JK: Kan Survei Ada yang Obyektif, Ada yang Dibayar

Kompas.com - 18/06/2009, 13:28 WIB
Editor

JAKARTA, KOMPAS.com — Pasangan calon presiden calon wakil presiden Jusuf Kalla dan Wiranto menanggapi santai sejumlah survei yang mayoritas menempatkan mereka di posisi terbawah dan memenangkan pasangan calon lain dengan angka yang tergolong fantastis.

"Ini kan survei, ada yang obyektif ada yang dibayar, beda-bedalah. Yang sederhana sajalah, pendukung kita awal-awal modalnya 20 persen, itu dua bulan lalu. Ibu-ibu kalau dukung sekarang pasti naik lagi. Belum suami dan anak, menantu juga mendukung," ujar JK di depan sekitar 1.000 perempuan dalam dialog bertajuk "Pesta Demokrasi Perempuan Indonesia 2009", Kamis (18/6).

Pada kesempatan itu, Wiranto mengatakan, angka elektabilitasnya dengan JK di sejumlah survei media justru tinggi. Oleh karena itu, pihaknya tak akan ciut dengan gambaran-gambaran survei-survei tersebut.

"Survei di Indonesia memang sangat variatif. Tidak perlu seperti Butet, tapi memang perlu kejujuran untuk menghadapi masyarakat kita," ujar Wiranto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1 Buron Kasus Investasi Bodong Robot Trading Evotrade Ditangkap

1 Buron Kasus Investasi Bodong Robot Trading Evotrade Ditangkap

Nasional
Cerita Pilot tentang Megawati: Daratkan Hercules A-1341 pada Penerbangan dari Bali ke Madiun

Cerita Pilot tentang Megawati: Daratkan Hercules A-1341 pada Penerbangan dari Bali ke Madiun

Nasional
Mayjen Agus Subiyanto, Wakil KSAD Baru Eks Danpaspampres Jokowi

Mayjen Agus Subiyanto, Wakil KSAD Baru Eks Danpaspampres Jokowi

Nasional
Salah Satu Pertemuan G20 Bakal Digelar di Pinggir Pantai, Gubernur Bali: Pak Jokowi Ingin 'Taste' yang Beda

Salah Satu Pertemuan G20 Bakal Digelar di Pinggir Pantai, Gubernur Bali: Pak Jokowi Ingin "Taste" yang Beda

Nasional
Ini Daftar 5 Pangdam Baru yang Ditunjuk Panglima Andika

Ini Daftar 5 Pangdam Baru yang Ditunjuk Panglima Andika

Nasional
Mayjen Widodo Dwi Purwanto Jadi Komandan Korps Marinir Gantikan Mayjen Suhartono

Mayjen Widodo Dwi Purwanto Jadi Komandan Korps Marinir Gantikan Mayjen Suhartono

Nasional
16 Jemaah Umrah Kembali Dinyatakan Positif Covid-19

16 Jemaah Umrah Kembali Dinyatakan Positif Covid-19

Nasional
Kemenkes: Total 1.626 Kasus Covid-19 Omicron di Indonesia

Kemenkes: Total 1.626 Kasus Covid-19 Omicron di Indonesia

Nasional
Anak dan Lansia yang Belum Diberi Vaksin Covid-19 Bisa Fatal jika Terkena Omicron, Vaksinasi Perlu Dipercepat

Anak dan Lansia yang Belum Diberi Vaksin Covid-19 Bisa Fatal jika Terkena Omicron, Vaksinasi Perlu Dipercepat

Nasional
Jadi Danjen Kopassus, Brigjen Widi Prasetijono Eks Ajudan Jokowi yang Pernah Jadi Dandim Solo

Jadi Danjen Kopassus, Brigjen Widi Prasetijono Eks Ajudan Jokowi yang Pernah Jadi Dandim Solo

Nasional
Presiden Jokowi Resmikan Proyek Hilirisasi Batu Bara di Muara Enim

Presiden Jokowi Resmikan Proyek Hilirisasi Batu Bara di Muara Enim

Nasional
Periksa 7 Lurah di Pemkot Bekasi, KPK Dalami Aliran Uang untuk Rahmat Effendi

Periksa 7 Lurah di Pemkot Bekasi, KPK Dalami Aliran Uang untuk Rahmat Effendi

Nasional
Geledah Sejumlah Kantor Dinas di Kabupaten Buru Selatan, KPK Sita Dokumen Aliran Dana Hasil Dugaan Korupsi

Geledah Sejumlah Kantor Dinas di Kabupaten Buru Selatan, KPK Sita Dokumen Aliran Dana Hasil Dugaan Korupsi

Nasional
Bursa Calon Kepala Otorita IKN Incaran Jokowi, dari Ahok sampai Ridwan Kamil

Bursa Calon Kepala Otorita IKN Incaran Jokowi, dari Ahok sampai Ridwan Kamil

Nasional
[POPULER NASIONAL] PDI-P Ogah Dihubungkan dengan Pernyataan Arteria Dahlan | Sorotan dalam Penunjukan Maruli Simanjuntak Sebagai Pangkostrad

[POPULER NASIONAL] PDI-P Ogah Dihubungkan dengan Pernyataan Arteria Dahlan | Sorotan dalam Penunjukan Maruli Simanjuntak Sebagai Pangkostrad

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.