Kalla Capres, Cawapres Harus dari Jawa

Kompas.com - 01/03/2009, 17:14 WIB
Editor

SIDOARJO, MINGGU - Apabila Jusuf Kalla maju sebagai calon presiden dari Partai Golkar, pendamping atau calon wakil presiden yang akan dipasangkan harus berkultur Jawa. Beberapa tokoh yang dinyatakan layak mendampingi Kalla antara lain Sultan Hamengku Buwono X, mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, atau Fungsionaris Partai Gerakan Indonesia Raya Prabowo Subianto.

Ketua Fraksi Partai Golkar Priyo Budi Santoso mengatakan hal itu di sela-sela p elantikan Gerakan Pemuda Ansor Sidoarjo 2008-2012, Minggu (1/3) di Sidoarjo, Jawa Timur. Menurut Priyo, terdapat kemungkinan Partai Golkar mengajukan capres dari kalangan internal partai. Priyo menilai, bila itu benar-benar terjadi, tokoh yang dinilai paling layak adalah Jusuf Kalla.

"Bila Jusuf Kalla ditetapkan sebagai capres Partai Golkar, sudah tentu cawapresnya adalah figur-figur nasional yang memiliki kultur Jawa. Jusuf Kalla kan berasal dari Indonesia bagian timur, maka, cawapresnya sudah barang tentu dari Jawa," ujar Priyo.

Meskipun demikian, imbuh Priyo, penetapan Kalla sebagai capres dari Partai Golkar belum final. Menurut Priyo, terdapat kemungkinan Partai Golkar akan melanjutkan duet SBY-JK pada pemilihan presiden mendatang.

"Setelah pemilu legislatif akan bisa diketahui perolehan suara Golkar berapa dan parpol lain berapa. Hasil itu akan menjadi pertimbangan," ucap Priyo.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DPR Minta Pemerintah Percepat Distribusi Vaksin Covid-19 hingga ke Kampung dan Pedalaman

DPR Minta Pemerintah Percepat Distribusi Vaksin Covid-19 hingga ke Kampung dan Pedalaman

Nasional
Luhut Usulkan 4 Langkah untuk Tekan Angka Kematian akibat Covid-19

Luhut Usulkan 4 Langkah untuk Tekan Angka Kematian akibat Covid-19

Nasional
TNI Diminta Benahi Cara Pandang Personel terhadap Rasialisme

TNI Diminta Benahi Cara Pandang Personel terhadap Rasialisme

Nasional
Menko PMK: Sudah Waktunya Informasi BMKG Jadi Dasar Pengambilan Kebijakan

Menko PMK: Sudah Waktunya Informasi BMKG Jadi Dasar Pengambilan Kebijakan

Nasional
Asuh Anak Tidak Hanya Tugas Ibu, Menteri PPPA Ingatkan Orangtua Perlu Kompak

Asuh Anak Tidak Hanya Tugas Ibu, Menteri PPPA Ingatkan Orangtua Perlu Kompak

Nasional
Jokowi Minta BMKG Edukasi Warga Agar Tak Mudah Termakan Hoaks soal Bencana

Jokowi Minta BMKG Edukasi Warga Agar Tak Mudah Termakan Hoaks soal Bencana

Nasional
Jokowi: Kita Harus Meningkatkan Ketangguhan Hadapi Bencana Alam

Jokowi: Kita Harus Meningkatkan Ketangguhan Hadapi Bencana Alam

Nasional
MAKI Ragu Jaksa Akan Kasasi atas Pemangkasan Hukuman Djoko Tjandra

MAKI Ragu Jaksa Akan Kasasi atas Pemangkasan Hukuman Djoko Tjandra

Nasional
Jaksa Masih Pelajari Putusan Banding Djoko Tjandra

Jaksa Masih Pelajari Putusan Banding Djoko Tjandra

Nasional
Wapres Ingatkan Limbah B3 Medis dari Pasien Covid-19 Tak Jadi Sumber Penyebaran Baru

Wapres Ingatkan Limbah B3 Medis dari Pasien Covid-19 Tak Jadi Sumber Penyebaran Baru

Nasional
Sebaran 195 Zona Merah di Indonesia Data 25 Juli 2021, Jawa Timur Paling Banyak

Sebaran 195 Zona Merah di Indonesia Data 25 Juli 2021, Jawa Timur Paling Banyak

Nasional
Politisi PKB: Anggota DPR Tak Perlu Mengemis ke Pemerintah untuk Dapat Fasilitas Isoman

Politisi PKB: Anggota DPR Tak Perlu Mengemis ke Pemerintah untuk Dapat Fasilitas Isoman

Nasional
Tingkatkan Testing, Luhut Minta Laboratorium Tes PCR Tak Hanya Ada di Ibu Kota Provinsi

Tingkatkan Testing, Luhut Minta Laboratorium Tes PCR Tak Hanya Ada di Ibu Kota Provinsi

Nasional
Video Polisi Pukul Warga di Nabire Viral, Kapolda Papua Minta Maaf

Video Polisi Pukul Warga di Nabire Viral, Kapolda Papua Minta Maaf

Nasional
Sandiaga Uno: Kunjungan Wisatawan Tahun 2020 Turun 75 Persen

Sandiaga Uno: Kunjungan Wisatawan Tahun 2020 Turun 75 Persen

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X