Taufik Ismail Bela UU Penodaan Agama

Kompas.com - 25/03/2010, 03:18 WIB
Editorjodhi

JAKARTA, KOMPAS.com--Penyair Taufik Ismail membela UU Nomor 1/PNPS/1965 tentang Penodaan Agama, dengan membacakan puisi saat dimintai keterangan sebagai ahli bidang budaya oleh pihak Mahkamah Konstitusi.

"Saya ingin membaca puisi," kata Taufik sebelum memulai memberi keterangan dalam sidang uji materi UU Penodaan Agama Nomor 1/PNPS/1965 di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta, Rabu.

Puisi sepanjang 15 menit tersebut pada intinya mengisahkan tentang sebuah desa yang indah dan terletak di tebing jurang sehingga harus dibatasi oleh pagar antara lain agar anak-anak tidak jatuh ke dalam jurang.

Namun, pada suatu hari sekelompok warga desa menginginkan agar pagar tersebut dicabut karena itu membatasi kebebasan mereka sebagai orang dewasa.

Kelompok warga yang ingin mencabut pagar tersebut berdalih bahwa mereka menginginkan kebebasan yang sebebas-bebasnya.

Lagi pula, menurut kelompok itu, tubuh mereka adalah milik mereka sendiri sehingga seharusnya tidak boleh ada yang membatasi seperti pagar di tebing jurang.

Setelah membacakan puisi, Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menanyakan kepada Taufik untuk memastikan apakah yang dimaksud dengan "pagar" dalam puisi tersebut adalah UU Penodaan Agama.
"Ya," kata Taufik.

Ahli lainnya dalam bidang budaya yang dihadirkan oleh pihak MK adalah sineas dan pembuat film Garin Nugroho.

Menurut Garin, UU Penodaan Agama tidak sesuai dengan agenda pluralisme yang telah mengakar di Tanah Air seperti konsep Bhinneka Tunggal Ika.

Ia juga memaparkan, bila UU tersebut dipertahankan maka berpotensi untuk menghasilkan berbagai reaksi sosial antara lain terdapatnya kekerasan yang mengatasnamakan agama.

Garin mengingatkan, UU bukan hanya sebuah teks tertulis tetapi juga harus memperhatikan unsur-unsur dari kebudayaan di mana UU itu diberlakukan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UU KPK Hasil Revisi Tetap Berlaku Tanpa Tanda Tangan Jokowi, tetapi...

UU KPK Hasil Revisi Tetap Berlaku Tanpa Tanda Tangan Jokowi, tetapi...

Nasional
Menristek/BRIN Sebut Keppres soal Pengembangan Vaksin Covid-19 Segera Terbit

Menristek/BRIN Sebut Keppres soal Pengembangan Vaksin Covid-19 Segera Terbit

Nasional
Akibat Pandemi Covid-19, Karnaval Internasional Perayaan HUT RI Dibatalkan

Akibat Pandemi Covid-19, Karnaval Internasional Perayaan HUT RI Dibatalkan

Nasional
Kemendagri: Kuota PPDB Jalur Zonasi DKI Jakarta Sudah Sesuai Permendikbud

Kemendagri: Kuota PPDB Jalur Zonasi DKI Jakarta Sudah Sesuai Permendikbud

Nasional
Tiga Mantan Pegawai Pajak Divonis Bersalah dalam Kasus Suap Restitusi Pajak

Tiga Mantan Pegawai Pajak Divonis Bersalah dalam Kasus Suap Restitusi Pajak

Nasional
Bahas Koalisi Pilkada 2020 dengan Golkar, Prabowo: Di Beberapa Tempat Kami Cocok

Bahas Koalisi Pilkada 2020 dengan Golkar, Prabowo: Di Beberapa Tempat Kami Cocok

Nasional
Pemerintah: Aktivitas Masyarakat Tak Dibatasi, tetapi Ingat Protokol Kesehatan

Pemerintah: Aktivitas Masyarakat Tak Dibatasi, tetapi Ingat Protokol Kesehatan

Nasional
Bicara soal Pilkada 2020, Grace Natalie Temui Cak Imin di Kantor DPP PKB

Bicara soal Pilkada 2020, Grace Natalie Temui Cak Imin di Kantor DPP PKB

Nasional
Kasus Bupati-Ketua DPRD Kutai Timur Dinilai Bukti Nepotisme Sebabkan Korupsi

Kasus Bupati-Ketua DPRD Kutai Timur Dinilai Bukti Nepotisme Sebabkan Korupsi

Nasional
Polri Sebut Ada Penurunan Kasus Kriminalitas di Dua Pekan Terakhir Sebesar 3,77 Persen

Polri Sebut Ada Penurunan Kasus Kriminalitas di Dua Pekan Terakhir Sebesar 3,77 Persen

Nasional
Polisi Tetapkan 2 Perusahaan sebagai Tersangka Karhutla di Riau

Polisi Tetapkan 2 Perusahaan sebagai Tersangka Karhutla di Riau

Nasional
Ketua MPR Sebut Covid-19 Uji Kualitas Para Pemimpin Dunia

Ketua MPR Sebut Covid-19 Uji Kualitas Para Pemimpin Dunia

Nasional
Kemendagri: Persoalan PPDB Zonasi DKI Jakarta Sudah Selesai

Kemendagri: Persoalan PPDB Zonasi DKI Jakarta Sudah Selesai

Nasional
Mantan Manager Penjualan Aircraft Service PT DI Diperiksa, Ini yang Didalami KPK

Mantan Manager Penjualan Aircraft Service PT DI Diperiksa, Ini yang Didalami KPK

Nasional
Syarat Anggota Legislatif Harus Mundur saat Mencalonkan Diri di Pilkada Digugat Lagi ke MK

Syarat Anggota Legislatif Harus Mundur saat Mencalonkan Diri di Pilkada Digugat Lagi ke MK

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X