Kuasa Hukum Aulia Minta Pengadilan Tolak Surat Dakwaan - Kompas.com

Kuasa Hukum Aulia Minta Pengadilan Tolak Surat Dakwaan

Kompas.com - 03/02/2009, 16:21 WIB

JAKARTA, SELASA — Tim kuasa hukum Aulia Pohan yang diketuai OC Kaligis meminta pengadilan membatalkan atau setidak-tidaknya menolak surat dakwaan penuntut hukum karena dianggap cacat hukum. Perbedaan kasus kelembagaan antara Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI) dan Bank Indonesia (BI) menjadi dasar penolakan surat dakwaan tersebut. "Dana yang dimiliki YPPI tidak bisa dianggap sebagai uang negara sebab pengumpulan dana dan status badan hukumnya sudah berbeda," kata OC Kaligis di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (3/2), saat sidang lanjutan kasus aliran dana Rp 100 miliar dari YPPI dan BI.

Dalam eksepsi yang dibacakan, berdasarkan Pasal 1 Angka 1 dan Pasal 26 UU No 16/2001 jo UU No 28/2004 tentang Yayasan dan Yurisprudensi MARI Nomor 124K/Sip/1973 Tanggal 27 Juni 1973 kasus hukum YPPI adalah badan hukum perdata yang memiliki kekayaan atau keuangan tersendiri termasuk dalam tata cara pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangannya.

Sedangkan berdasarkan Pasal 4 Ayat 3 UU No 23/1999 jo UU No 3/2004 status hukum BI adalah badan hukum publik yang memiliki hak dan kewajiban serta memiliki kekayaan dan keuangan tersendiri. Status tersebut juga memberikan kebebasan dalam tata cara pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan.

Selain itu, YPPI memperoleh sumbangan dana atau uang yang dipisahkan dari keuangan BI selaku pendirinya. Artinya, telah terjadi perubahan status hukum dana atau uang BI tersebut dari keuangan badan hukum publik (BI) menjadi keuangan badan hukum perdata (YPPI). "Tidak ada alasan bahwa dakwaan tentang uang tersebut adalah milik negara sehingga terdakwa tidak bisa dinyatakan bersalah," ujar Kaligis.

Dalam sidang hari ini juga dihadirkan mantan Deputi Gubernur BI Maman Soemantri, Bunbunan EJ Hutapea, dan Aslim Tadjuddin. Ketiganya juga menjalani proses dengan agenda yang sama.


Editor

Terkini Lainnya

Dua Penumpang yang Ditemukan Lemas di Mobil Mengaku Usai Minum Jus

Dua Penumpang yang Ditemukan Lemas di Mobil Mengaku Usai Minum Jus

Regional
Pelajar SMP dan Kekasihnya di Bantaeng Akhirnya Menikah

Pelajar SMP dan Kekasihnya di Bantaeng Akhirnya Menikah

Regional
Gatot Nurmantyo Pilih Capres, Berkuda hingga Pembangunan Manusia

Gatot Nurmantyo Pilih Capres, Berkuda hingga Pembangunan Manusia

Nasional
Survei 'Kompas': Gatot dan Anies Teratas Jadi Cawapres bagi Prabowo

Survei "Kompas": Gatot dan Anies Teratas Jadi Cawapres bagi Prabowo

Nasional
Hari Ini, Setya Novanto Hadapi Vonis Hakim

Hari Ini, Setya Novanto Hadapi Vonis Hakim

Nasional
Berita Populer Politik: Survei 'Kompas' Elektabilitas Jokowi vs Prabowo dan Soal Ganjalan Ijazah SMA Susi Pudjiastuti

Berita Populer Politik: Survei "Kompas" Elektabilitas Jokowi vs Prabowo dan Soal Ganjalan Ijazah SMA Susi Pudjiastuti

Nasional
Survei 'Kompas': JK dan Prabowo Teratas Jadi Cawapres Jokowi

Survei "Kompas": JK dan Prabowo Teratas Jadi Cawapres Jokowi

Nasional
BMKG: Waspadai Petir dan Angin Kencang di Jaktim dan Jaksel

BMKG: Waspadai Petir dan Angin Kencang di Jaktim dan Jaksel

Megapolitan
Jangan Tinggalkan Sampah Plastikmu, Yuk Bawa Wadah Sendiri ke Tempat Wisata

Jangan Tinggalkan Sampah Plastikmu, Yuk Bawa Wadah Sendiri ke Tempat Wisata

Megapolitan
Dedi Mulyadi: Generasi Milenial Itu Justru Paham Pentingnya Lingkungan

Dedi Mulyadi: Generasi Milenial Itu Justru Paham Pentingnya Lingkungan

Regional
Tangis Histeris Ibu Wakapolres Labuhan Batu, 'Andi, Mamak Ini, Anakku...'

Tangis Histeris Ibu Wakapolres Labuhan Batu, "Andi, Mamak Ini, Anakku..."

Regional
Saat Konser Rhoma Irama, Pendukung Sudirman-Ida Kenakan Kaus #2018GantiGubernurJateng

Saat Konser Rhoma Irama, Pendukung Sudirman-Ida Kenakan Kaus #2018GantiGubernurJateng

Regional
Irak dan UEA Sepakat Bangun Kembali Masjid Agung di Kota Mosul

Irak dan UEA Sepakat Bangun Kembali Masjid Agung di Kota Mosul

Internasional
Gatot: Apabila Republik Memanggil dan Rakyat Berkehendak, Saya Siap jadi Presiden

Gatot: Apabila Republik Memanggil dan Rakyat Berkehendak, Saya Siap jadi Presiden

Nasional
Kepala Divisi Keuangan First Travel Modali Mantan Pacar Buka Salon Rp 60 Juta

Kepala Divisi Keuangan First Travel Modali Mantan Pacar Buka Salon Rp 60 Juta

Nasional

Close Ads X