Darsini Bersyukur Selamat dari Ledakan

Kompas.com - 17/07/2009, 19:23 WIB
Editor

JAKARTA, KOMPAS.com — I Gusti Ayu Darsini (63) bersyukur telah luput dari ledakan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton, Jumat (17/7) pagi ini. Kendati suaminya, I Gusti Agung Rai (64), yang merupakan Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), terpaksa dirawat di Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre (MMC) karena betis kanannya terluka, Darsini mengaku merasa lega dapat selamat dari insiden tersebut.

Pasangan suami istri ini memang menginap di JW Marriott, sejak Selasa (14/7) lalu. Selama Selasa hingga Kamis (16/7), BPK menggelar acara seminar money laundry yang diikuti 15 negara di JW Marriott.

Darsini berkisah, saat kejadian dirinya dan suami baru selesai sarapan. Namun, karena ada barangnya yang ketinggalan di kamar, Darsini lantas menuju lift untuk kembali ke kamarnya di lantai 27. Sedangkan suaminya menuju lobi untuk memberikan salam pada tamu-tamu negara yang akan meninggalkan hotel karena acara telah selesai.

"Kami habis sarapan terus saya ambil barang ke lantai 27. Dan suami saya di lobi untuk mengucapkan salam berpisah ke tamunya," kata Darsini saat ditemui di RS MMC, Kuningan, Jakarta, Jumat (17/7).

Begitu masuk lift, lanjut perempuan paruh baya ini, lift mendadak mati dan terdengar suara ledakan. Beruntung, dalam lift tersebut ada juga dua karyawan hotel yang menemani. "Waktu itu saya tidak tahu kalau ada bom. Saya pikir ada yang jatuh," ujarnya.

Darsini sempat terkurung di dalam lift selama 30 menit. Dalam keadaan panik, dua karyawan hotel tersebut memanggil pertolongan lewat tombol emergency di lift. Sedangkan Darsini mengaku dirinya tak henti-hentinya memanjatkan doa.

Ketika ledakan kedua terdengar, Darsini masih terkurung di dalam lift. "Saya besarkan hati. Ada bau asap, tetapi liftnya bisa dibuka sedikit dan ada udara yang masuk," jelasnya sambil memandang dengan nanar.

Setelah berhasil keluar dari lift, Darsini mengatakan, dirinya dievakuasi keluar hotel melewati dapur. Menurutnya, dapur dalam keadaan berantakan dan ada asap yang menyeruak. Pemandangan yang sama juga terlihat setelah ia tiba di lobi.

"Saya sendiri di dapur itu kelihatan berantakan. Setelah sampai di lobi, saya lihat di jalan penuh sudah banyak orang yang berdarah-darah," tuturnya. Setelah bertemu dengan suami, ibu satu anak ini lantas menuju RS MMC.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.