Penyandang Dana Terorisme Ditangkap?

Kompas.com - 19/08/2009, 17:56 WIB
Editor

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Nanan Soekarna mengakui, Densus 88 Antiteror Badan Reserse Kriminal Polri menangkap dua orang di Jawa Barat yang dicurigai sebagai penyandang dana berbagai tindak pidana terorisme di Indonesia.

"Namun, saya belum dapat memastikan apakah keduanya terbukti terlibat dalam kegiatan terorisme itu, karena pemeriksaan keduanya belum selesai," katanya di Jakarta, Rabu (19/8).

Kedua orang yang ditangkap pada akhir pekan lalu itu adalah Ali dan Iwan. Iwan ditangkap di Kuningan, sedangkan Ali di daerah Nagrek, Jawa Barat.

Sesuai dengan UU No 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme maka Polri dapat memeriksa seseorang selama tujuh hari.

Jika selama waktu itu tidak ada bukti, yang ditangkap harus dilepaskan dan jika ada bukti kuat dapat ditahan sebagai tersangka.

"Ada informasi mereka mau membuka usaha warnet, namun hal ini masih akan ditelusuri apakah mereka benar-benar membuka warnet atau yang lainnya," katanya.

Nanan juga belum dapat memastikan status kewarganegaraan Ali yang diduga berasal dari Arab Saudi. "Kita akan membuktikan dulu, apakah dia benar-benar WN Arab Saudi atau bisa saja cuma pengakuan saja," katanya.

Ia mengakui, Polri sulit melacak aliran dana kasus terorisme sebab diduga tidak melalui jalur bank. Dengan begitu, Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) juga kesulitan untuk membantu Polri melacak dana terorisme.

"Kalau semua transaksi lewat bank, bisa dipantau oleh PPATK. Tapi kalau tidak lewat bank, ya tidak bisa dipantau," katanya menegaskan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.