GPS DKI untuk Menangkan SBY-Boediono

Kompas.com - 26/05/2009, 18:31 WIB
Editor

JAKARTA, KOMPAS.com — Untuk memenangkan pasangan SBY-Boediono di seluruh wilayah Jakarta, para pendukung membentuk Gerakan Pro SBY (Susilo Boediono Yes) atau disingkat GPS DKI Jakarta. "Ini melanjutkan gerakan setelah deklarasi di beberapa wilayah," kata Surratto Satrioyanto, Ketua Umum GPS, saat deklarasi di Jakarta, Selasa (26/5).

Hadir dalam deklarasi tersebut Dewan Pembina GPS, Ahmad Mubarok, lima pimpinan DPD Jakarta, dan puluhan pengurus GPS.

Surratto mengatakan, GPS sudah mencakup 34 provinsi. Sasaran dibentuknya adalah menampung seluruh pendukung SBY, mengajak masyarakat golput, pemilih pemula, kelompok swing voter. "Serta mengajak masyarakat mengawal SBY-Boediono jika terpilih nanti agar berjalan seperti apa yang diharapkan masyarakat," katanya.

Tugas utama GPS, kata Surratto, adalah memberikan informasi yang benar kepada masyarakat atas isu-isu yang berkembang dan menyudutkan pasangan SBY-Boediono. "Yang utama membantu SBY-Boediono menang hanya satu putaran," tegasnya.

Pada deklarasi tersebut, ia juga menepis segala kekhawatiran para kader dengan menyatakan bahwa SBY-Boediono tidak menganut faham neoliberalisme. "Neolib tidak mengenal BLT, kredit usaha rakyat, Jamkesmas, dan program pro rakyat lain," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.