Nanan: Pernyataan Williardi Tak Perlu Ditanggapi

Kompas.com - 10/11/2009, 19:08 WIB
Editormade

JAKARTA, KOMPAS.com — Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Nanan Soekarna enggan menanggapi pernyataan mantan Kapolres Jakarta Selatan, Williardi Wizar, dalam persidangan Antasari Azhar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (10/11).

"(Pernyataan itu) tidak untuk ditanggapi. Itu sidang. Boleh-boleh saja dia ucapkan itu," ucap dia melalui telepon kepada wartawan. Hal itu dikatakan ketika ia dimintai tanggapan terkait pernyataan menghebohkan Williardi yang menyebutkan bahwa ada dugaan rekayasa dalam penyidikan polisi sehingga Antasari Azhar dijebloskan ke penjara.

Nanan menjelaskan, terkait kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen, penyidik Polda Metro Jaya telah memiliki bukti-bukti kuat yang menunjukkan keterlibatan Antasari Azhar, Williardi Wizar, dan pengusaha Sigid Haryo Wibisono.

Menurut dia, salah satunya adalah rekaman kamera CCTV saat pertemuan ketiganya di rumah Sigid di Jalan Pati Unus, Kebayoran Baru, Jaksel. "Jelas ada bukti yang sah keterlibatan Antasari, dan lain-lain. Salah satunya CCTV pertemuan Sigid, Antasari, dan Williardi di rumah Sigid," ungkapnya singkat.

Seperti diberitakan, Williardi memberikan pernyataan menghebohkan saat persidangan siang tadi. Dalam sidang, ia mencabut berita acara pemeriksaan yang telah dibuatnya. Menurutnya, BAP yang dibuat telah direncanakan oleh penyidik kepolisian dengan sasaran mantan Ketua KPK, Antasari Azhar.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Percepatan Pemeriksaan Covid-19, Anggota Komisi IX Minta Akses Alat Rapid Test Dipermudah

Percepatan Pemeriksaan Covid-19, Anggota Komisi IX Minta Akses Alat Rapid Test Dipermudah

Nasional
Pekerja Indonesia di Sabah dan Sarawak Tak Tahu Rencana Akan Dipulangkan

Pekerja Indonesia di Sabah dan Sarawak Tak Tahu Rencana Akan Dipulangkan

Nasional
Nestapa TKI Ilegal Indonesia Bertahan Saat Lockdown di Malaysia: Tak Digaji sampai Terpaksa Makan Tikus

Nestapa TKI Ilegal Indonesia Bertahan Saat Lockdown di Malaysia: Tak Digaji sampai Terpaksa Makan Tikus

Nasional
Disetujui Menkes, PSBB DKI Jakarta Mulai Berlaku Selasa 7 April 2020

Disetujui Menkes, PSBB DKI Jakarta Mulai Berlaku Selasa 7 April 2020

Nasional
Pindah ke Baleg DPR, Hendrawan Supratikno Diminta PDI-P Kawal RUU Cipta Kerja

Pindah ke Baleg DPR, Hendrawan Supratikno Diminta PDI-P Kawal RUU Cipta Kerja

Nasional
ASN yang Mudik Saat Pandemi Covid-19 Akan Dikenakan Sanksi Disiplin

ASN yang Mudik Saat Pandemi Covid-19 Akan Dikenakan Sanksi Disiplin

Nasional
Korlantas Polri Akan Terapkan Pembatasan Jumlah Penumpang Selama Mudik Lebaran 2020

Korlantas Polri Akan Terapkan Pembatasan Jumlah Penumpang Selama Mudik Lebaran 2020

Nasional
Menristek: Pengembangan Vaksin Covid-19 Butuh Waktu Minimal 1 Tahun

Menristek: Pengembangan Vaksin Covid-19 Butuh Waktu Minimal 1 Tahun

Nasional
MUI Minta Umat Islam Lebih Peduli Kesulitan Tetangga di Tengah Wabah

MUI Minta Umat Islam Lebih Peduli Kesulitan Tetangga di Tengah Wabah

Nasional
Jokowi Minta Bansos Dibeli dari Pedagang, Diantar Pakai Ojek

Jokowi Minta Bansos Dibeli dari Pedagang, Diantar Pakai Ojek

Nasional
Puskesmas Seluruh Indonesia Dipastikan Siap Lakukan Skrining Covid-19

Puskesmas Seluruh Indonesia Dipastikan Siap Lakukan Skrining Covid-19

Nasional
Jokowi Minta Kartu Pra-Kerja Diprioritaskan bagi Korban PHK akibat Covid-19

Jokowi Minta Kartu Pra-Kerja Diprioritaskan bagi Korban PHK akibat Covid-19

Nasional
Gerindra Minta Riza Patria Segera Bantu Anies Tangani Covid-19

Gerindra Minta Riza Patria Segera Bantu Anies Tangani Covid-19

Nasional
DKI Jakarta Terapkan PSBB, Apa Saja yang Dibatasi?

DKI Jakarta Terapkan PSBB, Apa Saja yang Dibatasi?

Nasional
Pasien di RSD Covid-19 Wisma Atlet Berkurang 9 Orang

Pasien di RSD Covid-19 Wisma Atlet Berkurang 9 Orang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X