KPU Tanggapi Biasa Saja Pidato SBY

Kompas.com - 18/07/2009, 13:09 WIB
Editor

JAKARTA, KOMPAS.com — Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum (KPU) Suripto Bambang Setyadi mengatakan, KPU tidak terlalu terpengaruh dengan kemungkinan bahwa KPU akan diduduki oleh sekelompok orang tak dikenal, seperti yang disebutkan Presiden SBY dalam pidato kemarin, Jumat (17/7). 

Pidato di Istana Negara ini merupakan respons SBY terhadap peristiwa ledakan bom di Hotel JW Mariott dan Ritz-Carlton Jumat pagi kemarin. 

"Kita biasa saja kerja. Lihat saja," tutur Suripto ketika baru memasuki halaman KPU, Sabtu (18/7) siang. 

Menurut Suripto, pihak Sekjen juga belum berniat untuk menambah personel petugas keamanan yang berjaga di KPU. Sebelumnya, menurut Wakapolsek Senen AKP Marsum, jumlah petugas yang berjaga berjumlah 128 personel Brimob. 

"Sudah cukuplah pengamanannya. Ya paling pengamanan di pintu masuk lewat detektor diketatkan lagi," lanjut Suripto. 

Kemarin, Presiden SBY dalam pidatonya mengatakan bahwa peristiwa bom kemarin terkait hasil pilpres. Ke depannya, teror-teror masih akan mungkin terjadi dan ada upaya pula untuk menduduki KPU dan menggagalkan hasil pemilu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Percepat Target Vaksinasi, Pemerintah Jamin Ketersediaan Stok Vaksin

Percepat Target Vaksinasi, Pemerintah Jamin Ketersediaan Stok Vaksin

Nasional
Menteri Trenggono Sebut SKPT Rote Ndao Berpotensi Jadi Wisata Kuliner Ikan

Menteri Trenggono Sebut SKPT Rote Ndao Berpotensi Jadi Wisata Kuliner Ikan

Nasional
Indonesia Siap Gelar Bali Democracy Forum dengan Tema Demokrasi dan Pandemi

Indonesia Siap Gelar Bali Democracy Forum dengan Tema Demokrasi dan Pandemi

Nasional
Kemenkes: Percepatan Vaksinasi Harus Dilakukan, Apalagi Ada Varian Omicron

Kemenkes: Percepatan Vaksinasi Harus Dilakukan, Apalagi Ada Varian Omicron

Nasional
Pemerintah Pertimbangkan Vaksin Dua Dosis sebagai Syarat Perjalanan saat Libur Natal-Tahun Baru

Pemerintah Pertimbangkan Vaksin Dua Dosis sebagai Syarat Perjalanan saat Libur Natal-Tahun Baru

Nasional
Munarman: Kasus Ini Fitnah Besar untuk Saya, Tidak Sesuai Kenyataan

Munarman: Kasus Ini Fitnah Besar untuk Saya, Tidak Sesuai Kenyataan

Nasional
Moeldoko: Jangan Sampai Data Palsu Digunakan untuk Pemilu 2024

Moeldoko: Jangan Sampai Data Palsu Digunakan untuk Pemilu 2024

Nasional
KPK Dalami Dugaan Pengaturan Proyek dan Aliran Uang pada Pekerjaan Infrastruktur di Dinas PUPR Kota Banjar

KPK Dalami Dugaan Pengaturan Proyek dan Aliran Uang pada Pekerjaan Infrastruktur di Dinas PUPR Kota Banjar

Nasional
Mensos: Hari Ini Jokowi Akan Lantik Komisi Nasional Disabilitas

Mensos: Hari Ini Jokowi Akan Lantik Komisi Nasional Disabilitas

Nasional
Kementerian PPPA: 34,5 Persen Anak Laki-laki Sudah Lakukan Kegiatan Seksual, 66 Persen Tonton Pornografi

Kementerian PPPA: 34,5 Persen Anak Laki-laki Sudah Lakukan Kegiatan Seksual, 66 Persen Tonton Pornografi

Nasional
Waspada, Kepala BMKG Sebut Ada Potensi Tsunami hingga 8 Meter Saat Nataru di Cilegon

Waspada, Kepala BMKG Sebut Ada Potensi Tsunami hingga 8 Meter Saat Nataru di Cilegon

Nasional
Sistem Ganjil Genap Akan Diterapkan di Sejumlah Ruas Tol pada 20 Desember-2 Januari

Sistem Ganjil Genap Akan Diterapkan di Sejumlah Ruas Tol pada 20 Desember-2 Januari

Nasional
Kementerian PPPA: Januari-Oktober 2021 Ada 11.149 Kekerasan terhadap Anak

Kementerian PPPA: Januari-Oktober 2021 Ada 11.149 Kekerasan terhadap Anak

Nasional
Kuasa Hukum: Munarman Sehat, tetapi Agak Kurus

Kuasa Hukum: Munarman Sehat, tetapi Agak Kurus

Nasional
Pemerintah Sedang Susun Peta Jalan Perlindungan Anak di Ranah Daring

Pemerintah Sedang Susun Peta Jalan Perlindungan Anak di Ranah Daring

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.