Sendiri lagi, Setelah Bercerai

Kompas.com - 09/04/2009, 15:24 WIB
Editor

KOMPAS.com - Sesudah bertahun-tahun menikah tiba-tiba Anda bercerai dan sendiri lagi. Bila selama ini sibuk dengan urusan rumah tangga, tentu saja tidak mudah bagi Anda untuk menyesuaikan diri lagi dengan dunia baru dan menghadapi segala sesuatunya sendirian.

Langkah pertama: Lupakan
Adalah penting untuk menyadari bahwa hubungan Anda dengan mantan sudah berakhir. Ada cara mujarab untuk melewati proses memaafkan dan melupakan. Sebaiknya, mulailah dengan tahapan melupakan. Bagian memaafkan biasanya akan membutuhkan waktu lebih lama.

Pertama, buang dan singkirkan segala sesuatu yang "berbau" dia. Bau merupakan hal yang paling kuat, yang mengingatkan kita pada kenangan masa lalu, bagaimanapun kita berusaha untuk melupakannya. Hindari untuk bertemu dengannya untuk beberapa bulan, kecuali terpaksa. Misalnya, untuk urusan pengadilan mengenai hak perwalian anak. Dengan tidak bertemu, akan lebih mudah bagi Anda untuk melupakannya.

Jelas sekali, Anda harus menyingkirkan foto-fotonya. Tunggu dulu! Tidak perlu membuang atau membakarnya, tetapi cukup menyimpannya di satu tempat yang tidak akan Anda buka-buka. Di salah satu sudut gudang, misalnya.

Jangan mencoba mencari seseorang sebagai penggantinya dengan cepat. Anda mempunyai banyak waktu untuk memilih orang yang tepat. Sementara itu, buka lebar-lebar wawasan. Pergi makan siang di luar, kunjungi pameran, nonton bazar, beli sepatu baru atau sesuatu yang Anda sukai. Ubah dekorasi kamar dan rumah sesuai dengan selera Anda. Dengan demikian Anda sudah maju satu langkah untuk menjalani hidup yang mandiri.

Langkah kedua: Susun Daftar Inventaris
Selanjutnya, susun daftar segala sesuatu yang berharga yang Anda miliki seperti kesehatan, anak-anak, rumah, maupun mobil. Lalu buat daftar terpisah yang isinya tentang kemungkinan yang harus dijalani dalam kehidupan baru seperti kursus yoga, mengubah penampilan, dan lainnya. Atur kedua daftar tersebut untuk dijalani, terutama yang berkaitan dengan masa depan Anda. Kehidupan yang baru tidak akan jauh berbeda dengan kehidupan yang lama, kecuali tanpa seorang pria atau dengan seseorang yang baru.

Langkah ketiga: Jalani Kehidupan
Berikut ini pernyataan seseorang yang telah menjalani hidup sendiri selama beberapa waktu. "Sesudah beberapa tahun perceraian, akhirnya saya belajar bagaimana menikmati kesendirian saya. Butuh waktu yang agak lama bagi saya untuk dapat menikmati kesendirian ini. Awalnya, saya merasa sangat kesepian. Terutama pada saat anak-anak sedang bersama ayah mereka. Saya berusaha keluar untuk bertemu dengan teman ataupun keluarga. Walaupun hal ini berjalan dengan baik, tetap saja rasa kesepian itu hadir.

Rasa kesepian tersebut dapat saya atasi pada saat saya menyadari, saya adalah seorang wanita yang kuat, sehat, dan mempunyai masa depan yang luar biasa yang harus saya jalani. Walau bagaimanapun saya tetap bersyukur kepada Tuhan karena saya telah dapat menikmati suatu kehidupan perkawinan yang luar biasa sebelum ini dan saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan telah dikarunia anak-anak yang sehat, baik, dan pintar.

Saya masih mempunyai selera humor dan yang terpenting, sebagai seorang wanita, saya merasa masih punya daya tarik. Begitu Anda merasakan dan menyadari semua ini, Anda akan bangkit dan menjalani hidup Anda dengan penuh gairah."

