Scott Merrillees, Dosen Kocak dan Berani...

Kompas.com - 17/07/2009, 18:36 WIB
Editor

SALATIGA, KOMPAS.com — Salah seorang korban ledakan bom di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz-Carlton, Scott Merrillees, ternyata pernah selama satu semester mengajar di Jurusan Sejarah Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, Jawa Tengah. Scott dikenal sebagai seorang ahli sejarah ekonomi Orde Baru, sekaligus dosen yang humoris.

"Saya sempat satu tim mengajar dengan Scott. Bahasa Indonesianya sudah bagus dan orangnya kocak. Dia sering menyelipkan lelucon segar saat mengajar. Namun, tia juga tidak jarang melontarkan kritik pedas soal ekonomi Orde Baru. Padahal saat itu masih belum reformasi," tutur Ketua Jurusan Sejarah, Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Tri Widiarto, Jumat (17/7).

Menurut Tri, Scott juga seorang yang berdisiplin dan bertanggung jawab. Dia juga sering memberikan perbandingan kondisi di Indonesia dengan di Australia, negara asalnya. Dengan pedas dia mengkritik sikap KKN yang dilakukan kroni Orde Baru, termasuk dengan memanfaatkan pengusaha Tionghoa sebagai bumper bisnis keluarga penguasa.

"Saat itu kami satu tim mengajar di kelas, jadi kekocakannya bisa saya rasakan. Termasuk mengambil beberapa contoh binatang, semisal kangguru yang terkenal dari Australia, tetapi dia menegaskan bahwa meski binatang itu melompat-lompat, tidak demikian dengan sifat orang Australia," kenangnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.