Rel Ganda 34,8 Km Prupuk-Purwokerto Siap Dioperasikan

Kompas.com - 17/06/2009, 20:50 WIB
Editor

BANYUMAS, KOMPAS.com — Rel ganda sepanjang 34,8 kilometer di ruas jalur Prupuk-Purwokerto siap dioperasikan pada musim awal liburan siswa sekolah, sekitar akhir Juni atau awal Juli. Meski hanya dapat mempersingkat waktu tempuh Jakarta-Purwokerto dalam hitungan menit, tetapi dengan adanya jalur ganda itu dapat memperlancar perjalanan kereta dari arah Jakarta ke Purwokerto maupun ke Yogyakarta.

Kepala Divisi Teknik Satuan Kerja Pembangunan Rel Ganda Muhammad Yani, Rabu (17/6) di Banyumas, mengatakan, saat ini jalur tersebut sedang melalui proses uji coba. "Untuk kelengkapan rambu-rambu, hanya tinggal memasang lampu sinyal dan wesel rel," katanya.

Jalur rel kereta Prupuk-Purwokerto itu merupakan salah satu bagian dari pembangunan rel ganda Cirebon-Kroya sepanjang 160 kilometer, yang direncanakan akan selesai seluruhnya pada tahun 2011. Sejauh ini, proyek pembangunan rel itu sudah menghabiskan dana APBN sebesar Rp 498,9 miliar.

Secara terpisah Kepala PT Kereta Api Daerah Operasional V Purwokerto Noor Hamidi mengatakan, peresmian pengoperasian rel ganda Prupuk-Purwokerto itu rencananya akan dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Peresmian itu akan dilaksanakan pada masa awal liburan siswa sekolah, antara akhir Juni dan awal Juli.

Dengan dioperasikannya jalur ganda Prupuk-Purwokerto, lebih lanjut Hamidi mengatakan dapat memperlancar perjalanan kereta api yang cukup padat di malam hari, dan juga selama musim liburan.

"Meskipun baru dapat mempersingkat waktu tempuh dalam hitungan menit, perjalanan kereta api akan lebih lancar dengan didukung oleh jalur ganda. Kereta dari arah barat maupun timur tak perlu berhenti menunggu untuk melintas," jelasnya.

Karenanya, dia berharap agar pembangunan rel ganda Cirebon-Kroya dapat segera diselesaikan, karena jadwal perjalanan kereta di jalur tersebut selama ini cukup padat. "Dengan adanya jalur ganda, tentu perjalanan kereta akan semakin lancar, terutama di musim liburan maupun musim mudik lebaran," jelasnya.

Terkait menghadapi arus perjalanan wisata selama masa liburan siswa sekolah, Kepala Humas PT KA Daop V Purwokerto Mochammad Fatcham mengatakan akan memaksimalkan rangkaian kereta, dari 10 gerbong menjadi 12 gerbong. "Kereta yang biasanya membawa delapan gerbong, juga akan dimaksimalkan menjadi 12 gerbong," lanjutnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahfud Sebut Koruptor Lebih Bagus Diisolasi di Lapas Ketimbang di Rumah

Mahfud Sebut Koruptor Lebih Bagus Diisolasi di Lapas Ketimbang di Rumah

Nasional
Mahfud: Tak Ada Rencana Pemerintah Beri Remisi atau Pembebasan Bersyarat ke Koruptor

Mahfud: Tak Ada Rencana Pemerintah Beri Remisi atau Pembebasan Bersyarat ke Koruptor

Nasional
Yasonna Klarifikasi Usul Pembebasan Napi Korupsi, OC Kaligis dan Jero Wacik Tetap Berpeluang Bebas

Yasonna Klarifikasi Usul Pembebasan Napi Korupsi, OC Kaligis dan Jero Wacik Tetap Berpeluang Bebas

Nasional
Wakil Ketua KPK Sebut Tak Ada Alasan bagi Yasonna Bebaskan Koruptor

Wakil Ketua KPK Sebut Tak Ada Alasan bagi Yasonna Bebaskan Koruptor

Nasional
Maklumat Penanganan Covid-19, Polri Akan Lakukan Pembubaran jika Masyarakat Tetap Berkumpul

Maklumat Penanganan Covid-19, Polri Akan Lakukan Pembubaran jika Masyarakat Tetap Berkumpul

Nasional
Pasien Covid-19 yang Sembuh Diyakini Punya Imunitas terhadap Virus Corona

Pasien Covid-19 yang Sembuh Diyakini Punya Imunitas terhadap Virus Corona

Nasional
Beri Klarifikasi, Wakil Ketua KPK Tolak Pembebasan Koruptor dengan Dalih Covid-19

Beri Klarifikasi, Wakil Ketua KPK Tolak Pembebasan Koruptor dengan Dalih Covid-19

Nasional
DPR Diminta Fokus Awasi Pemerintah Tangani Covid-19, Bukan Bahas RUU Cipta Kerja dan RKUHP

DPR Diminta Fokus Awasi Pemerintah Tangani Covid-19, Bukan Bahas RUU Cipta Kerja dan RKUHP

Nasional
Jokowi Diminta Benahi Komunikasi Publik Jajarannya soal Penanganan Covid-19

Jokowi Diminta Benahi Komunikasi Publik Jajarannya soal Penanganan Covid-19

Nasional
Wakil Jaksa Agung Meninggal Dunia, Jubir KPK: Salah Satu Jaksa Terbaik

Wakil Jaksa Agung Meninggal Dunia, Jubir KPK: Salah Satu Jaksa Terbaik

Nasional
MUI Minta Fatwa Pengurusan Jenazah Pasien Covid-19 Dijadikan Pedoman

MUI Minta Fatwa Pengurusan Jenazah Pasien Covid-19 Dijadikan Pedoman

Nasional
Anggota Komisi IX DPR Desak Pemerintah Publikasikan Peta Sebaran Covid-19 secara Rinci

Anggota Komisi IX DPR Desak Pemerintah Publikasikan Peta Sebaran Covid-19 secara Rinci

Nasional
Masyarakat yang Telanjur Mudik Diminta Isolasi Mandiri Selama 14 Hari

Masyarakat yang Telanjur Mudik Diminta Isolasi Mandiri Selama 14 Hari

Nasional
Jumlah Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Pemerintah Khawatirkan Penularan dari OTG

Jumlah Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Pemerintah Khawatirkan Penularan dari OTG

Nasional
Minggu Pagi, Jenazah Wakil Jaksa Agung Akan Dimakamkan di TPU Pedongkelan Cengkareng

Minggu Pagi, Jenazah Wakil Jaksa Agung Akan Dimakamkan di TPU Pedongkelan Cengkareng

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X