Rozy Munir Meninggal

Kompas.com - 23/02/2010, 03:05 WIB
Editor

Jakarta, KompasKetua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Rozy Munir (66), Senin (22/2) pukul 07.50, meninggal dunia di Rumah Sakit Pelni, Jakarta. Rozy, yang menjabat Duta Besar Republik Indonesia untuk Qatar, wafat karena menderita penyakit jantung, lever, dan ginjal.

Rozy dilahirkan di Mojokerto, Jawa Timur, 16 April 1943. Ia menikah dengan Mufidah Munir dan dikarunia tiga anak, yaitu Avianto Muhtadi, Beny Sya’a, dan Citra Fitri Agustina.

Avianto Muhtadi di rumah duka, kompleks perumahan Universitas Indonesia, Ciputat, Tangerang, Banten, Senin, menuturkan, ayahnya tiga minggu dirawat di rumah sakit.

Dari RS Pelni, jenazah Rozy dibawa ke rumahnya. Sekitar pukul 14.00, jenazah diberangkatkan ke Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, untuk diterbangkan ke Mojokerto. Ia akan dimakamkan di pemakaman keluarga di Pekukuhan, Mojosari, Mojokerto.

Avianto menuturkan, almarhum yang sebelumnya berada di Qatar pulang ke Indonesia untuk mengikuti pertemuan para dubes dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Setelah pertemuan, Rozy dirawat di RS Pelni sampai akhir hayatnya.

”Bapak itu orang nrimo. Pesan yang selalu Bapak sampaikan, jangan besar pasak daripada tiang,” kata Avianto.

Beberapa tokoh tampak melayat, seperti mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie, mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dorodjatun Kuntjoro-Jakti, dan Ketua Pengurus Pusat Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa.

Jimly menilai, almarhum adalah tokoh yang berperan dalam menjalin komunikasi antarorganisasi Islam, seperti NU dan Muhammadiyah. Khofifah mengungkapkan, almarhum memiliki komitmen peningkatan kualitas sumber daya manusia di NU.

Rozy pernah menjabat Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara. (fer)



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPU Usulkan Metode Tambahan untuk Pilkada 2020 Berupa Kotak Suara Keliling

KPU Usulkan Metode Tambahan untuk Pilkada 2020 Berupa Kotak Suara Keliling

Nasional
UPDATE 20 September: 2.922.648 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19

UPDATE 20 September: 2.922.648 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19

Nasional
Pandemi Covid-19 Capai Tingkat Darurat, PBNU Minta Pilkada 2020 Ditunda

Pandemi Covid-19 Capai Tingkat Darurat, PBNU Minta Pilkada 2020 Ditunda

Nasional
Jajaran KPU Positif Covid-19, Penetapan Paslon Pilkada Tetap Digelar 23 September

Jajaran KPU Positif Covid-19, Penetapan Paslon Pilkada Tetap Digelar 23 September

Nasional
UPDATE 20 September: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Ada 57.796

UPDATE 20 September: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Ada 57.796

Nasional
UPDATE 20 September: Ada 107.370 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 20 September: Ada 107.370 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE: Pasien Sembuh Covid-19 Bertambah 2.977, Total 177.327 Orang

UPDATE: Pasien Sembuh Covid-19 Bertambah 2.977, Total 177.327 Orang

Nasional
UPDATE: Bertambah 105, Pasien Meninggal akibat Covid-19 Capai 9.553

UPDATE: Bertambah 105, Pasien Meninggal akibat Covid-19 Capai 9.553

Nasional
UPDATE:  Bertambah 3.989, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 244.676

UPDATE: Bertambah 3.989, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 244.676

Nasional
LPSK Minta Saksi Tak Khawatir Beri Keterangan Soal Kebakaran Kejagung

LPSK Minta Saksi Tak Khawatir Beri Keterangan Soal Kebakaran Kejagung

Nasional
Antisipasi Lonjakan Pasien, Satgas Covid-19 Siapkan Tower 4 Wisma Atlet

Antisipasi Lonjakan Pasien, Satgas Covid-19 Siapkan Tower 4 Wisma Atlet

Nasional
Banyak Pejabat Positif Covid-19, Pemerintah Dinilai Belum Siap Hadapi Pandemi

Banyak Pejabat Positif Covid-19, Pemerintah Dinilai Belum Siap Hadapi Pandemi

Nasional
Politisi Nasdem: Ahok Punya Wewenang di Pertamina, Harusnya Selesaikan Masalah di Internal

Politisi Nasdem: Ahok Punya Wewenang di Pertamina, Harusnya Selesaikan Masalah di Internal

Nasional
Meski Catat Rekor Harian Tinggi, Epidemiologi Sebut Indonesia Belum Capai Puncak Pandemi

Meski Catat Rekor Harian Tinggi, Epidemiologi Sebut Indonesia Belum Capai Puncak Pandemi

Nasional
Keterwakilan Perempuan di Struktur Kepengurusan Gerindra yang Baru 33,56 Persen

Keterwakilan Perempuan di Struktur Kepengurusan Gerindra yang Baru 33,56 Persen

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X