JK-Wiranto Bantah Curi Start Kampanye

Kompas.com - 23/05/2009, 12:42 WIB
Editor

JAKARTA, KOMPAS.com — Pasangan calon presiden dan wakil presiden Jusuf Kalla dan Wiranto membantah jika dikatakan mencuri start kampanye saat berpidato di depan ratusan anggota Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), Sabtu (23/5).

Dalam pidato JK, misalnya, JK menyampaikan cita-citanya bersama pasangannya Wiranto untuk maju menjadi pasangan capres dan cawapres. Pidato Wiranto lebih jelas lagi. Wiranto meminta dukungan kepada JK-Win dalam pemilu presiden mendatang. "Ah, ini hanya silaturahmi, bukan kampanye kok," tutur JK seusai acara berlangsung.

Tanggapan serupa juga datang dari Wiranto. Menurut Wiranto, acara ini bukan sebuah aktivitas kampanye. Acara ini hanya sebuah silaturahim. "Hanya silaturahmi. Kita kenalkan pasangan baru kepada BKMT. Supaya mereka paham," tutur Wiranto.

Dalam acara ini, Tuti Alawiyah, pemilik tempat hajatan yang juga adalah Wakil Ketua Tim Sukses BKMT, melantik tim relawan pemenangan JK-Win yang beranggotakan 100 orang ibu. Tim juga membagikan selebaran bergambar JK dan Wiranto dengan slogan Untuk Indonesia yang Lebih Baik. Lebih Cepat Lebih Baik.

Selebaran ini berisikan nama-nama tim kampanye nasional JK-Win. Tercatat nama Ketua Tim yaitu Fahmi Idris, Wakil Ketua Tuti Alawiyah, Koordinator Sarwan Hamid, dan Wakil Koordinator Sri Rachma Chandra.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pilkada, Ancaman Klaster Covid-19, dan Desakan untuk Menunda

Pilkada, Ancaman Klaster Covid-19, dan Desakan untuk Menunda

Nasional
Pemerintah Kaji Dua Opsi untuk Perppu Pilkada 2020

Pemerintah Kaji Dua Opsi untuk Perppu Pilkada 2020

Nasional
Mendikbud: Tidak Ada Penghapusan Pelajaran Sejarah dari Kurikulum Nasional

Mendikbud: Tidak Ada Penghapusan Pelajaran Sejarah dari Kurikulum Nasional

Nasional
[POPULER NASIONAL] Ahok Diminta Benahi Internal Pertamina | Penambahan Kasus Harian Covid-19 Nyaris Tembus 4.000 Orang

[POPULER NASIONAL] Ahok Diminta Benahi Internal Pertamina | Penambahan Kasus Harian Covid-19 Nyaris Tembus 4.000 Orang

Nasional
Kejagung Tangkap Terpidana Korupsi Rp 41 Miliar, Buron 10 Tahun

Kejagung Tangkap Terpidana Korupsi Rp 41 Miliar, Buron 10 Tahun

Nasional
Mendagri Sebut Perppu Baru untuk Pilkada 2020 Sedang Dikaji

Mendagri Sebut Perppu Baru untuk Pilkada 2020 Sedang Dikaji

Nasional
Mendagri Kirim Surat ke KPU, Tak Setuju Konser dan Rapat Umum di Pilkada 2020

Mendagri Kirim Surat ke KPU, Tak Setuju Konser dan Rapat Umum di Pilkada 2020

Nasional
Sekjen PDI-P Nilai PIlkada Tak Bisa Ditunda meski Ada Pandemi Covid-19

Sekjen PDI-P Nilai PIlkada Tak Bisa Ditunda meski Ada Pandemi Covid-19

Nasional
Stafsus Sebut Jokowi Tengah Bahas Rancangan Perppu Pilkada

Stafsus Sebut Jokowi Tengah Bahas Rancangan Perppu Pilkada

Nasional
Kronologi TNI AL Tangkap Dua Kapal Ikan Vietnam di Laut Natuna Utara

Kronologi TNI AL Tangkap Dua Kapal Ikan Vietnam di Laut Natuna Utara

Nasional
Sekjen MUI: Kalau Pilkada Perparah Covid-19, Lebih Baik Ditunda

Sekjen MUI: Kalau Pilkada Perparah Covid-19, Lebih Baik Ditunda

Nasional
Sebaran 3.989 Kasus Baru Covid-9, DKI Jakarta Tertinggi dengan 1.138

Sebaran 3.989 Kasus Baru Covid-9, DKI Jakarta Tertinggi dengan 1.138

Nasional
KPU Usulkan Metode Tambahan untuk Pilkada 2020 Berupa Kotak Suara Keliling

KPU Usulkan Metode Tambahan untuk Pilkada 2020 Berupa Kotak Suara Keliling

Nasional
UPDATE 20 September: 2.922.648 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19

UPDATE 20 September: 2.922.648 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19

Nasional
Pandemi Covid-19 Capai Tingkat Darurat, PBNU Minta Pilkada 2020 Ditunda

Pandemi Covid-19 Capai Tingkat Darurat, PBNU Minta Pilkada 2020 Ditunda

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X