Angka Pemilih Bimbang Besar

Kompas.com - 30/03/2009, 04:13 WIB
Editor

Mengerucut

Pada pemandangan lain, hasil survei ini juga mengungkapkan semakin mengerucutnya pola-pola dukungan pemilih terhadap partai politik peserta pemilu. Tiga dimensi pengukuran opini responden yang digunakan—tingkat pengenalan responden terhadap partai politik, tingkat kesukaan terhadap partai politik, dan pilihan responden terhadap partai peserta pemilu—menempatkan segenap partai politik dalam tiga jenjang tingkatan.

Jenjang pertama adalah partai politik yang paling dikenal, disukai, dan menjadi pilihan politik terbesar responden. Partai Demokrat, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), dan Partai Golkar masuk dalam jajaran kelompok atas. Nama yang populer disertai dukungan dan kekuatan basis massa pendukung yang dimiliki ketiga partai tersebut tampaknya akan sulit ditandingi partai politik lain.

Persaingan ketat di antara ketiga partai ini pun tidak terhindarkan. Namun, berdasarkan hasil survei kali ini, Partai Demokrat berada di posisi puncak. Perolehan dukungan yang ditunjukkan partai ini terpaut cukup signifikan dengan besarnya dukungan yang dimiliki PDI-P maupun Partai Golkar.

Jenjang kedua ditempati Partai Keadilan Sejahtera, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Amanat Nasional, Partai Kebangkitan Bangsa, dan dua partai politik baru peserta Pemilu 2009, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Tingkat keterkenalan, kesukaan, hingga pilihan responden terhadap keenam partai ini pun relatif terpola secara konsisten. Namun, menghitung selisih perolehan dukungan dengan partai kelompok pertama, masih terlalu berat tampaknya bagi partai politik dalam kelompok menengah ini untuk bersaing dengan perolehan dukungan yang diraih partai-partai politik kelompok atas.

Sulit bersaing

Selain telah terbentuknya pengelompokan partai politik pada lapisan atas dan menengah perolehan dukungan, hasil survei menempatkan 29 partai politik lainnya dalam kelompok akhir. Baik di tingkat pengenalan, kesukaan, maupun pilihan responden terhadap partai politik dalam kelompok ini masih relatif kecil, di bawah 2 persen.

Jika dilihat dari besarnya selisih perolehan dukungan dengan partai yang berada di tingkat atas dan menengah, tergolong sulit menyaingi perolehan dukungan dan kedudukan partai-partai politik tersebut.

Namun, betapapun kecil ataupun besar proporsi pilihan responden yang ditunjukkan hasil survei ini, tidak dengan sendirinya tertutup peluang perubahan penguasaan suara di antara partai politik.

Sebagaimana hakikatnya suatu survei opini, hasil yang diperoleh lebih mencerminkan situasi pada saat survei itu dilakukan. Pola pengelompokan yang didasarkan pada hasil survei opini semacam ini bukanlah sesuatu yang bersifat mutlak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Istri Ferdy Sambo Jadi Tersangka, Komnas Perempuan Dorong Pendampingan Psikologis

Istri Ferdy Sambo Jadi Tersangka, Komnas Perempuan Dorong Pendampingan Psikologis

Nasional
Komnas HAM Ingatkan Istri Ferdy Sambo Jujur soal Penembakan Brigadir J

Komnas HAM Ingatkan Istri Ferdy Sambo Jujur soal Penembakan Brigadir J

Nasional
KPK Sebut Sumir Laporan Ubedilah Badrun soal Dugaan Korupsi Anak Jokowi

KPK Sebut Sumir Laporan Ubedilah Badrun soal Dugaan Korupsi Anak Jokowi

Nasional
Soal Koalisi Gerindra-PKB yang Cepat Terbentuk, Muzani Sebut Karena Kesamaan Misi dan Cara Pandang

Soal Koalisi Gerindra-PKB yang Cepat Terbentuk, Muzani Sebut Karena Kesamaan Misi dan Cara Pandang

Nasional
Kawal PTM Aman Saat Pandemi, IDAI: Tetap Jalankan Pola Hidup Bersih dan Sehat

Kawal PTM Aman Saat Pandemi, IDAI: Tetap Jalankan Pola Hidup Bersih dan Sehat

Nasional
Penampilan Farel Prayoga 'Ojo Dibandingke' di Istana Negara Jadi Kekayaan Intelektual, Yang Putar Videonya Bakal Ditagih Royalti

Penampilan Farel Prayoga "Ojo Dibandingke" di Istana Negara Jadi Kekayaan Intelektual, Yang Putar Videonya Bakal Ditagih Royalti

Nasional
Polri Tunggu Penyidik Soal Sangkaan Pasal 6 Polisi Terkait 'Obstruction of Justice' Kasus Brigadir J

Polri Tunggu Penyidik Soal Sangkaan Pasal 6 Polisi Terkait "Obstruction of Justice" Kasus Brigadir J

Nasional
Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat: Kesehatan dan Ketenagakerjaan Sebagai Pondasi

Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat: Kesehatan dan Ketenagakerjaan Sebagai Pondasi

Nasional
Istri Sambo Tersangka Pembunuhan Brigadir J, Wakil Ketua Komisi III: Wujud Keseriusan Kapolri

Istri Sambo Tersangka Pembunuhan Brigadir J, Wakil Ketua Komisi III: Wujud Keseriusan Kapolri

Nasional
Istri Ferdy Sambo Tak Ditahan karena Sakit, Anggota Komisi III: Alasan Klasik

Istri Ferdy Sambo Tak Ditahan karena Sakit, Anggota Komisi III: Alasan Klasik

Nasional
Larang Kekerasan di IPDN, Mendagri: Tak Ada Gunanya, Harus Diputus

Larang Kekerasan di IPDN, Mendagri: Tak Ada Gunanya, Harus Diputus

Nasional
UPDATE 19 Agustus 2022: Bertambah 5.163, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 6.306.686

UPDATE 19 Agustus 2022: Bertambah 5.163, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 6.306.686

Nasional
Bareskrim: Ancaman Bagi Polisi yang Halangi Penyidikan Kasus Brigadir J Lumayan Tinggi

Bareskrim: Ancaman Bagi Polisi yang Halangi Penyidikan Kasus Brigadir J Lumayan Tinggi

Nasional
Stafsus Mensesneg Sebut 'Reshuffle' Kabinet Sangat Memungkinkan Terjadi

Stafsus Mensesneg Sebut "Reshuffle" Kabinet Sangat Memungkinkan Terjadi

Nasional
6 Polisi Terbukti Diduga Halangi Penyidikan Kasus Pembunuhan Brigadir J, Bareskrim: Bisa Bertambah

6 Polisi Terbukti Diduga Halangi Penyidikan Kasus Pembunuhan Brigadir J, Bareskrim: Bisa Bertambah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.