Pajak Kekayaan Para Capres-Cawapres Harus Diselidiki Mendalam

Kompas.com - 29/05/2009, 14:21 WIB
Editor

JAKARTA, KOMPAS.com — Pengamat ekonomi, Hendarawan Supratikno, meminta aparat yang berwenang menyelidiki lebih mendalam besaran pajak kekayaan para calon presiden (capres) dan wakil presiden (cawapres).

Direktur Program Pascasarjana Institut Bisnis dan Informatika Indonesia (IBII) ini di Jakarta, Jumat (29/5), mengaku, tidak terlalu yakin dengan laporan kekayaan para capres dan cawapres yang disampaikan saat mendaftar di Komisi Pemilihan Umum.
    
Menurut dia, terdapat capres yang besar pajak kekayaannya hanya setingkat dengan pegawai negeri sipil golongan III. "Padahal, kalau dilihat di berbagai media massa, para pasangan capres dan cawapres ini cukup gencar berkampanye melalui iklan," katanya.

Ia mengatakan, di balik para pasangan ini tentunya ada sejumlah "sponsor" yang mendukung. Dukungan dana inilah, kata dia, yang seharusnya ditelusuri lebih lanjut.

Desakan serupa juga disampaikan pengamat ekonomi politik, Drajat Wibowo. Menurut dia, dari laporan kekayaan para capres dan cawapres ini masih ada yang sulit dipercaya kebenarannya. "Ada calon yang nilai pajaknya kecil sekali. Ini menjadi tugas Direktorat Jenderal Pajak untuk menelusurinya," katanya.

Penelusuran tersebut, lanjut dia, dapat dilakukan melalui pemeriksaan surat pajak terutang tahunan. "Ketiga pasangan ini akan memimpin Indonesia sehingga mereka harus melaporkan kekayaannya dengan benar," katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X