Lagi, Kapal Perang Malaysia Memprovokasi

Kompas.com - 30/05/2009, 17:32 WIB
Editor

SAMARINDA, KOMPAS — Tentara Laut Diraja Malaysia kembali memprovokasi TNI Angkatan Laut lewat KD Baung-3509 yang memasuki wilayah kedaulatan Indonesia di perairan Ambalat, Kalimantan Timur, Sabtu (30/5) pagi.

Pada pukul 06.00 Wita, KD Baung berkecepatan 11 knot diketahui masuk sejauh 7,3 mil laut ke wilayah NKRI di tenggara mercusuar Karang Unarang, perairan Ambalat. Demikian kata Kepala Dinas Penerangan Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) Letnan Kolonel Laut (KH) Tony Saiful dari Kota Surabaya, Jawa Timur.

Keberadaan kapal serang cepat itu, menurut Tony, berhasil dideteksi oleh KRI Untung Surapati-872 yang sedang berpatroli bersama enam KRI lainnya di Ambalat. Untung Surapati mencoba berkomunikasi dengan Baung, tetapi gagal sebab kapal perang Negeri Jiran itu mematikan radio komunikasinya. "Selain masuk ke wilayah Indonesia, Malaysia melanggar aturan pelayaran internasional karena mematikan radio komunikasinya," katanya.

Akibatnya, lanjut Tony, KRI Untung Surapati berupaya mengusir KD Baung dari wilayah NKRI dibantu dua KRI lainnya. "Pada pukul 07.12 Wita, KD Baung berhasil diusir keluar dari wilayah Indonesia," katanya.

Tony menyatakan, KD Baung berani memasuki wilayah Indonesia mungkin didukung satu helikopter yang diketahui terbang di perbatasan. "Kami belum berhasil mengetahui jenis helikopter itu," katanya.

Sebanyak 7 KRI milik TNI Angkatan Laut masih berpatroli di Ambalat untuk mengantisipasi kembalinya aksi provokasi oleh Malaysia. Karena kapal-kapal Malaysia masih saja berani masuk ke wilayah Indonesia, 3 KRI kini berpatroli amat dekat dari perbatasan antarnegara.  

 

 

 

 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X