Capres-Cawapres Lakukan Penggalangan

Kompas.com - 30/05/2009, 03:43 WIB
Editor

Sekretaris Tim Kampanye sekaligus Sekjen Partai Demokrat Marzuki Alie mengatakan, seusai mengambil nomor urut di KPU, Sabtu ini, Yudhoyono akan memaparkan strategi pemenangan pilpres dalam forum ini.

Dalam sambutannya, Jumat malam, Marzuki mengingatkan, kontrak politik 24 parpol ini adalah memenangi pilpres 8 Juli mendatang.

”Jumlah pemilih yang memilih 24 parpol koalisi sebanyak 58,7 persen dari total pemilih. Manakala pemilih partai ini memilih capres yang sama, angka ini akan kami peroleh, di samping tambahan bonus kinerja SBY dan simpatisan dari partai kompetitor,” ujarnya.

Kontrak politik, diingatkan Marzuki, juga menekankan pentingnya soliditas untuk mendukung terbentuknya pemerintahan yang kuat apabila capres dan cawapres yang diusung koalisi ini memenangi pilpres.

”Untuk menjamin semua program yang dilaksanakan SBY sebagai presiden dan perangkat pemerintahan perlu koalisi kuat di parlemen. Angka perolehan kursi yang diperoleh di parlemen oleh koalisi parpol ini sudah di atas 50 persen. Jika punya soliditas sesuai komitmen, insya Allah semua program bisa dikawal dengan sebaik-baiknya,” ujar Marzuki.

JK-Win optimistis

Di tempat terpisah, M Jusuf Kalla menegaskan, jika ia terpilih menjadi presiden dan wakil presidennya Wiranto memiliki popularitas karena peranannya, ia tidak akan gusar dan takut tersaingi. Kalla mengaku akan tetap terus memberikan kesempatan kepada wapresnya untuk menjalankan tugasnya sesuai dengan peranannya.

Kalla juga mengaku tidak takut akan terjadi pecah koalisi dengan Wiranto akibat popularitas wapresnya itu mengingat dirinya tetap memiliki sikap yang tulus untuk memberikan peranan tugas dan tanggung jawab yang proporsional.

Hal itu disampaikan Kalla saat bersama Wiranto melakukan Dialog 1.000 Pelaku Usaha Bersama JK-Wiranto di Jakarta, Jumat malam. Acara yang dipandu Rosiana Silalahi itu dihadiri pengusaha dari berbagai kalangan asosiasi. Hadir di antara mereka Menneg Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas pada era Megawati, Kwik Kian Gie, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Sofjan Wanandi, dan Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Rachmat Gobel.

Pada acara itu hampir semua penanya menyatakan dukungannya kepada pasangan JK-Win. Para pengusaha juga mengenakan pin JK-Win.

Adapun Wiranto secara bercanda mengatakan, ”Saya akan mengambil alih tugas presiden kalau presiden badannya pegal-pegal.” (IDR/SON/DAY/HAR)

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ironi Sutan Sjahrir, Pendiri Bangsa yang Wafat dalam Status Tahanan Politik

Ironi Sutan Sjahrir, Pendiri Bangsa yang Wafat dalam Status Tahanan Politik

Nasional
Tanggapi Somasi, Kubu Moeldoko: Satu Dagelan Konyol, SBY Dikejar Karma Luar Biasa

Tanggapi Somasi, Kubu Moeldoko: Satu Dagelan Konyol, SBY Dikejar Karma Luar Biasa

Nasional
Menkes Klaim PPKM Mikro Turunkan Laju Penularan Covid-19

Menkes Klaim PPKM Mikro Turunkan Laju Penularan Covid-19

Nasional
Bantah Isu Musyawarah Luar Biasa, Yaqut: PKB Partai Paling Solid Dunia Akhirat

Bantah Isu Musyawarah Luar Biasa, Yaqut: PKB Partai Paling Solid Dunia Akhirat

Nasional
Polri Klaim Sudah Pantau Video Jozeph Paul Zhang Sebelum Viral

Polri Klaim Sudah Pantau Video Jozeph Paul Zhang Sebelum Viral

Nasional
Pakar Hukum: Ada Penelitian Sebut SP3 Potensi Jadi Tempat Jual-Beli Perkara

Pakar Hukum: Ada Penelitian Sebut SP3 Potensi Jadi Tempat Jual-Beli Perkara

Nasional
Polri Duga Jozeph Paul Zhang yang Mengaku Nabi ke-26 Ada di Jerman

Polri Duga Jozeph Paul Zhang yang Mengaku Nabi ke-26 Ada di Jerman

Nasional
K3I Apresiasi Bantuan Ambulans Dompet Dhuafa Bagi Masyarakat

K3I Apresiasi Bantuan Ambulans Dompet Dhuafa Bagi Masyarakat

Nasional
Cari Jozeph Paul Zhang, Kemenlu Komunikasi dengan Otoritas Jerman dan Hong Kong

Cari Jozeph Paul Zhang, Kemenlu Komunikasi dengan Otoritas Jerman dan Hong Kong

Nasional
Soal Keberadaan Jozeph Paul Zhang, Kemenlu Siap Koordinasi dengan Kepolisian

Soal Keberadaan Jozeph Paul Zhang, Kemenlu Siap Koordinasi dengan Kepolisian

Nasional
PGI Ragukan Gelar Pendeta Jozeph Paul Zhang

PGI Ragukan Gelar Pendeta Jozeph Paul Zhang

Nasional
Soal Isu Reshuffle Kabinet, Demokrat: Itu Hak Prerogatif Presiden, Bukan Ranah Partai

Soal Isu Reshuffle Kabinet, Demokrat: Itu Hak Prerogatif Presiden, Bukan Ranah Partai

Nasional
Kasus Dugaan Penistaan Agama Jozeph Paul Zhang, Polisi Sudah Periksa 3 Saksi Ahli

Kasus Dugaan Penistaan Agama Jozeph Paul Zhang, Polisi Sudah Periksa 3 Saksi Ahli

Nasional
Pemerintah Larang Takbir Keliling karena Picu Kerumunan

Pemerintah Larang Takbir Keliling karena Picu Kerumunan

Nasional
Menag: Mudik Hukumnya Sunah, tetapi Menjaga Kesehatan Itu Wajib

Menag: Mudik Hukumnya Sunah, tetapi Menjaga Kesehatan Itu Wajib

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X