Kerja Sama Lintas Partai Siap Sukseskan Pemilu

Kompas.com - 07/04/2009, 13:48 WIB
Editor

JAKARTA, KOMPAS.com — Delapan partai politik menandatangani kerja sama yang disebut dengan kerja sama lintas partai. Kedelapan partai itu adalah Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Pelopor, dan Partai Demokrasi Pembaruan (PDP).

Mereka sepakat menyukseskan Pemilu 2009 dengan bekerja sama dalam melakukan pengawasan, pemantauan, dan pengamanan. "Ini akan dilakukan oleh pimpinan partai setempat dan para saksi yang diberi mandat oleh partai yang tergabung dalam kerja sama ini," ujar Ketua Umum DPP Partai Demokrat Hadi Utomo dalam acara seremonial di Jakarta, Selasa (7/4).

Sekitar 500.000 saksi yang merupakan gabungan dari kedelapan parpol tersebut akan diterjunkan ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk melakukan pemantauan dan pengawasan mulai dari menjelang pemungutan suara hingga penghitungannya.

Kedelapan parpol ini juga sepakat akan saling mempercayai untuk membantu bila di suatu TPS, salah satu parpol tidak menempatkan saksinya.

Lantas, apakah ini menjadi cikal bakal koalisi dalam pemilihan presiden mendatang? Sekjen PKB Lukman Eddy mengatakan, kerja sama ini merupakan tangga berikutnya dari pertemuan sebelumnya antara Demokrat dan PKB.

Sementara itu, PAN melihat arti kerja sama ini secara harafiah. "Sekarang ini khusus untuk saksi dalam pemilu. (Koalisi) bisa saja, tapi itu nanti lain," ujar Sekjen PAN Zulkifli Hasan.

Di sisi lain, PKS melihat kerja sama ini merupakan bagian dari koalisi politik yang masih berlanjut sebagai wujud cita-cita bersama untuk mengakhiri kerangka kerja koalisi. "Koalisi, kita menunggu evaluasi koalisi dengan Demokrat sekarang ini. Cuma memang ada kecenderungan yang kuat pada kader untuk mendorong terbentuknya koalisi partai-partai baru," tutur Sekjen PKS Anis Matta.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aturan Investasi Miras Dicabut, Yusril: Presiden Harus Terbitkan Perpres Baru

Aturan Investasi Miras Dicabut, Yusril: Presiden Harus Terbitkan Perpres Baru

Nasional
Pertemuan Menlu ASEAN, Indonesia Tekankan Tiga Isu untuk Bantu Myanmar

Pertemuan Menlu ASEAN, Indonesia Tekankan Tiga Isu untuk Bantu Myanmar

Nasional
Meutya Hafid: Golkar Tidak Sedang Agendakan Konvensi Capres

Meutya Hafid: Golkar Tidak Sedang Agendakan Konvensi Capres

Nasional
Jokowi Cabut Aturan soal Investasi Industri Miras, PKS: Tidak Ada Kata Terlambat

Jokowi Cabut Aturan soal Investasi Industri Miras, PKS: Tidak Ada Kata Terlambat

Nasional
Geledah Rumah Pribadi Nurdin Abdullah, KPK Amankan Dokumen dan Uang Tunai

Geledah Rumah Pribadi Nurdin Abdullah, KPK Amankan Dokumen dan Uang Tunai

Nasional
Satgas: Berlibur Panjang saat Pandemi Tak Bijak, Berdampak pada Kematian Pasien Covid-19

Satgas: Berlibur Panjang saat Pandemi Tak Bijak, Berdampak pada Kematian Pasien Covid-19

Nasional
Satgas: Angka Kematian akibat Covid-19 Meningkat di Bulan-bulan Libur Panjang

Satgas: Angka Kematian akibat Covid-19 Meningkat di Bulan-bulan Libur Panjang

Nasional
Satgas: Jangan Pandang Vaksin Covid-19 sebagai Solusi Mutlak Atasi Pandemi

Satgas: Jangan Pandang Vaksin Covid-19 sebagai Solusi Mutlak Atasi Pandemi

Nasional
Menlu: Indonesia Harap Seluruh Negara ASEAN Pahami Hak dan Kewajiban untuk Bantu Myanmar

Menlu: Indonesia Harap Seluruh Negara ASEAN Pahami Hak dan Kewajiban untuk Bantu Myanmar

Nasional
Angka Kematian Pasien Covid-19 pada Pekan Keempat Februari Meningkat Drastis

Angka Kematian Pasien Covid-19 pada Pekan Keempat Februari Meningkat Drastis

Nasional
Ketua Dewas KPK Surati Presiden, Laporkan Kekosongan Jabatan yang Ditinggalkan Almarhum Artidjo Alkostar

Ketua Dewas KPK Surati Presiden, Laporkan Kekosongan Jabatan yang Ditinggalkan Almarhum Artidjo Alkostar

Nasional
Aturan Investasi Miras Dicabut, PAN: Jokowi Mendengar jika Berkaitan dengan Kemaslahatan Masyarakat

Aturan Investasi Miras Dicabut, PAN: Jokowi Mendengar jika Berkaitan dengan Kemaslahatan Masyarakat

Nasional
Ada di Banyuwangi, Puan Tinjau Penerapan Protokol Kesehatan di Tempat Wisata

Ada di Banyuwangi, Puan Tinjau Penerapan Protokol Kesehatan di Tempat Wisata

Nasional
KPU Siap Bantu Instansi yang Akses Data untuk Sukseskan Program Nasional

KPU Siap Bantu Instansi yang Akses Data untuk Sukseskan Program Nasional

Nasional
Gibran Rakabuming Minta Anggota Karang Taruna Dukung Vaksinasi Covid-19

Gibran Rakabuming Minta Anggota Karang Taruna Dukung Vaksinasi Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X