Noordin Terlalu Percaya Diri Konsolidasi di Temanggung-Wonosobo

Kompas.com - 08/08/2009, 11:29 WIB
Editor

JAKARTA, KOMPAS.com — Diduga kuat, gembong teroris Noordin M Top tewas dalam penggerebekan yang dilakukan Densus 88 dan aparat kepolisian sejak Jumat (7/8) kemarin, hingga Sabtu (8/8) pagi ini. Selama ini, Noordin dan kelompoknya terkenal "licin". Jika memang Noordin tewas, apa yang menyebabkannya kali ini terperangkap dalam kepungan aparat kepolisian?

Pengamat Militer Andi Widjajanto melihat, selama ini pihak kepolisian memang menunggu waktu yang tepat. Setelah Noordin berulang kali lolos, polisi menunggu kelompok teroris itu melakukan kesalahan. Kesalahan besar kelompok Noordin kali ini, menurutnya, melakukan konsolidasi di wilayah Wonosobo-Temanggung.

"Kesalahan terbesar, konsolidasi dilakukan di antara wilayah Wonosobo-Temanggung. Padahal, wilayah ini sudah diintai intensif oleh intel," kata Andi, saat dihubungi Kompas.com, Sabtu.

Selama ini, dalam pengamatan Andi, di manapun pengeboman dilakukan, Noordin dan kawan-kawan selalu konsolidasi di Wonosobo-Temanggung pasca-melancarkan aksinya. "Tapi saya heran, kenapa sekarang konsolidasi mereka sangat cepat. Saya melihat ada kepercayaan diri yang tinggi setelah bom Mega Kuningan," ujarnya.

Kepercayaan diri yang dimaksud hanya berselang tiga minggu dari peristiwa, kelompok ini sudah melakukan konsolidasi. Padahal, pihak kepolisian tengah intensif melakukan pencarian terhadap mereka.

Kelompok Temanggung yang beberapa anggotanya berhasil ditangkap polisi sebelum penggerebekan, dikatakan Andi, kemungkinan merupakan kelompok baru dalam jaringan Noordin M Top.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.