Besok, Anji Akan Jawab Tudingan Itu

Kompas.com - 08/04/2010, 16:15 WIB
Editor

JAKARTA, KOMPAS.com — Jumat (9/4/2010) besok akan menjadi gong mengenai benar-tidaknya kabar yang menyebutkan bahwa Leticia Charlotte Agraciana Joseph adalah bayi biologis dari Erdian Aji Prihartanto atau yang dikenal dengan nama Anji "Drive".

Pasalnya, Anji mengaku akan angkat bicara untuk menjawab segala tudingan yang terus dialamatkan kepada dirinya terkait hal tersebut. Rencananya, pelantun "Akulah Dia" itu akan memberikan jawabannya di acara Obsesi di GlobalTV yang disiarkan secara live pada pukul 09.45 WIB.

"Ini akan menjadi pengakuan aku yang pertama. Di situ aku akan bicara semuanya. Kalau selama ini kenapa aku memilih diam, kenapa aku menutup-nutupi karena ada alasan tertentu. Menurut aku, ini cara yang terbaik meskipun aku terus dipojokkan," kata Anji ketika dihubungi melalui telepon genggamnya, Kamis (8/4/2010).    

Selama ini, katanya, usaha klarifikasi dan jawaban terhadap kabar miring yang dialamatkan kepadanya sudah ia jawab. "Sayangnya, setelah muncul di tayangan (infotainment-red) informasinya terpotong-potong. Makanya, aku akan bicara nanti dalam durasi 15 menit di TV tanpa ada narasi. Biar clear semua," imbuhnya.

Sebelumnya, Anji sempat mengatakan baru akan buka-bukaan dan menjelaskan semuanya kepada publik setelah merampungkan kegiatan manggungnya pada akhir bulan ini. "Tadinya begitu, tapi syukur ada stasiun TV yang mau memberikan waktu untuk aku ngomong tanpa dipotong dan pakai narasi," ujar Anji.

Setelah menjelaskan semuanya nanti, penyanyi yang baru saja putus cinta dari Rini "Idol" itu berharap tak ada lagi pertanyaan seputar keterkaitannya dengan pesinetron Sheila Marcia. "Aku ingin fokus di karier. Aku ingin dikenal lewat karya, bukan lagi gosip-gosip seperti ini," tegasnya. (EH)



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tarif Rapid Test Rp 150.000, Anggota Komisi IX: Sebaiknya Pemerintah Fasilitasi

Tarif Rapid Test Rp 150.000, Anggota Komisi IX: Sebaiknya Pemerintah Fasilitasi

Nasional
Sidang Tahunan MPR di Tengah Pandemi, Anggota yang Hadir Dibatasi

Sidang Tahunan MPR di Tengah Pandemi, Anggota yang Hadir Dibatasi

Nasional
KPK Harap Segera Keluar Perma yang Mengatur Sidang Online

KPK Harap Segera Keluar Perma yang Mengatur Sidang Online

Nasional
Kunjungi Sukabumi yang Jadi Zona Hijau Covid-19, Ini Pesan Wapres Ma'ruf Amin

Kunjungi Sukabumi yang Jadi Zona Hijau Covid-19, Ini Pesan Wapres Ma'ruf Amin

Nasional
Kisah Pendamping Desa yang Sukses Antarkan Anaknya jadi Lulusan Terbaik Akpol

Kisah Pendamping Desa yang Sukses Antarkan Anaknya jadi Lulusan Terbaik Akpol

Nasional
KSAD Pantau Laporan Pengadaan Lab PCR di RS TNI AD

KSAD Pantau Laporan Pengadaan Lab PCR di RS TNI AD

Nasional
Tarif Tertinggi Rapid Test Rp 150.000 Dinilai Masih Terlalu Mahal

Tarif Tertinggi Rapid Test Rp 150.000 Dinilai Masih Terlalu Mahal

Nasional
Wapres Ingin SMAN 4 Sukabumi Jadi Contoh Belajar Tatap Muka di Zona Hijau

Wapres Ingin SMAN 4 Sukabumi Jadi Contoh Belajar Tatap Muka di Zona Hijau

Nasional
SKB CPNS 2019 Dijadwalkan September-Oktober, Menpan RB Pastikan Protokol Kesehatan Diterapkan

SKB CPNS 2019 Dijadwalkan September-Oktober, Menpan RB Pastikan Protokol Kesehatan Diterapkan

Nasional
Menteri Nadiem Teken Permendikbud Keringanan Biaya Kuliah

Menteri Nadiem Teken Permendikbud Keringanan Biaya Kuliah

Nasional
Kementerian PPPA Sebut Media Sosial Kini Dipakai untuk Rekrut Anak dalam Aksi Terorisme

Kementerian PPPA Sebut Media Sosial Kini Dipakai untuk Rekrut Anak dalam Aksi Terorisme

Nasional
Wapres Ingatkan Daerah Berstatus Zona Hijau Covid-19 Tak Kembali Kuning atau Merah

Wapres Ingatkan Daerah Berstatus Zona Hijau Covid-19 Tak Kembali Kuning atau Merah

Nasional
Mendagri: Pemerintah Tak Boleh Kalah dengan Warga yang Langgar Protokol Kesehatan

Mendagri: Pemerintah Tak Boleh Kalah dengan Warga yang Langgar Protokol Kesehatan

Nasional
Sekjen MUI Nilai RUU Cipta Kerja Beri Kewenangan Berlebih ke Presiden

Sekjen MUI Nilai RUU Cipta Kerja Beri Kewenangan Berlebih ke Presiden

Nasional
Pimpinan KPK Sebut Erick Thohir Bicarakan Potensi Korupsi di BUMN

Pimpinan KPK Sebut Erick Thohir Bicarakan Potensi Korupsi di BUMN

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X