Hidup ini merupakan pilihan. Anda yang menentukan kehidupan yang bagaimana yang akan Anda jalani. Entah itu kehidupan yang bahagia atau bukan. Sebab, begitu Anda tahu kehidupan yang bagaimana yang diinginkan, Anda akan bangkit dan berusaha untuk meraihnya."



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Dalami Peran dan Arahan Juliari Batubara Terkait Pengadaan Bansos

KPK Dalami Peran dan Arahan Juliari Batubara Terkait Pengadaan Bansos

Nasional
Uang Suap dalam Kasus Edhy Prabowo Diduga Digunakan untuk Beli 'Wine'

Uang Suap dalam Kasus Edhy Prabowo Diduga Digunakan untuk Beli "Wine"

Nasional
KPK Ingatkan Saksi Kasus Edhy Prabowo Kooperatif dan Beri Keterangan Jujur

KPK Ingatkan Saksi Kasus Edhy Prabowo Kooperatif dan Beri Keterangan Jujur

Nasional
Satgas Covid-19: Ada 47 Kabupaten/Kota dengan Tingkat Keterpakaian Tempat Tidur RS di Atas 70 Persen

Satgas Covid-19: Ada 47 Kabupaten/Kota dengan Tingkat Keterpakaian Tempat Tidur RS di Atas 70 Persen

Nasional
Ancaman Mutasi Virus Corona, ILUNI UI Dukung Larangan WNA Masuk Indonesia

Ancaman Mutasi Virus Corona, ILUNI UI Dukung Larangan WNA Masuk Indonesia

Nasional
Panglima TNI Mutasi 50 Perwira Tinggi, Terbanyak dari Angkatan Darat

Panglima TNI Mutasi 50 Perwira Tinggi, Terbanyak dari Angkatan Darat

Nasional
Ngabalin Bantah Kecurigaan Natalius Pigai soal Rasialisme Buzzer Dikendalikan Kekuasaan

Ngabalin Bantah Kecurigaan Natalius Pigai soal Rasialisme Buzzer Dikendalikan Kekuasaan

Nasional
Daripada Denda Masyarakat yang Tak Patuh Pakai Masker, Epidemiolog Sarankan Ini untuk Pemerintah

Daripada Denda Masyarakat yang Tak Patuh Pakai Masker, Epidemiolog Sarankan Ini untuk Pemerintah

Nasional
Kemenkes Tegaskan Biaya Perawatan Pasien Covid-19 Ditanggung Pemerintah

Kemenkes Tegaskan Biaya Perawatan Pasien Covid-19 Ditanggung Pemerintah

Nasional
Fokus Penanganan Pandemi, PERSI Minta Pemerintah Tunda Aturan Klasifikasi Rumah Sakit

Fokus Penanganan Pandemi, PERSI Minta Pemerintah Tunda Aturan Klasifikasi Rumah Sakit

Nasional
TNI Teken Kontrak Pengadaan Barang dan Jasa dengan Mitra

TNI Teken Kontrak Pengadaan Barang dan Jasa dengan Mitra

Nasional
Eijkman Minta Pemerintah Siapkan Strategi Pendistribusian Vaksin

Eijkman Minta Pemerintah Siapkan Strategi Pendistribusian Vaksin

Nasional
Partai Demokrat Setuju Revisi UU Pemilu Atur Pilkada 2022 dan 2023

Partai Demokrat Setuju Revisi UU Pemilu Atur Pilkada 2022 dan 2023

Nasional
Menristek: Uji Klinis Fase 1 Vaksin Merah Putih Paling Cepat Pertengahan 2021

Menristek: Uji Klinis Fase 1 Vaksin Merah Putih Paling Cepat Pertengahan 2021

Nasional
Kasus Suap Pengurusan DAK, Kepala Bappenda Labuhanbatu Utara Segera Disidang

Kasus Suap Pengurusan DAK, Kepala Bappenda Labuhanbatu Utara Segera Disidang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X