George Junus Aditjondro Tantang SBY Berdebat

Kompas.com - 28/12/2009, 18:04 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — George Junus Aditjondro selaku penulis buku Membongkar Gurita Cikeas di Balik Skandal Bank Century mengatakan, apabila kontroversi terkait isi bukunya itu semakin panjang, maka dia bersedia melakukan debat publik dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Kalau itu nanti terjadi, saya akan meminta bagian-bagian mana tulisan di buku saya yang dianggap tidak benar dan dianggap fitnah," ujarnya, Senin (28/12/2009) saat menggelar jumpa pers di Galangpress, Yogyakarta.

Sampai saat ini, dia belum pernah menerima keberatan atau protes dari SBY. Dia juga belum pernah menerima intimidasi lewat teror SMS atau telepon terkait bukunya yang sudah soft launching pada Rabu (23/12/2009) di Yogyakarta.

Pengacara dari Galangpress, Jeremias Lemek, yang juga memberi pernyataan kepada para wartawan, mengungkapkan, buku tersebut berdasarkan data ilmiah. "Kalau ada yang tersinggung, silakan mengkritisi lewat buku juga. Buku ini tulisan ilmiah sehingga jika akan menanggapi, maka ya mesti secara ilmiah," paparnya.

Dalam buku itu, George antara lain menulis yayasan-yayasan yang memiliki kaitan dengan keluarga SBY. Yayasan-yayasan tersebut berperan memobilisasi dukungan politik dan ekonomi untuk pemilihan SBY.

Dalam periode 100 hari kepemimpinan SBY, muncul kasus Bank Century. Kasus ini menjadi heboh karena ada tudingan bahwa kucuran dana talangan sebesar Rp 6,7 triliun untuk bank tersebut mengalir ke tim sukses kampanye Partai Demokrat dan pemenangan tim SBY-Boediono. Dalam kasus Century, SBY dinilai tidak tegas, dan itu dilihat George sebagai sesuatu yang patut dipertanyakan.

Baik Partai Demokrat maupun SBY berkali-kali menyangkal tudingan tersebut dan menyebutnya sebagai fitnah.


Editorwah

Close Ads X