Gusti Jamhar Akbar, Tokoh Seni Lamut

Kompas.com - 03/01/2009, 01:10 WIB
Editor

Oleh M Syaifullah

Kehidupan Kai Jamhar, panggilan Gusti Jamhar Akbar, memang sederhana. Pria berbadan kurus ini tinggal di permukiman padat. Untuk sampai ke rumahnya di Gang Mujahid Aman, Kelurahan Alalak Selatan, Kecamatan Banjar Utara, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, orang harus jalan perlahan karena hanya bisa dilewati satu sepeda motor.

Di rumah kayu itu tak ada meja makan. Jamhar menerima tamu dengan duduk di lantai di ruang tamu. Maklum, kursi tamu plastik yang tersedia hanya dua. Di ruang itu terpasang foto Raden Rosmono, bapaknya, serta tiga piagam penghargaan yang diterima Jamhar. Kondisi yang kontras dengan peran besarnya dalam pelestarian kesenian tradisional Kalsel.

Dialah seniman yang sampai sekarang setia balamut (memainkan seni lamut). Jamhar menjadi pelamutan (orang yang menyampaikan cerita lamut) sejak umur 10 tahun. Ia menekuni kesenian ini selama 54 tahun. Kepandaian balamut dia dapatkan karena sejak kecil selalu diajak bapaknya bermain lamut.

"Karena selalu ikut Bapak, saya jadi hafal balamut," tuturnya.

Di Banjarmasin, selain Jamhar, Gusti Nafiah yang tinggal di Kampung Melayu juga bermain teater tutur ini. Nafiah pernah ikut dengan Jamhar sebelum bermain sendiri.

Seni lamut bisa dikatakan bernasib malang karena kini di ambang punah. Satu per satu pelamutan meninggal dunia, sementara proses pewarisan dan regenerasi kesenian itu mandek. Seni berkisah itu juga semakin ditinggalkan karena generasi muda tak lagi tertarik memainkannya.

Karena itulah, meski sudah tua, Jamhar terus memainkan lamut di Radio Republik Indonesia (RRI) Banjarmasin, setiap Jumat malam. Kegiatan ini ia jalani dalam dua tahun terakhir. Sebelumnya, Jamhar juga balamut di Radio Nirwana, Banjarmasin, selama enam tahun.

"Hanya satu-dua jam saya balamut. Warga harus tahu lamut masih ada. Kesenian ini sangat berharga bagi Kalsel," kata Jamhar yang mendapat honor siaran Rp 350.000 per bulan.

Seni bertutur

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X