: Kalau Minum Pakai Sedotan Plastik, Malu-maluin...

Nasional
Close Ads X