Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

AJI Berikan Penghargaan Karya Jurnalistik

Kompas.com - 11/12/2009, 13:07 WIB
Editormsh

JAKARTA, KOMPAS.com- Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) kembali memberikan penghargaan karya jurnalistik terbaik untuk isu perburuhan. Penghargaan diberikan, Jumat (11/12), di Jakarta, untuk kategori media cetak/online, radio, dan televisi. Juga bagi karya foto yang mengangkat isu perburuhan.

Karya yang masuk pada tahun ini 149, terdiri dari 85 karya kategori cetak, 13 kategori televisi, 33 foto, dan 18 karya jurnalistik radio. Foto adalah kategori baru untuk tahun ini.

Dari 85 karya cetak maupun online yang masuk terpilih 3 karya pemenang. Yakni Sudrajat dari Koran Tempo dengan karyanya Janji Kosong Broker TKI ke Korea; Ridwan Max Sijabat dari The Jakarta Post dengan karya berjudul Govt Respons too Late to Stop Child Labour; NTT to Fall Down Deeper into Crises this Year; Analyst Warns; Crisis Sends School-Age Children to Work. Pemenang lainnya adalah Ayu Prawitasari dari Solo Pos dengan karya berjudul Geliat Buruh Bertahan Hidup di Kota Makmur.

Penilaian dilakukan dewan juri didasarkan pada gagasan berita, komposisi struktur, bahasa dan teknik penyajian, etika serta isi tulisan.

Untuk kategori foto, karya dinilai berdasarkan kesesuaian tema dan penyajian, yang merupakan salah satu unsur yang dijadikan barometer penilaian bagi dewan juri. Pemenang-pemenang kategori foto adalah Afriadi Hikmal dari Jakarta Globe dengan Fashion Victims; Raden Yusuf Hidayat dari Batam Pos dengan karya berjudul Si Tono Pencetak Batubata; serta Danu Kusworo dari Kompas dengan karya berjudul Pentingnya Buruh Bersatu.

Pada kategori radio, penilaian dilakukan dengan memberikan penekanan pada pemberian ruang untuk penyampaian gagasan tentang liputan perburuhan. Pemenangnya adalah Andreas Ronny dari KBR 68 H, Irvan Imamsyah dari KBR 68 H, dan Sri Lestari dari BBC Siaran Indonesia.

Pemenang kategori televisi yaitu Utami Dewi dan Ubaidilah NS dari TPI dengan karya berjudul PHK Tak Selamanya Berujung Petaka; Yolinda Puspita Rini dari Trans 7 dengan karya berjudul TKW Terzalimi; serta Elly Husin dan Vicci Fatalaya dari RCTI dengan karya berjudul TKI dari Qatar.

Karya-karya yang masuk terlebih dahulu melalui proses administrasi untuk pemeriksaan kelengkapannya serta kesesuaian tema dan bentuk karya yang disyaratkan dalam pengumuman sebelumnya. Dewan juri terdiri dari praktisi-praktisi jurnalis.

Seluruh karya yang masuk dalam karya dijadikan dokumentasi dalam bentuk buku dan CD.

Selain AJI, acara ini juga didukung American Centre for International Labour Solidarity (ACILS), Friedrich Ebert Stiftung (FES), dan International Labour Organization (ILO).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Survei Litbang 'Kompas': NU Dinilai Berkontribusi Besar Tingkatkan Paham Keagamaan

Survei Litbang "Kompas": NU Dinilai Berkontribusi Besar Tingkatkan Paham Keagamaan

Nasional
Resepsi 1 Abad NU, Panitia Sebut Belasan Ribu Banser dan Ribuan Aparat TNI-Polri Siap Amankan

Resepsi 1 Abad NU, Panitia Sebut Belasan Ribu Banser dan Ribuan Aparat TNI-Polri Siap Amankan

Nasional
[POPULER NASIONAL] BPOM Setop Peredaran Obat Sirop Dikonsumsi Pasien Baru Kasus Gagal Ginjal | Kemenkes Sebut Pasien Gagal Ginjal Baru Sempat Minum Obat Praxion

[POPULER NASIONAL] BPOM Setop Peredaran Obat Sirop Dikonsumsi Pasien Baru Kasus Gagal Ginjal | Kemenkes Sebut Pasien Gagal Ginjal Baru Sempat Minum Obat Praxion

Nasional
Resepsi 1 Abad NU, Ruas Jalan Menuju Stadion Gelora Delta Sidoarjo Dipadati Jemaah Nahdliyin

Resepsi 1 Abad NU, Ruas Jalan Menuju Stadion Gelora Delta Sidoarjo Dipadati Jemaah Nahdliyin

Nasional
Survei Litbang 'Kompas': Mayoritas Responden Asosiasikan NU sebagai Organisasi Islam

Survei Litbang "Kompas": Mayoritas Responden Asosiasikan NU sebagai Organisasi Islam

Nasional
Jokowi: Doa Kami untuk Keluarga dan Korban Gempa Turkiye dan Suriah

Jokowi: Doa Kami untuk Keluarga dan Korban Gempa Turkiye dan Suriah

Nasional
Enggan Ikut Campur soal Utang Piutang Anies-Sandiaga, Nasdem: Publik Akan Nilai Itu Pembunuhan Karakter

Enggan Ikut Campur soal Utang Piutang Anies-Sandiaga, Nasdem: Publik Akan Nilai Itu Pembunuhan Karakter

Nasional
Sanksi Pidana Pungli dalam Pembuatan Dokumen Kependudukan

Sanksi Pidana Pungli dalam Pembuatan Dokumen Kependudukan

Nasional
Aturan KTP-el untuk Warga Negara Asing

Aturan KTP-el untuk Warga Negara Asing

Nasional
Tanggal 11 Februari Hari Memperingati Apa?

Tanggal 11 Februari Hari Memperingati Apa?

Nasional
Muhaimin Usul Hapus Jabatan Gubernur karena Biaya Politik Tinggi, Ketua Komisi II: Dari Mananya?

Muhaimin Usul Hapus Jabatan Gubernur karena Biaya Politik Tinggi, Ketua Komisi II: Dari Mananya?

Nasional
GKI Sidoarjo Sediakan Tempat Istirahat dan 'Nobar' Puncak Resepsi Satu Abad NU

GKI Sidoarjo Sediakan Tempat Istirahat dan "Nobar" Puncak Resepsi Satu Abad NU

Nasional
KPK Koordinasi dengan Komnas HAM, Pastikan Pemenuhan Hak Lukas Enembe

KPK Koordinasi dengan Komnas HAM, Pastikan Pemenuhan Hak Lukas Enembe

Nasional
Dengarkan Tuntutan Jaksa, Surya Darmadi: Saya Gila, Saya Setengah Gila

Dengarkan Tuntutan Jaksa, Surya Darmadi: Saya Gila, Saya Setengah Gila

Nasional
Dewan Pers: Presiden Jokowi Berkomitmen Terbitkan Perpres 'Media Sustainability'

Dewan Pers: Presiden Jokowi Berkomitmen Terbitkan Perpres "Media Sustainability"

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.